Foto ilustrasi
Warga berharap, sembari menunggu pengerjaan permanen, pemerintah setidaknya melakukan perbaikan sementara pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk antisipasi kecelakaan dan upaya menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Kami berharap sebelum diperbaiki permanen, setidaknya ada tambal sementara supaya tidak menimbulkan korban.”
“Bukan soal nyaman saja, tapi soal keselamatan. ujarnya pengguna jalan
Di Kabupaten Soppeng, keluhan paling banyak disampaikan oleh pengguna jalan yang melintas di poros Soppeng–Bone, Soppeng–Barru, serta Soppeng–Wajo. Jalan berlubang dan permukaan yang rusak dinilai sangat membahayakan, khususnya bagi pengendara roda dua yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Meski sebelumnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah diberitakan di sejumlah media bahwa anggaran pekerjaan jalan sudah tersedia dan akan segera dikerjakan, hingga kini masyarakat masih mempertanyakan kepastian waktu pelaksanaannya.
“
Kalau anggarannya sudah ada, yang jadi pertanyaan warga itu kapan dikerja. Jalan ini tiap hari dilewati, risikonya kecelakaan sangat besar,” tulis salah satu pengguna jalan dalam kolom komentar media sosial.
Warga berharap, sembari menunggu pengerjaan permanen, pemerintah setidaknya melakukan perbaikan sementara pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk antisipasi kecelakaan dan upaya menjaga keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, masyarakat juga meminta agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan lebih responsif terhadap keluhan yang disuarakan melalui media sosial.
Pasalnya, jalan raya merupakan akses vital bagi perekonomian dan mobilitas warga antar daerah, termasuk di Kabupaten Soppeng.
FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram