ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI
-->

4 Feb 2026

Polda Sulsel Gelar Sosialisasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025 kepada Anggota Polri


zonabuser,id, Makassar- Polda Sulawesi Selatan menggelar kegiatan sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), bertempat di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Rabu (04/02/2026).

Kegiatan sosialisasi ini diikuti langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, seluruh Kapolres jajaran, serta personel Polda Sulsel.

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., yang memberikan pemaparan terkait perubahan dan substansi penting dalam regulasi hukum pidana nasional yang baru.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Wakil Menteri Hukum RI atas kesediaannya memberikan pembekalan kepada jajaran Polda Sulsel. Kapolda menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bekal penting bagi personel Polri, khususnya penyidik, dalam menghadapi implementasi aturan hukum yang baru.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta kesamaan persepsi antara penyidik, penuntut umum, serta para praktisi hukum lainnya dalam mengimplementasikan aturan baru. Tantangan ke depan tentu tidak semakin ringan, namun dengan pemahaman hukum yang matang, saya yakin Polri akan semakin profesional, modern, dan terpercaya di mata masyarakat,” ujar Kapolda Sulsel.

Sementara itu, dalam paparannya, Wakil Menteri Hukum RI Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej menjelaskan bahwa sistem hukum pidana nasional saat ini terdiri dari tiga paket undang-undang pidana, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Undang-Undang Penyesuaian Pidana.

Ia menyatakan bahwa dalam penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, aparat penegak hukum juga wajib berpedoman pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Hal tersebut dikarenakan di dalam undang-undang penyesuaian pidana terdapat 55 item perubahan terhadap ketentuan dalam KUHP yang baru.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Sulsel memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap regulasi hukum pidana terbaru sehingga mampu mengimplementasikannya secara tepat, profesional, dan berkeadilan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Pemkab Soppeng Apresiasi Workshop Literasi Keuangan UMKM oleh Jamkrida Sulsel dan Bank Sulselbar


zonabuser,id, Soppeng-PT Jamkrida Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Soppeng serta PT Bank Sulselbar Cabang Soppeng menggelar Workshop Literasi Keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Rabu (4/2/2026).


Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Gabungan Dinas, Jalan Salotungo, Watansoppeng, dan diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Peserta workshop berasal dari UMKM kuliner, kerajinan, ekonomi kreatif, hingga sektor pariwisata yang menjadi salah satu unggulan daerah Kabupaten Soppeng.


Workshop literasi keuangan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng, Dra. H. A. Nur Lina, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Soppeng.


Dalam sambutannya, Nur Lina menegaskan bahwa kegiatan literasi keuangan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan UMKM dan sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Menurutnya, UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


Ia menyampaikan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas dan potensi pasar yang besar, namun belum didukung oleh pemahaman pengelolaan keuangan yang memadai serta akses permodalan yang optimal.


“Kegiatan hari ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk mendukung dan memajukan sektor pariwisata dan UMKM, termasuk UMKM ekonomi kreatif di Kabupaten Soppeng. Diharapkan kegiatan ini dapat memberi semangat dan motivasi kepada para pelaku usaha untuk terus berinovasi, berkreasi, berkolaborasi, dan berkarya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor kepariwisataan,” ujar Nur Lina.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Soppeng menyambut baik dan mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga penjaminan dalam mendukung pengembangan UMKM. Pemerintah daerah, kata dia, terus berkomitmen mendorong UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing secara berkelanjutan.



“Pemda mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk sinergi dalam pengembangan sektor kepariwisataan dan UMKM kreatif. Harapannya, potensi daerah yang ada dapat dikembangkan secara maksimal, khususnya melalui penguatan kapasitas dan daya saing UMKM,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Soppeng, Dra. Hj. Suriasni, M.Pd, mengatakan bahwa workshop literasi keuangan ini sangat relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM saat ini. Menurutnya, pemahaman tentang pencatatan keuangan, perencanaan usaha, serta akses pembiayaan masih menjadi tantangan utama bagi sebagian besar pelaku usaha kecil.



“Banyak UMKM yang produknya bagus dan memiliki daya saing, namun belum didukung oleh manajemen keuangan yang tertib dan terencana. Melalui workshop ini, kami berharap pelaku UMKM dapat memahami pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi pengembangan usaha,” jelasnya.


Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan informasi dan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pembiayaan, serta memanfaatkan lembaga keuangan dan penjaminan sebagai mitra strategis dalam pengembangan bisnis.


“Dengan literasi keuangan yang baik, UMKM akan lebih siap berkembang, naik kelas, dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah, khususnya di sektor pariwisata,” katanya.


Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari PT Bank Sulselbar Cabang Soppeng dan PT Jamkrida Sulsel. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan keuangan usaha yang sehat, mekanisme dan syarat akses pembiayaan perbankan, serta peran lembaga penjaminan dalam membantu UMKM memperoleh modal usaha.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Andi Ridha Wahyuda, selaku Pemimpin Seksi Pemasaran PT Bank Sulselbar Cabang Soppeng, Agustinus Rimba, Kepala Bagian Penjaminan dan Pemasaran PT Jamkrida Sulsel, serta Alfius Alexander, Kepala Seksi Pemasaran Jamkrida Sulsel.


Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta berlangsung aktif, terutama terkait solusi pembiayaan dan pengelolaan keuangan usaha yang berkelanjutan.


Diharapkan, melalui workshop literasi keuangan ini, pemahaman dan kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Soppeng semakin meningkat, sehingga mampu mengelola usaha secara profesional, berkelanjutan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga penjaminan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.



Lampu Peringatan Dinilai Penting, Anggota DPRD Soppeng Ardi Doma Angkat Suara soal Jalan Attaliang–Congko

  Ardi Doma anggota DPRD Kabupaten Soppeng fraksi            PDI Perjuangan

zonabuser,id, SOPPENG — Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi PDI Perjuangan, Daerah Pemilihan Marioriwawo, angkat suara terkait keberadaan lampu peringatan “hati-hati” di jalur jalan raya Attaliang masuk Desa Congko yang selama ini dinilai rawan kecelakaan lalu lintas.

Ardi Doma ( Idol)  angkat suara terkait adanya lampu hati- hati pada jalur raya yang dianggap rawan kecelakaan 


Dimana di Sampaikan , "Waktu saya ketua LPMK setiap tahun saya suarakan ini pasang lampu hati - hati di Attaliang masuk Congko, namun saya liat adapi korbannya baru sedikit peduli" jelasnya ,Rabu 4 Pebruari 2026


Ardi Doma menyampaikan keprihatinannya karena di lokasi tersebut rawan kecelakaan , di situ kalau dari selatan tikungam rata-rata kencang begitu juga kalau dari arah congko,biasanya pengendara tdak lihat dari arah selatan, ujarnya



Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan seharusnya dilakukan lebih dini, tanpa harus menunggu jatuhnya korban.


Ardi Doma berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat lebih responsif dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat, khususnya terkait keselamatan pengguna jalan.

Tegas, Karo SDM Polda Sulsel Minta Seluruh Personel Jaga Disiplin dan Etika




zonabuser,id, Makassar - Sulsel, Kepala Biro SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, MH memimpin pelaksanaan apel Satker jajaran Biro SDM Polda Sulsel, Rabu (4/2/2026) pagi.

Apel pagi tersebut dihadiri para Kabag, Kasubbag, Paur, Pamin, Bintara dan ASN Biro SDM Polda Sulsel

Dalam arahannya, Kombes Adi Ferdian Saputra menyampaikan bahwa apel pagi memiliki peran strategis, bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga sarana penyampaian informasi penting, peneguhan disiplin, serta pembentukan karakter personel yang profesional. 

“Apel pagi ini adalah adalah bentuk disiplin kita terhadap organisasi dan juga sebagai kesempatan bagi kita semua untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga Disiplin dan etika

"Peraturan saat dilembaga pendidikan jangan sampai terabaikan dan kendor, saya minta seluruh personel agar menjaga sikap dan etika, bagaimana kita bisa memberikan pelayanan maksimal kalau kita sendiri tidak disiplin dan menjunjung etika. Terang Karo SDM.

Kegiatan apel pagi ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang menjaga kedisiplinan serta meningkatkan kualitas komunikasi internal. Dengan terjalinnya koordinasi yang baik antar personel maka pelayanan kepada masyarakat dan personel akan semakin optimal. 

Apel pagi bukan hanya kewajiban, melainkan juga wujud komitmen bersama dalam kesiapan kita memberikan pelayanan kepada personel khususnya kesejahteraan personel Polda Sulsel.

Rangkaian apel berlangsung dengan khidmat, dimulai dari laporan pimpinan apel, pembacaan doa, penyampaian amanat.

Seluruh personel Biro SDM terlihat antusias mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin. Suasana kebersamaan dan kekompakan semakin terasa ketika seluruh peserta apel menyatukan sikap dan perhatian dalam mendengarkan arahan.

Usai pelaksanaan apel pagi Karo SDM bersama Kabag dan perwira serta bintara melaksanakan tasyakuran bertempat di ruang PESAT Biro SDM Polda Sulsel.

Sat Binmas Polres Soppeng Beserta Jajaran Laksanakan Sosialisasi dan Penyuluhan di Sekolah



zonabuser,id, Soppeng-Sat Binmas Polres Soppeng beserta jajaran melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan di lingkungan sekolah sebagai upaya pembinaan serta pencegahan perilaku menyimpang di kalangan pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN 17 Bila dan SMP Muhammadiyah, Jl. Bila Selatan. Rabu, 4 Februari 2026.

Di SDN 17 Bila, personel Sat Binmas memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi mengenai bahaya dan dampak bullying, serta edukasi tentang pencegahan tindak pencurian baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa tingkat sekolah dasar.

Sementara itu, di SMP Muhammadiyah, penyuluhan difokuskan pada pencegahan bullying serta pentingnya kelengkapan berkendara, khususnya bagi pelajar yang telah menggunakan kendaraan bermotor. 

Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Binmas mengingatkan para siswa agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Soppeng dalam membina generasi muda sejak dini melalui pendekatan edukatif dan humanis.

“Melalui kegiatan sosialisasi di sekolah, kami berharap para pelajar dapat memahami pentingnya saling menghargai, menjauhi tindakan bullying, serta menaati aturan hukum sejak usia dini,” ungkap Kapolres.  Ia juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam mendukung pembinaan karakter anak.

Kasat Binmas Polres Soppeng menambahkan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir potensi terjadinya pelanggaran hukum di kalangan pelajar.

“Kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tersebut berjalan dengan tertib dan mendapat respon positif dari pihak sekolah serta para siswa. Sat Binmas Polres Soppeng beserta jajaran berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Aksi Tegas Satlantas Polres Soppeng, 27 Motor Balap Liar Diamankan di Labempa



zonabuser,id, Soppeng-Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng bersama Polsek Ganra melakukan penindakan terhadap aktivitas balap liar yang meresahkan masyarakat di wilayah Labempa, Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng. Selasa, 3 Februari 2026.

Kegiatan penindakan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 17.15 WITA hingga selesai, setelah petugas menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aksi balap liar yang kerap terjadi setiap sore di lokasi tersebut dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Menindaklanjuti laporan itu, personel gabungan Satlantas Polres Soppeng dan Polsek Ganra yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ganra IPDA H. Arman, S.Sos, segera melakukan patroli ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati benar adanya aktivitas balap liar yang sedang berlangsung.

Petugas kemudian membubarkan kegiatan tersebut serta mengamankan sebanyak 27 unit sepeda motor yang digunakan sebagai barang bukti balap liar. Seluruh kendaraan selanjutnya dibawa dan diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Soppeng untuk dilakukan penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku melalui tilang.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas respons cepat jajaran Satlantas dan Polsek Ganra dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polres Soppeng tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran lalu lintas, khususnya balap liar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.

“Balap liar sangat membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Soppeng,” tegas Kapolres Soppeng.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Soppeng AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari komitmen Satlantas dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para generasi muda, agar tidak terlibat dalam kegiatan balap liar. Selain melanggar hukum, aksi tersebut sangat berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa,” ujar AKP H. Alwi.

Lebih lanjut, Kasat Lantas juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara, mengingat kondisi cuaca akhir-akhir ini yang kurang bersahabat.

“Dengan kondisi cuaca yang sering hujan dan jalanan licin, kami mengajak masyarakat untuk menghindari kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Utamakan keselamatan saat berkendara dan patuhi aturan lalu lintas,” tambahnya.

Selama kegiatan penindakan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Polres Soppeng mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama.

3 Feb 2026

Tindak Lanjut Laporan Warga, Polsek Marioriwawo Polres Soppeng Tertibkan Lokasi Dugaan Sabung Ayam

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Marioriwawo menertibkan lokasi yang diduga sering dijadikan tempat perjudian sabung ayam guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

zonabuser,id, SOPPENG — Personel Polsek Marioriwawo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H., melakukan penertiban terhadap lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat perjudian sabung ayam di Lappa Tusupan, Dusun Walatasi, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Selasa (3/2/2026) sore.

Kapolsek Marioriwawo bersama anggota Polsek 

Kegiatan tersebut dilakukan sekitar pukul 16.30 WITA sebagai tindak lanjut dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas perjudian sabung ayam yang sering berlangsung di lokasi tersebut, khususnya pada sore hari.


Namun saat petugas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan adanya pelaku perjudian. Meski demikian, berdasarkan keterangan warga sekitar, lokasi tersebut diduga sering digunakan sebagai arena sabung ayam oleh pelaku yang berasal dari berbagai wilayah.


Sebagai langkah pencegahan, personel Polsek Marioriwawo melakukan penertiban dengan memusnahkan (membakar) alat yang digunakan serta membersihkan lokasi yang diduga menjadi sarana perjudian. Tindakan ini dilakukan guna mencegah terulangnya aktivitas yang melanggar hukum di wilayah tersebut.

Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H. menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait praktik perjudian yang meresahkan dan mengimbau warga untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas perjudian atau tindak pidana lainnya di wilayah hukum Polsek Marioriwawo,” ujarnya

Rawan Lakalantas, Warga Minta Lampu Peringatan di Jalan Raya Attaliang Masuk Congko


Foto ilustrasi: Kondisi jalan raya di Attaliang, Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas

zonabuser,id, SOPPENG — Jalan raya di Attaliang, Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, tepatnya pada akses masuk menuju Kantor Desa Congko, dinilai rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Kondisi tersebut menjadi perhatian serius warga setempat.


Warga menyebutkan, di titik jalan tersebut sudah beberapa kali terjadi kecelakaan, terutama pada jam-jam tertentu.

 Minimnya rambu peringatan serta kondisi jalan yang membutuhkan kewaspadaan ekstra diduga menjadi salah satu penyebab seringnya lakalantas.


“Sering terjadi kecelakaan di sini, apalagi pengendara dari arah utama kadang tidak menyadari ada persimpangan menuju kantor desa,” ujar salah seorang warga. Selasa 3 Pebruari 2026


Olehnya itu, masyarakat berharap kepada pihak terkait agar dapat memasang lampu peringatan “hati-hati”, rambu rawan kecelakaan, atau fasilitas keselamatan jalan lainnya. 

Hal tersebut dinilai penting sebagai bentuk perhatian dan upaya pencegahan agar pengguna jalan lebih waspada saat melintas.


Warga juga berharap adanya respons dari pemerintah daerah maupun instansi terkait guna meminimalisir risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas di kawasan tersebut.
© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved