Informasi terbaru yang diterima media dari warga setempat, lubang penampungan limbah tersebut kini telah ditimbun sehingga bau yang sebelumnya dikeluhkan mulai berkurang. Warga pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah merespons keluhan mereka.
![]() |
| Foto Lubang sudah di Tutup |
Keluhan warga tersebut disampaikan kepada tim media melalui sambungan telepon. Selain itu, beberapa warga juga datang langsung menemui tim media untuk menyampaikan keluhan mereka terkait bau limbah yang dirasakan semakin menyengat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim media kemudian melakukan investigasi di lokasi yang dimaksud pada Minggu, 15 Maret 2026. Dari hasil penelusuran di lapangan, tim media menemukan adanya satu lubang yang dibuat untuk menampung air limbah dari proses pembersihan bibit coklat.
Air limbah yang ditampung di lubang tersebut diduga menjadi sumber bau menyengat yang dikeluhkan warga. Beberapa warga sekitar mengaku tidak tahan dengan bau yang ditimbulkan dari pembuangan limbah tersebut.
Saat dikonfirmasi oleh tim media, warga di sekitar lokasi menyebutkan bahwa limbah tersebut berasal dari usaha milik seorang pengusaha bibit coklat berinisial HR.
Warga juga menyampaikan bahwa sebelumnya air limbah tersebut sempat mengalir ke saluran air sebelum dibuatkan lubang penampungan seperti yang ada saat ini. Namun, meskipun sudah dibuatkan lubang, bau yang ditimbulkan tetap dirasakan mengganggu lingkungan sekitar.
Bahkan, menurut warga, sebelumnya sudah ada permintaan dari masyarakat sekitar agar aktivitas pembuangan limbah tersebut tidak dilakukan di lokasi tersebut karena dinilai mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga.
Terkait persoalan ini, tim media juga telah menyampaikan informasi tersebut kepada Plt Lurah Labessi, Babinsa, serta menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek setempat agar dapat bersama-sama turun ke lokasi mencari solusi terbaik.
Berdasarkan informasi terbaru yang diterima media dari warga setempat, lubang penampungan limbah tersebut kini telah ditimbun sehingga bau yang sebelumnya dikeluhkan mulai berkurang. Warga pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah merespons keluhan mereka.


FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram