AHADNEWS
-->

8 Feb 2026

Maraknya Postingan di Media Sosial, Warga Diminta Cek Kebenaran Informasi


Edukasi literasi digital masyarakat


zonabuser,id, Maraknya unggahan di media sosial, khususnya Facebook, berupa foto, video, dan narasi dengan berbagai isu kini semakin sulit dibendung. Namun demikian, tidak semua konten yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.


Sikap bijak di ruang digital itu penting. Menahan diri untuk tidak langsung membagikan sebelum memastikan kebenaran adalah bentuk tanggung jawab bersama agar tidak memperkeruh suasana dan menyesatkan publik.

Banyak unggahan yang beredar tanpa konteks jelas, bahkan sebagian diduga dimanipulasi atau dipelintir demi menarik perhatian publik. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, kegaduhan, hingga konflik di tengah masyarakat.

Karena itu, warga net diimbau untuk lebih bijak dan kritis dalam menerima informasi. Setiap konten yang diterima sebaiknya dicek kebenarannya terlebih dahulu dengan memperhatikan sumber informasi, membandingkan dengan media resmi, serta memahami konteks waktu dan peristiwa.


“Tidak semua yang disertai foto atau video adalah fakta. Masyarakat harus membiasakan diri melakukan cek dan ricek sebelum mempercayai atau membagikan informasi,” ujar salah seorang pemerhati media sosial.


Sikap selektif dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks serta menjaga ketenangan dan kepercayaan publik di ruang digital.

24 Mei 2025

"Jalan Rusak: Cermin Ketidakpedulian Pemerintah Terhadap Ekonomi Rakyat"



Jalan berperan penting dalam kelancaran ekonomi karena menjadi urat nadi perekonomian yang menghubungkan berbagai kegiatan ekonomi dan sosial, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Pembangunan jalan yang baik membantu meningkatkan aksesibilitas, membuka isolasi daerah, dan memungkinkan pengembangan potensi daerah, yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi.

Nah, penjelasan di atas jelas dipahami bersama, betapa pentingnya peran jalan. Ketika jalan rusak, otomatis menghambat kelancaran ekonomi

Untuk lengkapnya, ini penjelasannya:

Sebagai Urat Nadi Perekonomian:

Jalan merupakan sarana transportasi utama untuk distribusi barang dan jasa, serta mobilitas penduduk dalam melakukan kegiatan ekonomi.

Meningkatkan Aksesibilitas:

Pembangunan jalan yang baik membantu menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi, sehingga memungkinkan akses ke pasar, sumber daya, dan tenaga kerja.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi:

Ketersediaan jalan yang baik dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya transportasi, dan mendorong investasi di berbagai sektor ekonomi.

Dampak Negatif Kerusakan Jalan:

Kerusakan jalan dapat menghambat distribusi barang, mengurangi mobilitas penduduk, dan menyebabkan kerugian ekonomi bagi masyarakat, khususnya pedagang dan pelaku usaha.

Peran Pembangunan Jalan:

Pembangunan infrastruktur jalan, termasuk perbaikan dan pemeliharaan, adalah investasi yang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.**)

8 Mei 2025

"Kesehatan Jemaah Haji Soppeng 2025: 274 Jemaah Dalam Kondisi Baik, Hanya 2 yang Memerlukan Perawatan"

ZONA BUSER , SOPPENG-Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Kesehatan melaporkan kondisi kesehatan jemaah haji asal Kabupaten Soppeng yang sedang menunaikan ibadah haji di Makassar, pada hari sabtu tanggal 3 Mei 2025. Dari total 276 jemaah haji (termasuk 2 orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji – KBIH), sebanyak 274 jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan dalam kondisi baik.
 
Dua jemaah lainnya memerlukan perawatan medis.  Salah satunya, Ibu Maleha Binti Dahi, telah menjalani perawatan di Klinik Asrama Haji Makassar karena menderita diabetes melitus (DM) dan mengalami luka di kaki.  Alhamdulillah, Ibu Maleha telah selesai menjalani perawatan dan kondisinya kini telah membaik.
 
Jemaah lainnya, Bapak Baharuddin Bin Dellang, dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, karena beberapa hari tidak buang air besar (BAB), disertai gejala gelisah, sesak napas dengan saturasi oksigen 82%, riwayat penyakit jantung, dan kadar gula darah (GDS) yang tinggi (300 mg/dL) saat diperiksa di klinik.  Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Bapak Baharuddin.
 
“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh jemaah haji asal Kabupaten Soppeng mendapatkan perawatan dan pelayanan kesehatan terbaik selama berada di Makassar,” jelas Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Drs. Muhammad Evinuddin, MPA.
 
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, kami mendoakan kesembuhan Bapak Baharuddin dan Ibu Maleha.  Kami juga terus memantau dan memberikan dukungan penuh kepada seluruh jemaah haji kita. Semoga ibadah haji mereka berjalan lancar dan kembali ke Soppeng dalam keadaan sehat walafiat,” tambah Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE.
 
Pemerintah Kabupaten Soppeng senantiasa mendoakan keselamatan dan kelancaran ibadah seluruh jemaah haji asal Kabupaten Soppeng.

"Menggandeng BPS: Bupati Soppeng Fokus pada Data Ekonomi dan Sosial"

ZONA BUSER , SOPPENG-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng melakukan koordinasi dengan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, di Kantor Bupati Soppeng pada Kamis, 8 Mei 2025.

Pertemuan ini berfokus pada sejumlah isu penting terkait pembangunan Kabupaten Soppeng, meliputi evaluasi capaian indikator pembangunan, pencanangan Kelurahan Cantik (Cinta Statistik), serta persiapan kunjungan kerja Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, BPS Soppeng menyampaikan laporan mengenai perkembangan pembangunan Kabupaten Soppeng.  Data-data terkini, termasuk yang terangkum dalam "Soppeng Dalam Angka" dan informasi detail tentang pertumbuhan ekonomi daerah, dijabarkan secara komprehensif. 

 Informasi ini krusial sebagai dasar evaluasi kinerja pembangunan dan perencanaan strategis ke depan.  Selain itu, diinformasikan juga mengenai penandatanganan piagam pencanangan Kelurahan Cantik tahun 2025, dengan Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata.

BPS Soppeng juga menyampaikan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyediakan data sektoral yang lebih lengkap, guna memperkaya analisis dan pengambilan keputusan yang lebih efektif dan tepat sasaran dalam pembangunan Kabupaten Soppeng.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin antara BPS Soppeng dan Pemerintah Daerah. Dirinya menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan untuk memastikan data yang dihasilkan berkualitas dan mampu merepresentasikan kondisi ekonomi dan sosial Kabupaten Soppeng secara akurat.  

Data-data ini, lanjut Bupati, sangat penting sebagai acuan dalam evaluasi dan monitoring program-program pembangunan, sehingga dapat  mendukung perencanaan yang lebih terarah dan efektif.
 
Pertemuan ini juga membahas persiapan kunjungan kerja Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan.  Koordinasi ini memastikan BPS Soppeng siap menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan, guna kelancaran kunjungan dan tercapainya hasil yang maksimal bagi kemajuan pembangunan Kabupaten Soppeng.

Kunjungan ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Soppeng dan BPS Soppeng dalam membangun daerah berdasarkan data dan informasi yang akurat dan terpercaya.  Kolaborasi  ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Soppeng.

"Anggaran Rp. 300 Juta untuk 20 Unit Rumah: Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng Pimpin Program Bedah Rumah"


ZONA BUSER , SOPPENG-Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, hari ini melakukan kunjungan lapangan ke lokasi persiapan program bedah rumah di Kelurahan Lapajung dan Kelurahan Ompo, Kamis (8/5/2025). 

Kunjungan ini menunjukan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan perumahan layak huni.

Program bedah rumah ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Soppeng tahun 2025 dengan total anggaran Rp. 300.000.000,- untuk 20 unit rumah, atau Rp. 15.000.000,- per unit rumah. Anggaran tersebut diperuntukan untuk pengadaan bahan bangunan, sementara pengerjaan fisik rumah dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan fasilitasi dari kelurahan. Salah satu penerima manfaat program ini adalah Bapak Baharu.

Bupati Suwardi Haseng menyampaikan harapannya agar program bedah rumah ini dapat ditingkatkan dan cakupannya diperluas di masa mendatang, serta menekankan pentingnya  program ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Andi Muhammad Irvan, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bupati Soppeng terhadap program bedah rumah.  Pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas dan jangkauan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Soppeng.
 
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam menyediakan rumah layak huni bagi masyarakatnya dan menunjukkan bahwa program bedah rumah tahan terhadap efisiensi anggaran.

"Bupati Soppeng Tinjau RSUD La Temmamala: Peningkatan Kenyamanan Pasien Jadi Prioritas"

ZONA BUSER , SOPPENG-Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) La Temmamala Soppeng, Kamis (8/5/2025).

Kunjungan tersebut difokuskan pada peningkatan pelayanan kepada pasien, khususnya terkait optimalisasi teknologi informasi dan kenyamanan fasilitas rumah sakit.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Soppeng menekankan pentingnya pemantauan jaringan secara real-time untuk memastikan kelancaran pelayanan pendaftaran hingga pengambilan obat, termasuk penggunaan aplikasi Mobile JKN. Petugas pendaftaran juga diharapkan selalu memberikan penjelasan yang jelas kepada pasien tentang cara penggunaan aplikasi tersebut agar dapat mengurangi antrean dan kedatangan pasien sebelum waktu yang dijadwalkan. Selain itu, Bupati Soppeng juga menyoroti pentingnya kenyamanan pasien selama menunggu di ruang tunggu, khususnya di Poliklinik Jantung. Ia menginstruksikan penambahan pendingin ruangan (AC) dan pemasangan televisi untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Kebersihan toilet dan penerangan yang memadai juga menjadi perhatian khusus Bupati.

“Pelayanan kesehatan yang prima harus didukung oleh pemanfaatan teknologi yang efektif dan fasilitas yang nyaman bagi pasien,” ujar Suwardi Haseng.

Pihak RSUD La Temmamala menyambut baik arahan Bupati dan berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh catatan tersebut demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Soppeng.


© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved