![]() |
| Ilustrasi wajah korban kena tipu |
"Di salah satu warung kopi di Soppeng warga membahas maraknya modus penipuan melalui WhatsApp. Salah seorang warga mengaku menerima pesan WA yang meminta transfer uang, dan ternyata sudah ada korban yang sempat mengirimkan uang. Setelah dikonfirmasi, pemilik nomor dan nama tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengirim pesan tersebut dan menyatakan akun WhatsApp-nya telah diretas. Ia juga mengimbau agar jika ada pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya, warga diminta untuk tidak percaya karena bukan dirinya yang mengirimkan pesan tersebut,” jelasnya, Rabu, 7 Januari 2026.
Modus ini kerap menggunakan kalimat seperti “kirim dulu uangnya, nanti saya ganti”. Yang perlu diwaspadai, pesan tersebut terkadang dikirim menggunakan nama dan nomor yang dikenal atau bahkan sudah tersimpan di kontak korban.
Namun demikian, masyarakat diminta untuk tidak langsung percaya. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan akun WhatsApp atau nomor kontak tersebut telah diretas (di-hack) dan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Untuk menghindari menjadi korban, warga diimbau melakukan konfirmasi ulang sebelum mengirimkan uang, seperti menghubungi langsung pemilik nomor melalui panggilan telepon atau video call, serta menanyakan hal-hal pribadi yang hanya diketahui oleh pemilik asli akun.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mengabaikan pesan yang terkesan mendesak atau memaksa, serta segera melaporkan ke pihak berwajib apabila menemukan indikasi penipuan.
Dengan adanya imbauan ini, warga diharapkan lebih berhati-hati dan saling mengingatkan demi mencegah kerugian akibat aksi penipuan yang semakin marak terjadi.






FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram