Mengurai Jejak Pesawat IAT Jogja–Makassar yang Len y ap di Wilayah Maros–Pangkep - ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI
-->

17 Jan 2026

Mengurai Jejak Pesawat IAT Jogja–Makassar yang Len y ap di Wilayah Maros–Pangkep

Mengurai Jejak Pesawat IAT Jogja–Makassar yang Len y ap di Wilayah Maros–Pangkep


zonabuser,id, MAROS — Hilangnya kontak pesawat Indonesia Air Transport (IAT) tipe ATR 400 rute Yogyakarta–Makassar pada Sabtu (17/1/2026) siang kembali membuka diskusi serius tentang keselamatan penerbangan, karakteristik wilayah udara Sulawesi Selatan, serta kesiapan sistem mitigasi darurat ketika sebuah pesawat lenyap dari pantauan radar.



Pesawat yang mengangkut 11 orang—terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang—dilaporkan lost contact sekitar pukul 13.17 WITA, berdasarkan laporan resmi AirNav Makassar. Titik koordinat terakhir yang terpantau berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep, kawasan yang dikenal memiliki kontur geografis kompleks.


Kronologi Awal: Hilang di Fase Kritis


Informasi awal yang dihimpun redaksi menyebutkan, pesawat tengah berada dalam fase penerbangan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar ketika kontak dengan pengatur lalu lintas udara terputus.


Dalam dunia penerbangan, lost contact bukan sekadar gangguan komunikasi biasa. Pada fase mendekati wilayah udara tujuan, pesawat seharusnya berada dalam pengawasan ketat radar dan komunikasi radio berlapis. 

Hilangnya kontak pada fase ini memunculkan pertanyaan krusial:


Apakah terjadi gangguan teknis komunikasi?

Apakah pesawat mengalami perubahan ketinggian atau jalur?

Ataukah ada faktor eksternal seperti cuaca ekstrem atau kondisi geografis?

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai status terakhir pesawat sebelum kontak terputus.


Wilayah Maros–Pangkep: Medan Sulit dan Tantangan Pencarian

Wilayah Maros dan Pangkep bukan kawasan sembarangan dalam konteks pencarian udara. Daerah ini memiliki:


Pegunungan karst terjal

Lembah sempit dan hutan lebat

Akses darat terbatas di sejumlah titik


Kondisi ini membuat operasi pencarian menjadi berisiko dan memakan waktu, terutama jika pesawat berada di luar jalur penerbangan utama atau jatuh di area yang sulit dijangkau.


Tak heran jika Basarnas Makassar langsung mengerahkan drone pemantau udara selain kendaraan darat, sebagai upaya memaksimalkan pencarian di medan ekstrem.


Respon SAR: Kecepatan vs Ketepatan

Basarnas menyatakan telah mengerahkan 15 personel tim rescue, lengkap dengan rescue car, truk personel, dan drone. Namun, dalam kasus lost contact, kecepatan harus diimbangi dengan akurasi data.


Koordinat terakhir pesawat menjadi kunci utama. Namun, pakar penerbangan menilai bahwa titik radar terakhir tidak selalu identik dengan lokasi jatuh pesawat, karena pesawat bisa saja masih melaju beberapa menit setelah sinyal terakhir terekam.


Artinya, area pencarian berpotensi meluas, terutama jika kondisi cuaca saat kejadian tidak stabil.


Menunggu Transparansi Otoritas


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari:


Maskapai Indonesia Air Transport

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)


Ketiadaan informasi rinci memunculkan kekhawatiran publik, khususnya terkait:


Riwayat kelaikan pesawat

Jam terbang kru

Catatan perawatan terakhir (maintenance record)

Dalam sejumlah insiden penerbangan sebelumnya, keterlambatan penyampaian informasi kerap memicu spekulasi liar di ruang publik.


Catatan Keselamatan: ATR dan Operasi Domestik


Pesawat tipe ATR dikenal luas digunakan untuk penerbangan domestik jarak pendek hingga menengah. Meski secara umum memiliki reputasi baik, faktor perawatan, kondisi cuaca, dan kepatuhan prosedur operasional tetap menjadi variabel penentu keselamatan.


Kasus hilang kontak ini menjadi pengingat bahwa keselamatan penerbangan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh:

Ketepatan pengawasan lalu lintas udara

Kesiapan kru menghadapi kondisi darurat

Sistem respons cepat ketika terjadi anomali penerbangan

Menanti Jawaban

Kini, publik hanya bisa menunggu hasil pencarian tim SAR. Setiap menit menjadi krusial, bukan hanya untuk menemukan pesawat, tetapi juga untuk menjawab pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi di udara Sulawesi Selatan siang itu?

Redaksi akan terus memantau perkembangan dan menyajikan informasi terbaru secara berimbang dan terverifikasi.
(*)

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved