All Posts - ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI
-->

10 Mar 2026

Kabid Propam Polda Sulsel Beberkan Hasil Sidang Etik Kasus Narkoba, Dua Polisi Toraja Utara Di-PTDH


zonabuser,id, Makassar-Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) menggelar sidang lanjutan pelanggaran kode etik terhadap mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Toraja Utara AKP AE dan Kepala Unit (Kanit) II Satres Narkoba Polres Toraja Utara Aiptu N.

Sidang etik tersebut dipimpin langsung oleh Kabidpropam Polda Sulsel Kombes Pol. Zulham Effendy, S.I.K., M.H. dan dilaksanakan di Mapolda Sulsel. Setelah pelaksanaan sidang, Kabidpropam memberikan keterangan kepada awak media dalam kegiatan doorstop pada Selasa (10/03/2026).

Dalam doorstop tersebut, Kabidpropam Polda Sulsel didampingi oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa sidang lanjutan terhadap kedua personel tersebut telah menghasilkan keputusan tegas berupa sanksi etik dan administratif.

“Sidang lanjutan terkait dua orang mantan Kasat Res Narkoba Polres Toraja Utara dan anggota Kanit II Satres Narkoba Toraja Utara telah diputuskan dengan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) bagi keduanya karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik serta menerima setoran dari bandar narkoba,” ujar Kombes Pol. Zulham Effendy.

Ia menjelaskan bahwa dalam putusan sidang, kedua personel tersebut dinyatakan melakukan perbuatan tercela secara etik. Selain itu, secara administratif keduanya juga dijatuhi sanksi penempatan khusus (Patsus) selama 30 hari serta pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri.

Kabidpropam juga mengungkapkan adanya perbedaan sikap antara kedua terperiksa selama proses persidangan berlangsung. Menurutnya, Aiptu N bersikap terbuka dan menyampaikan seluruh fakta yang diketahuinya selama persidangan.

“Fakta yang kita dapatkan adalah Aiptu N terbuka, dia menceritakan semuanya apa adanya termasuk apa yang dialami. Sementara terhadap AKP AE, yang bersangkutan tidak mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Meski demikian, keputusan sidang tetap diambil berdasarkan hasil pembahasan dan keyakinan seluruh unsur dalam komisi sidang etik, termasuk ketua komisi, wakil ketua, anggota komisi, penuntut, serta mempertimbangkan saran hukum dari Bidang Hukum (Bidkum) Polda Sulsel.

“Dengan keyakinan kami ketua komisi, wakil ketua, komisi sidang lainnya serta penuntut, termasuk saran hukum dari Bidkum, maka kami menyimpulkan dan mengambil keputusan sebagaimana yang telah disampaikan,” tambahnya.

Sidang etik ini merupakan bentuk komitmen Polri, khususnya Polda Sulsel, dalam menegakkan disiplin serta menjaga integritas institusi dengan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh personel, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dan tindak pidana narkotika.

Pos CERIA KIA Dibuka di Pasar Ramadhan Soppeng, Bupati Suwardi Beri Apresiasi



zonabuser,id, Soppeng-Suasana Pasar Ramadhan SUKSES 2026 di Kabupaten Soppeng tidak hanya diramaikan oleh kuliner dan aktivitas warga menjelang berbuka puasa, tetapi juga menghadirkan layanan publik bagi masyarakat.

Bupati Soppeng Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle dan Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Sulta D. Sitohang meninjau Pos CERIA pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) di kawasan Pasar Ramadhan, Selasa (10/3/2026).

Pos pelayanan ini merupakan kerja sama Kejaksaan Negeri Soppeng dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Soppeng yang membuka layanan pendaftaran dan pembuatan KIA mulai 10 hingga 15 Maret 2026.


Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Sulta D. Sitohang mengatakan Pos CERIA merupakan bagian dari program Adhyaksa Mappoji Anak (AMAN) yang bertujuan mendorong anak memiliki identitas resmi sejak dini.


Sementara itu, Bupati Soppeng Suwardi Haseng mengapresiasi inovasi pelayanan tersebut karena dinilai memudahkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak.


Keterangan: Link berita ini telah dibagikan ke beberapa grup WhatsApp  dan group Fb sebagai bagian dari penyebaran informasi pada tanggal 10 Maret 2026.

Persiapan Pengamanan Mudik Lebaran Dibahas, Kehadiran PUPR Dipertanyakan

Foto Ilustrasi


zonabuser,id, Soppeng-Menjelang arus mudik Lebaran, tim Insatani dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) harus turun langsung ke lapangan melakukan perbaikan sejumlah titik jalan rusak. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang sering dipicu oleh kondisi jalan berlubang atau rusak.


Warga juga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan pengecekan dan perbaikan di titik-titik jalan yang rusak demi keselamatan pengendara selama musim mudik. Selasa 10 /3/2026


Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama sejumlah instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral tingkat kabupaten guna mematangkan kesiapan pengamanan mudik.


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran. 

Rakor ini membahas berbagai langkah strategis untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas selama periode libur Idul Fitri.



Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula kesiapan pos pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta koordinasi antarinstansi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.


Foto Jajaran Forkopimda Soppeng 



Namun dari dokumentasi kegiatan yang beredar, tidak terlihat kehadiran perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang biasanya memiliki peran penting dalam memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap aman dilalui masyarakat.


Padahal, menjelang musim mudik Lebaran, perbaikan jalan rusak menjadi salah satu langkah penting guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik.


Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat bersinergi untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Bupati Soppeng Hadiri Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Lebaran 2026


zonabuser,id,  Soppeng-Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral tingkat Kabupaten Soppeng dalam rangka mematangkan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.



Kegiatan yang dipimpin Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. tersebut berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Jalan La Tenri Bali, Kecamatan Lalabata, Selasa (10/3/2026).

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE menyampaikan dukungannya terhadap sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri.

“Pemerintah Kabupaten Soppeng siap mendukung penuh langkah pengamanan yang dilakukan oleh Polres Soppeng bersama seluruh unsur terkait, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga ketertiban dan keamanan selama masa mudik dan perayaan Lebaran di Kabupaten Soppeng.


Rakor dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan TNI, Kejaksaan, Kemenag, tokoh agama, pimpinan organisasi keagamaan, kepala OPD, serta instansi terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut dibahas kesiapan pengamanan Idul Fitri yang akan berlangsung selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Polres Soppeng juga akan mendirikan empat pos pengamanan dan pelayanan di wilayah Lalabata, Takalala, Cabbeng, dan Batu-Batu guna memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik dan perayaan Lebaran.



Kapolres Soppeng menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri membutuhkan sinergi seluruh instansi dan dukungan masyarakat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.



Link berita ini telah dibagikan ke beberapa grup WhatsApp antara lain Info Publik, Latemmamala, Soppeng Terkini, News IWO Soppeng, Yasissopengi, serta grup WhatsApp lainnya dan juga dibagikan di beberapa grup Facebook sebagai bagian dari penyebaran informasi kepada publik.


Mudik Aman di Soppeng! Kapolres Pimpin Rakor Lintas Sektoral Persiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H




zonabuser,id, Soppeng-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Polres Soppeng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral tingkat Kabupaten Soppeng guna mematangkan kesiapan pengamanan lebaran.

Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 10.15 WITA di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Jalan La Tenri Bali, Kelurahan Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Selasa, 10 Maret 2026.

Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,M.I.K. dan dihadiri oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E, perwakilan Dandim 1423 Soppeng, perwakilan Kejaksaan Negeri Soppeng, Kepala Kemenag Soppeng, Ketua NU, Ketua MUI, Ketua Muhammadiyah, para Kepala Dinas dan Kabag Pemda Soppeng, Kasatpol PP, para PJU Polres Soppeng, para manager SPBU, serta tamu undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah strategis dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri yang akan dilaksanakan melalui operasi pengamanan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, Polres Soppeng akan mendirikan empat pos pengamanan dan pelayanan, yaitu:
1. Pos Yan Lalabata di Jl. Pengayoman, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata
2. Pos Pam Takalala di Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo
3. Pos Pam Cabbeng di Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Lilirilau
4. Pos Pam Batu-Batu di Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa

Pos-pos tersebut akan difungsikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana dalam arahannya menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergi dan koordinasi seluruh pihak terkait.

“Rakor lintas sektoral ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat siap melaksanakan pengamanan Idul Fitri. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar,” tegas Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Soppeng bersama unsur TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait akan bekerja secara maksimal demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, kita dapat menciptakan suasana yang aman dan penuh kebersamaan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan nanti, sejumlah unsur akan dilibatkan, di antaranya personel Polres Soppeng, Kodim 1423 Soppeng, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta PSC Kabupaten Soppeng.

Kegiatan Rakor Lintas Sektoral tersebut berlangsung hingga pukul 11.20 WITA dan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar.

Melalui koordinasi lintas sektor ini diharapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri di wilayah Kabupaten Soppeng dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan momen lebaran dengan aman dan penuh kebahagiaan.

Sat Lantas Polres Soppeng Dampingi Tim Ditlantas Polda Sulsel Survey Andalalin di Jalan Kemakmuran


zonabuser,id, Soppeng-Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng mendampingi Tim Survey Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sulawesi Selatan dalam kegiatan peninjauan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) di wilayah hukum Polres Soppeng. Selasa, 10 Marer 2026.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dilaksanakan di Jalan Kemakmuran, Kabupaten Soppeng, dengan sasaran lokasi pembangunan MRDIY serta bangunan lama Misi Pasaraya Soppeng.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas Polres Soppeng turut mendampingi Tim Survey Subdit Kamsel Polda Sulsel yang dipimpin oleh AKP Husman bersama rombongan. Kegiatan juga melibatkan instansi terkait dari Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng yang turut hadir dalam proses peninjauan lapangan.

Personel Sat Lantas Polres Soppeng yang terlibat dalam kegiatan pendampingan tersebut antara lain Kanit Kamsel AIPTU H. Mahmuddin A, Kaurmintu AIPDA Armin Arfah, SH, serta Baur Lantas BRIPDA Anugrah Saputra, SH. Sementara dari Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng hadir Sekretaris Dishub A. Sumange bersama staf.

Kegiatan survey ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan guna mengidentifikasi potensi dampak yang dapat ditimbulkan terhadap kelancaran maupun keselamatan pengguna jalan.

Hasil dari survey lapangan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kepada instansi terkait agar dilakukan pembenahan maupun pengaturan lalu lintas yang diperlukan, sehingga aktivitas pembangunan tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. menegaskan bahwa keterlibatan Polres Soppeng dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Soppeng.

“Polres Soppeng melalui Sat Lantas terus berperan aktif mendukung kegiatan survey Andalalin ini. Pendampingan yang dilakukan bertujuan memastikan setiap pembangunan yang ada tetap memperhatikan dampak terhadap arus lalu lintas, sehingga dapat mencegah potensi kemacetan dan menjamin keselamatan masyarakat pengguna jalan,” tegas Kapolres Soppeng.

Kapolres juga berharap koordinasi dan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait dapat terus ditingkatkan dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Kenalan Pria di TikTok, Motor Janda 31 Tahun di Makassar Dibawa Kabur Usai Diminta Beli Minuman


Foto Ilustrasi 


zonabuser,id, MAKASSAR – Seorang janda bernama Raoda (31) di Kota Makassar menjadi korban penipuan setelah sepeda motor miliknya dibawa kabur oleh seorang pria yang baru dikenalnya melalui aplikasi TikTok.


Peristiwa tersebut terjadi pada 26 Februari 2026 dan kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.


Kronologi Kejadian

Korban awalnya berkenalan dengan seorang pria bernama Ical melalui siaran langsung di TikTok. Dari perkenalan itu, keduanya kemudian saling bertukar nomor WhatsApp dan sepakat untuk bertemu secara langsung.
Pertemuan pertama berlangsung di Jalan Landak Lama, Makassar, di mana keduanya sempat makan bersama.


Namun pada keesokan harinya, pelaku kembali menghubungi korban dan mengajaknya bertemu di depan sebuah minimarket di Jalan Metro Tanjung Bunga. Saat itu pelaku beralasan ingin membantu korban mengurus SIM gratis.
Setibanya di lokasi, pelaku meminta korban masuk ke dalam minimarket untuk membeli minuman.


Saat korban berada di dalam toko, pelaku justru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik korban. Dilaporkan ke Polisi
Menyadari telah menjadi korban penipuan, Raoda kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tamalate, Makassar.


Sementara itu, pihak kepolisian juga dikabarkan telah mengamankan seorang remaja berinisial RA (17) yang diduga terlibat dalam kasus pencurian motor di lokasi lain.


 Polisi masih mendalami kemungkinan adanya modus penipuan serupa dalam kasus tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkenalan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial.

“BRI Ungkap Fakta Perputaran Uang di Soppeng Saat Talk Show Pasar Ramadhan SUKSES 2026”


zonabuser,id, SOPPENG, — Pasar Ramadhan SUKSES 2026 di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, tidak hanya menjadi pusat takjil dan hiburan. Gelaran ini bertransformasi menjadi ruang strategis untuk membedah tantangan ekonomi kerakyatan dan UMKM lokal.


Hal itu mengemuka dalam Talk Show Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Berbasis UMKM yang digelar di kawasan Pasar Ramadhan, Senin (9/3/2026) malam.


Dua pembicara utama hadir dalam diskusi tersebut, yakni Branch Office Head BRI Watansoppeng Rahmatuloh Habibie dan Dosen Pascasarjana Universitas Lamappapoleonro Dr. Nurmal Idrus, MM.


Ironi Dana Masyarakat Soppeng
Dalam pemaparannya, Rahmatuloh Habibie mengungkapkan fakta menarik mengenai perputaran uang di Bumi Latemmamala. Ia menyebut, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh BRI di Soppeng telah mencapai 96 persen dari target tahun berjalan.


Angka ini menunjukkan tingginya gairah UMKM lokal dalam mencari modal usaha melalui skema bunga rendah, yakni 6 persen per tahun atau 0,5 persen per bulan. 


Namun, Rahmatuloh menyoroti tantangan klasik perbankan di daerah, keterbatasan likuiditas.
Menurut dia, struktur dana masyarakat Soppeng saat ini lebih besar pada sisi kredit dibandingkan penghimpunan simpanan (tabungan).


"Secara sederhana, dana masyarakat Soppeng lebih banyak disalurkan keluar daerah melalui sistem perbankan. Artinya, uang orang Soppeng berpotensi lebih banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha di luar daerah dibandingkan oleh UMKM lokal," jelas Rahmatuloh, Senin malam.


Ia pun mengajak warga untuk lebih bijak memilih lembaga keuangan. Menurutnya, dengan menabung di bank yang aktif menyalurkan kredit mikro di daerah sendiri, masyarakat secara tidak langsung ikut memperkuat ekonomi tetangga atau kerabat mereka yang menjadi pelaku UMKM.


Pengamat ekonomi Dr. Nurmal Idrus menilai Pasar Ramadhan SUKSES 2026 adalah contoh konkret bagaimana sebuah event mampu menggerakkan ekonomi.


"Sebagian besar masyarakat mungkin tidak menyadari bahwa kegiatan seperti ini memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku UMKM lokal. Ini model pemasaran yang paling efektif," kata Nurmal.


Ia juga mengapresiasi kebijakan Bupati Soppeng Suwardi Haseng yang menyerahkan pengelolaan pasar ini kepada PT Lamataesso Mattappa (Perusda). Langkah ini dinilai sebagai bentuk keberlanjutan program tanpa melulu mengejar profit penyelenggara.


"Event seperti ini mungkin tidak memberi keuntungan besar bagi penyelenggara. Tetapi dampak ekonominya bagi UMKM sangat besar," tambahnya.


Melihat efektivitas Pasar Ramadhan dalam memutar roda ekonomi, Nurmal mengusulkan agar durasi kegiatan tersebut diperpanjang.


Tak hanya itu, ia menyarankan agar konsep pasar tematik serupa digelar lebih sering, tidak hanya saat bulan suci. Momentum hari besar nasional atau peringatan Hari Jadi Kabupaten Soppeng dinilai tepat untuk menjadi wadah pemasaran UMKM secara rutin.


Dengan begitu, ruang pemasaran bagi produk lokal tetap terbuka sepanjang tahun dan perputaran uang masyarakat tetap terjaga di dalam daerah, pungkas Nurmal Idrus. (***).

Keterangan: Link berita ini telah dibagikan ke beberapa grup WhatsApp sebagai bagian dari penyebaran informasi pada tanggal 10 Maret 2026.

Link berita ini telah dibagikan ke beberapa grup WhatsApp antara lain Info Publik, Latemmamala, Soppeng Terkini, News IWO Soppeng, Yasissopengi, serta grup WhatsApp lainnya dan juga dibagikan di beberapa grup Facebook sebagai bagian dari penyebaran informasi kepada publik.



© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved