zonabuser,id, SOPPENG – Tahun 2025 CV Tapak Buana Proyek Rp1,1 Miliar di Soppeng Pekerjannya di Plafon Sekolah Gunakan Campuran Kayu dan Hollow dipertanyakan masyarakat.
Lokasi proyeknya yang berada di Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang terletak di samping lapangan sepak bola Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng. Saat tim media melakukan peninjauan langsung ke lokasi, ditemukan pekerjaan plafon sekolah menggunakan material campuran antara rangka kayu dan hollow.
Secara visual, pemasangan plafon tampak tidak rapi dan belum tertutup sepenuhnya, serta tidak mencerminkan standar pekerjaan bangunan sekolah dengan anggaran besar.
Ketika dikonfirmasi di lokasi, Yusuf, selaku mandor proyek, menyampaikan bahwa penggunaan kayu pada rangka plafon merupakan instruksi langsung dari pihak pelaksana proyek.
“Ini dari penyampaian proyek, kalau kayu plafon masih bagus tidak usah diganti,” ujar Yusuf kepada tim media, 16 November 2025.
Diketahui, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Tapak Buana dengan pengawasan teknis dari PT Abitama Karya Konsultan.
Yusuf juga menjelaskan bahwa proyek pendidikan bernilai miliaran rupiah tersebut mencakup enam (6) sekolah di kawasan wilayah Marioriwawo dengan alokasi anggaran sekitar seratus juta rupiah lebih untuk setiap sekolah.
“Satu sekolah dapat anggaran sekitar seratus juta lebih,” jelasnya.
Namun penjelasan tersebut tidak sepenuhnya meredakan kekhawatiran masyarakat.
Warga mempertanyakan dasar teknis penggunaan material campuran dan meminta pihak pelaksana serta konsultan pengawas memberikan penjelasan terbuka terkait spesifikasi teknis dan progres pekerjaan.
“Dengan anggaran sebesar itu, mestinya kualitasnya terlihat. Ini fasilitas untuk anak-anak sekolah, bukan proyek coba-coba,” keluh salah seorang warga.
Masyarakat menegaskan bahwa proyek pendidikan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai kontrak, bukan sekadar mengejar penyelesaian fisik tanpa memperhatikan mutu bangunan.
Mereka juga mendesak pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi proyek tersebut agar tidak berdampak buruk bagi siswa dan tenaga pendidik di masa mendatang.
Analisis Teknis Pekerjaan Plafon Berdasarkan Foto Lokasi
Berdasarkan hasil pengamatan visual di lapangan, ditemukan sejumlah indikasi teknis sebagai berikut:
1. Penggunaan Material Campuran (Kayu dan Hollow)
Rangka plafon didominasi kayu dengan beberapa batang hollow sebagai sisipan. Pola pemasangan hollow tidak merata dan tidak membentuk struktur rangka plafon modern yang umum digunakan pada bangunan sekolah.
2. Kondisi Rangka Plafon
Beberapa kayu terlihat memiliki perbedaan warna, yang mengindikasikan variasi usia atau kualitas material. Selain itu, tidak tampak penggunaan bracket logam pada sambungan rangka, sehingga kekuatan struktur patut dipertanyakan.
3. Celah Terbuka dan Potensi Risiko
Pada bagian tertentu terlihat celah terbuka menuju area atap, yang berpotensi menjadi jalur masuk debu, air, atau hewan kecil jika tidak ditutup dengan baik.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pelaksana proyek maupun konsultan pengawas terkait spesifikasi teknis dan kualitas pekerjaan. Tim media telah melakukan konfirmasi kepada Yusuf (mandor) pada 16 November 2025, namun belum memperoleh keterangan lanjutan dari pihak berwenang.





FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram