Perjalanan pendidikan di Kabupaten Soppeng selama 2024–2025 tidak lepas dari kerja-kerja pemberitaan media. Media memberi ruang, suara, dan kontrol agar setiap langkah pembangunan dapat diketahui publik.” — Akbar Afandi, Kamis (26/11)
2024: Penguatan Pondasi dan ArahPerjalanan pendidikan di Kabupaten Soppeng selama 2024–2025 tidak lepas dari kerja-kerja pemberitaan media. Media memberi ruang, suara, dan kontrol agar setiap langkah pembangunan dapat diketahui publik.” — ujar Akbar Afandi
Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan prioritasnya pada pemerataan kualitas pendidikan. Sejumlah publikasi media menyoroti:
1. Pemantapan Infrastruktur Pendidikan
– Rehabilitasi ruang kelas di berbagai kecamatan mulai berjalan dengan sistem pengawasan baru.
– Pelaporan media mengangkat keluhan sekaligus harapan masyarakat terkait kualitas bangunan, transparansi anggaran, serta pendampingan teknis di lapangan.
2. Penguatan Kompetensi Tenaga Pendidik
– Pelatihan guru, workshop kurikulum, hingga implementasi teknologi pembelajaran diliput secara intens.
– Media mencatat bahwa guru semakin dituntut kompeten, tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga penggerak perubahan di sekolah.
3. Akses Pendidikan untuk Semua
– Program bantuan pendidikan dan beasiswa mulai diperluas.
– Publikasi sepanjang 2024 menekankan urgensi pemerataan, terutama di wilayah terpencil.
2025: Momentum Besar dan Pengakuan Nasional
Memasuki 2025, geliat pendidikan di Soppeng kian kuat. Publikasi media menampilkan sejumlah tonggak penting:
1. Penghargaan Nasional untuk Bupati Soppeng
Puncaknya adalah pemberitaan luas mengenai Bupati Soppeng Suwardi Haseng yang meraih Penghargaan Tertinggi PGRI “Dwija Praja Nugraha”.
– Media menyoroti bahwa penghargaan ini bukan hanya prestasi personal, tetapi simbol keberhasilan kebijakan pendidikan daerah.
– Publik menilai bahwa Soppeng telah menjadi salah satu daerah dengan komitmen pendidikan paling progresif.
2. Inovasi Sistem Tata Kelola Pendidikan dan Transfer Dana
Inovasi seperti MENYALA PETTA DESA mendapat publikasi besar di akhir 2025:
– Sistem ini membantu percepatan penyaluran dan pelaporan belanja transfer ke desa, termasuk sektor pendidikan.
– Media menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas meningkat signifikan
3. Isu Lapangan Terkait yPembangunan Sarana Pendidikan
Berbagai publikasi media lokal juga mengangkat dinamika seperti:
– Proyek rehabilitasi sekolah dengan nilai miliaran rupiah, termasuk sorotan soal plafon, material kayu dan hollow, serta metode pengawasan.
– Permintaan masyarakat agar pemerintah mengevaluasi penerima bantuan jika dinilai tidak tepat sasaran.
Pemberitaan ini menjadi cermin bahwa media di Soppeng aktif menjalankan fungsi kontrol sosial.
4. Kegiatan Masyarakat dan Dukungan Lembaga Pendidikan
Sepanjang 2025, rangkaian acara pendidikan, pembinaan pelajar, hingga kegiatan sosial mendapat ruang dalam publikasi:
– Momentum peringatan Hari Guru Nasional menjadi sorotan utama.
– Keterlibatan berbagai lembaga, seperti TNI dalam karya bakti sekolah dan lingkungan sekitar, dipublikasikan sebagai bentuk sinergi pendidikan dan pembangunan sosial.
Peran Media Sepanjang 2024–2025
Kronologi dua tahun ini menunjukkan bahwa media lokal Soppeng memiliki peran kunci:
– Menyampaikan informasi kebijakan pemerintah.
– Menyoroti persoalan lapangan yang butuh evaluasi.
– Mengangkat cerita humanis dari guru, pelajar, dan masyarakat.
– Membantu memperkuat kepercayaan publik terhadap pembangunan pendidikan.
Media bukan hanya pelapor, tetapi bagian dari ekosistem pendidikan itu sendiri.

FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram