Soppeng
-->

12 Jan 2026

Masjid Al- Munawwarah Labessi Berbenah, Kini Jadi Tempat Ibadah hingga Rest Area Musafir


Ket/ pengambilan foto malam hari 

zonabuser,id, Soppeng-Masjid Al-Munawwarah Labessi kecamatan Marioriwawo kabupaten Soppeng  terus dikembangkan tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat layanan sosial dan tempat istirahat bagi para musafir.  Senin 12 Januari 2026


Keberadaan masjid ini diharapkan memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar maupun pengguna jalan yang melintas.
Selain berfungsi sebagai tempat ibadah,

 Masjid Al Munawwarah Labessi kini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, di antaranya box kuliner, gazebo, serta toilet umum. 

Fasilitas tersebut disiapkan untuk menunjang kenyamanan jamaah dan musafir yang singgah.


Masjid ini juga difungsikan sebagai tempat istirahat musafir serta pusat layanan sosial melalui kegiatan KKL, yang menjadi wadah kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar.


Secara geografis, Masjid Al Munawwarah Labessi berada di jalur dari batas wilayah (BTS) menuju Kentel, sehingga sangat strategis sebagai tempat persinggahan.

Pengelola masjid menyampaikan bahwa pengembangan fasilitas ini bertujuan menghadirkan masjid yang ramah, terbuka, dan memberi manfaat nyata bagi umat.


Dengan konsep masjid multifungsi, Masjid Al Munawwarah Labessi diharapkan menjadi contoh bagaimana rumah ibadah dapat berperan sebagai pusat spiritual sekaligus pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.

166 Titik Sekolah Rakyat Diluncurkan, Soppeng Termasuk Lokasi Strategis

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE mengikuti Launching Sekolah Rakyat Tahun 2026

zonabuser,id, SOPPENG — Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE mengikuti Launching Sekolah Rakyat Tahun 2026 dan groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat secara daring melalui Zoom Meeting dari Laempa, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Senin (12/1/2026). 

Foto Forkopimda Soppeng mengikuti Launching Sekolah Rakyat Tahun 2026


Lokasi tersebut merupakan titik pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 64 Soppeng.


Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Launching Sekolah Rakyat 2026 dilaksanakan secara serentak di 166 titik yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam laporannya menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden RI yang bertujuan memutus mata rantai kemiskinan. 

Peserta didik berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sangat terbatas dan ditetapkan melalui proses verifikasi lapangan oleh pendamping sosial daerah serta data Badan Pusat Statistik (BPS), tanpa pungutan maupun praktik titipan.


Sekolah Rakyat dikembangkan tidak hanya sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga sebagai ekosistem perlindungan dan pemberdayaan melalui sistem asrama, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pendampingan psikologis, serta pembelajaran berbasis teknologi menggunakan Learning Management System (LMS).


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus disertai pemerataan dan keberpihakan kepada masyarakat paling bawah. 

Ia menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029 dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa per sekolah, sebagai upaya menghapus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan.


Sementara itu, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk mendukung penuh program prioritas nasional, termasuk Sekolah Rakyat.

 Pemkab Soppeng akan terus bersinergi dengan kementerian dan lembaga terkait agar pembangunan Sekolah Rakyat di daerah tersebut berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Kegiatan diakhiri dengan persembahan seni dari para siswi Sekolah Rakyat Soppeng berupa Tari Padduppa dan paduan suara yang berlangsung khidmat.


Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah, para Kepala Bagian Setda, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat Lalabata, serta Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Soppeng.

Rekonstruksi Kasus Pembakaran di Uddungeng, Polres Soppeng Hadirkan Tersangka

Polres Soppeng menggelar rekonstruksi perkara tindak pidana pembakaran yang terjadi di Uddungeng, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 10.20 WITA.


zonabuser,id, SOPPENG – Polres Soppeng menggelar rekonstruksi perkara tindak pidana pembakaran yang terjadi di Uddungeng, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 10.20 WITA.

Foto Saat rekonstruksi


Rekonstruksi ini merupakan bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap secara terang dan menyeluruh peristiwa pembakaran yang terjadi pada Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 02.00 WITA, yang mengakibatkan satu unit rumah milik Mariana binti Lasalama (41) hangus terbakar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Watansoppeng, Natalia Jesthyka Paya Pailin, S.H., Kapolsek Lalabata AKP Mahmudin M., S.Sos., Kanit Idik I Satreskrim Polres Soppeng IPDA Fauri Islamuddin Baso, personel Polres Soppeng dan Kejaksaan Negeri Watansoppeng, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan HB (±60), seorang wiraswasta yang berdomisili di Kelurahan Lapajung, sebagai tersangka. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kebakaran terjadi, tersangka diduga memasuki rumah korban dengan membawa sebila​h parang panjang, kemudian meninggalkan lokasi. Tidak berselang lama, api terlihat berasal dari dalam rumah hingga mengakibatkan kebakaran.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menjelaskan bahwa rekonstruksi dilakukan untuk menguji kebenaran serta kesesuaian keterangan antara saksi dan tersangka guna memperkuat pembuktian perkara.

“Rekonstruksi ini merupakan tahapan penting dalam proses penyidikan untuk memperoleh gambaran yang utuh dan objektif terkait rangkaian peristiwa pidana yang terjadi. Kami berkomitmen melaksanakan penegakan hukum secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan bahwa dari hasil penyidikan sementara, motif pembakaran diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi, berupa kecemburuan dan dendam, setelah tersangka merasa sakit hati karena korban kembali kepada suami pertamanya.

Seluruh rangkaian adegan dalam rekonstruksi didokumentasikan dan dituangkan ke dalam Berita Acara Rekonstruksi, untuk selanjutnya dianalisis serta dicocokkan dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Rekonstruksi berakhir sekitar pukul 11.10 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Pesatnya Perkembangan Media Online, Informasi Mengalir Cepat ke Publik


zonabuser,id, Soppeng-Di era kecanggihan media online, arus informasi berkembang semakin pesat dan dinamis. Setiap peristiwa yang terjadi di berbagai wilayah tanah air kini dapat dengan mudah dan cepat disampaikan kepada publik melalui berbagai platform digital. 


Kecepatan penyebaran informasi ini menjadikan media online sebagai sarana utama masyarakat dalam memperoleh berita secara real time.


Perkembangan teknologi informasi turut mendorong perubahan pola konsumsi berita di tengah masyarakat. 

Publik tidak lagi bergantung pada satu sumber informasi, melainkan memiliki banyak pilihan media yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. 

Kondisi ini menuntut media online untuk menyajikan berita yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Di sisi lain, derasnya arus informasi juga menuntut peran aktif pembaca untuk lebih cermat dalam menyaring setiap informasi yang diterima. 


Dengan demikian, kehadiran media online diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mencerdaskan publik serta memperkuat kualitas demokrasi dan kehidupan sosial di Indonesia.

Beberapa kutipan warganet 


“Sekarang apa pun bisa cepat viral. Jadi memang harus hati-hati dalam berbuat dan berbicara, karena media online cepat memberitakan,” ujar warganet


“Di zaman sekarang, satu kejadian saja bisa langsung tersebar luas. Media cepat, tapi kita juga harus lebih bijak,” komentar warganet lainnya.


“Hati-hati berbuat, kamera dan media ada di mana-mana. Sekali salah, langsung jadi berita,” ungkap seorang pengguna media sosial.


“Media online sekarang sangat cepat memberitakan. Masyarakat juga perlu sadar bahwa setiap tindakan bisa terekam dan viral,” 

Redaksi/ Senin 12 Januari 2026

Wujud Kepedulian Lingkungan, Pos Ramil Ganra Bersama Warga Bersihkan Pasar


zonabuser,id, Soppeng-Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta upaya menciptakan suasana pasar yang bersih, sehat, dan nyaman, Pos Ramil Ganra melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan di seputaran Pasar Ganra, Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, pada Senin (12/1/2026) mulai pukul 08.04 WITA.


Kegiatan tersebut melibatkan sinergi lintas sektor, yakni Camat Ganra beserta staf, Danpos Ramil Ganra bersama anggota, aparat Desa Ganra, serta masyarakat setempat. Seluruh unsur yang hadir bergotong royong membersihkan area pasar sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


Adapun sasaran utama karya bakti ini meliputi pembersihan sampah plastik di area Pasar Ganra seluas kurang lebih 200 meter persegi, pembersihan saluran air, serta penimbunan genangan air yang berpotensi menjadi sumber penyakit dan mengganggu aktivitas masyarakat.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pasar sebagai pusat aktivitas perekonomian masyarakat Desa Ganra.


Kegiatan karya bakti berakhir pada pukul 10.46 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, serta penuh semangat kebersamaan.
© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved