Soppeng
-->

23 Feb 2026

Refleksi Setahun Suwardi–Selle Menggema, Pimpinan Pers dan Aktivis LSM Tunjukkan Dukungan Terbuka


zonabuser,id, SOPPENG – Suasana Rujab Bupati Soppeng, tampak berbeda pada petang ini. Sejumlah tokoh sentral dari berbagai organisasi pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga tokoh politik berkumpul dalam bingkai silaturahmi bertajuk Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Pasangan H. Suwardi Haseng - Selle Ks Dalle, Senin (23/02/2026).


Kehadiran para "insan pers" dan aktivis ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bentuk apresiasi dan sinergi yang terjaga selama setahun kepemimpinan nakhoda baru Bumi Latemmamala tersebut.


Acara yang berlangsung khidmat ini bertepatan dengan momen buka puasa bersama, menambah kental nuansa kekeluargaan. 


Terpantau hadir di lokasi, deretan pimpinan organisasi pers Soppeng, di antaranya. Andi Djumawi (Ketua PWI Soppeng), Jamal Basir (Ketua AJOI), Herwan (Ketua JOIN), Buhari Abu (Ketua JMSI), Andi Mull (Ketua IWO), Hamka (Ketua Dewan Etik IWO)


Tak hanya dari insan pers, tokoh-tokoh strategis lainnya juga tampak memberikan dukungan moral, seperti Mahmud Cambang (Ketua LSM SIDIK) bersama Sekretarisnya Andi Irfan Makmun, Ade Irawan (Ketua Partai Nasdem Soppeng), serta Muchtar Baso (Ketua FKPPI Soppeng).


Satu per satu para tokoh tersebut memberikan ucapan selamat langsung kepada H. Suwardi Haseng atas capaian satu tahun masa baktinya yang dinilai membawa warna baru bagi pembangunan di Soppeng.


Sebagai representasi dari media siber, Buhari Abu, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Soppeng, menyampaikan pesan dan harapan mendalam bagi kepemimpinan Suwardi-Selle ke depan.


"Satu tahun ini adalah fondasi. Harapan kami, di tahun-tahun berikutnya, Pemerintah Kabupaten Soppeng tetap menjaga keterbukaan informasi dan terus menjadikan pers sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan. Semoga sinergi ini semakin kokoh demi kesejahteraan masyarakat Soppeng," ujar Buhari Abu.


Senada dengan itu, para ketua organisasi lainnya berharap agar momentum refleksi ini menjadi titik pijak bagi pemerintah untuk lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui media maupun LSM. (***)

Dua Kebakaran Terjadi di Wilayah Soppeng Saat Imbauan Disampaikan ke Warga

Fofo kebakaran ini terjadi di Desa Masing 


zonabuser,id, SOPPENG — Saatnya ada himbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran, dua peristiwa kebakaran  terjadi di wilayah Kabupaten Soppeng. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran terjadi di wilayah Amessangeng, Desa Goarie, serta di Desa Masing. Senin 23/2/2026


Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran di kedua lokasi tersebut. Namun warga berharap adanya penanganan cepat serta langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.


Pemerintah setempat dan aparat terkait dapat mengingatkan masyarakat untuk:

Memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala.

Tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.

Menghindari pembakaran sampah di sekitar permukiman.

Segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran.

Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian bersama demi mencegah kerugian yang lebih besar.


Rumah Panggung di Amessangen Terbakar


Sebuah rumah panggung milik warga atas nama Sumarni di wilayah Amessangen, Desa Gorie, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, dilalap si jago merah pada Senin dini hari, 23 Februari 2026.

Berdasarkan laporan Tim Pelaksana Penanggulangan dan Penanganan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng, informasi kebakaran diterima pada pukul 03.48 WITA.

 Tim langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 03.50 WITA dan tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) sekitar pukul 04.00 WITA.

Dengan jarak tempuh kurang lebih 12 kilometer dan waktu perjalanan sekitar 10 menit, petugas segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.01 WITA. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. 

Namun, kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp30 juta.

Sebanyak lima armada dikerahkan dalam proses pemadaman, masing-masing dari Pos Damkar Marioriwawo (1 armada dengan personel lengkap), Liliriaja (1 armada dengan personel lengkap), Lalabata (2 armada), serta bantuan dari Kabupaten Bone (1 armada).


Petugas memastikan situasi telah aman dan terkendali setelah proses pendinginan selesai dilakukan.

Demikian laporan penanganan kebakaran yang disampaikan pada Senin, 23 Februari 2026

Sementara kebakaran di Desa Masing media masih penelusuran kepada sumber terpercaya 

Tiang PLN Miring di Tanjonge, Warga Khawatir Ancam Keselamatan


zonabuser,id, SOPPENG – Warga Tanjonge, Desa Marioriaja, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, mengkhawatirkan kondisi tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang terlihat miring di depan SMKN 2 Tanjonge.

Tiang listrik tersebut tampak condong dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar. Lokasinya yang berada di tepi jalan dan dekat lingkungan sekolah membuat warga semakin waswas.


“Ini bukan cuma soal penerangan, tapi soal keselamatan. Kami takut kalau tiba-tiba roboh, apalagi saat angin kencang atau hujan deras,” ujar salah seorang warga setempat., Senin 23/2/2026

Warga berharap pihak PLN segera melakukan pengecekan dan perbaikan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat kawasan tersebut cukup ramai dilalui kendaraan dan aktivitas pelajar, potensi risiko dinilai cukup tinggi.

Masyarakat meminta agar instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan kondisi tiang tersebut aman dan tidak membahayakan keselamatan umum.

Penuh Haru dan Syukur, IPTU Aidil Akbar Raih Undian Umroh dalam Apel Komando Polres Soppeng


zonabuser,id, Soppeng-Penuh semangat dan kebersamaan, setelah pelaksanaan Apel Komando yang digelar di halaman Mako Polres Soppeng. Senin, 23 Februari 2026, pukul 08.00 WITA.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Polres, Polsek jajaran hingga Polsubsektor. Apel Komando menjadi sarana konsolidasi dan penyampaian arahan pimpinan dalam rangka memperkuat disiplin, loyalitas serta soliditas internal, khususnya di momentum bulan suci Ramadan 1447 H.

Menambah kekhidmatan dan kebahagiaan, kegiatan dirangkaikan dengan undian Umroh dari Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. serta pembagian paket Tunjangan Hari Raya (THR) kepada personel. Suasana haru dan antusiasme terlihat saat pengundian berlangsung, mencerminkan rasa syukur dan kebersamaan dalam keluarga besar Polres Soppeng.

Dalam pengundian tersebut, satu personel beruntung yang mendapatkan hadiah Umroh adalah IPTU Aidil Akbar selaku Kapolsek Lilirilau. Pengumuman tersebut disambut tepuk tangan dan ucapan selamat dari seluruh peserta apel, menambah suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur di bulan yang penuh berkah ini.

Dalam arahannya, AKBP Aditya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan yang harus dimaknai sebagai momentum memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Mari kita jadikan momen ini untuk memperkuat keimanan, meningkatkan disiplin, serta menjaga kekompakan. Undian Umroh dan pembagian THR ini adalah bentuk perhatian dan kebersamaan. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Kapolres.

Kapolres juga berharap, melalui kegiatan tersebut semakin menumbuhkan semangat dan motivasi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semoga dengan adanya perhatian ini, semangat personel semakin meningkat dalam melaksanakan tugas, memberikan pelayanan yang humanis, responsif dan profesional, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” tambahnya.

Dengan terlaksananya Apel Komando tersebut, diharapkan soliditas internal semakin kuat dan pengabdian kepada masyarakat semakin optimal demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Soppeng.

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Suwardi–Selle, Ini Deretan Program Prioritas Pemkab Soppeng

          Foto Bupati dan wakil Bupati Soppeng


zonabuser,id, SOPPENG – Tepat satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, dan Wakil Bupati, Ir. Selle KS Dalle, membawa perubahan bagi Kabupaten Soppeng. Momen bersejarah ini dirayakan dalam acara "Refleksi Satu Tahun Pemerintahan",  yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ribuan masyarakat di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (22/2/2026).


Melalui tayangan video refleksi, para tamu undangan diajak menengok kembali rekam jejak, kerja keras, serta tantangan yang dihadapi pasangan pemimpin ini dalam mewujudkan visi "Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan."


Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa refleksi ini adalah "panggung kejujuran" bagi pemerintahannya. Ia mengungkapkan bahwa tahun pertama tidaklah mudah karena adanya tantangan fiskal yang berat.


"Refleksi hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung kejujuran untuk melihat sejauh mana janji telah ditunaikan dan tantangan apa yang masih menghadang," ungkap H. Suwardi Haseng.


Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyampaikan rasa syukur atas satu tahun pengabdian bersama Wakil Bupati Selle Ks Dalle untuk masyarakat Soppeng. Ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.


Bupati mengungkapkan bahwa di awal masa pemerintahan, Kabupaten Soppeng menghadapi tantangan fiskal akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, yakni pengurangan APBD sebesar kurang lebih Rp70,6 miliar pada 2025 dan kembali berkurang Rp188 miliar pada 2026. Meski demikian, pemerintah daerah memilih jalur inovasi dan efisiensi tanpa membebani masyarakat.


Lebih lanjut, Bupati Soppeng menjelaskan bahwa  secara makro, hingga September 2025 ekonomi Soppeng tumbuh 4,73 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,63 persen. Angka kemiskinan berada pada kisaran 6,65 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan dan nasional. Inflasi per November 2025 tercatat 2,42 persen, juga lebih rendah dari rata-rata provinsi dan nasional.


Untuk sektor pendidikan, Pemkab Soppeng mengalokasikan 33,4 persen APBD 2025. Sejumlah program strategis telah direalisasikan, antara lain pengadaan 5.400 set seragam dan sepatu gratis untuk siswa baru SD dan SMP, pengadaan 65 unit smart board, rehabilitasi 20 satuan pendidikan melalui APBD serta revitalisasi 23 sekolah melalui APBN.


Implementasi Sekolah Rakyat menjadi salah satu program strategis nasional yang berhasil dihadirkan di Soppeng. Kabupaten Soppeng ditetapkan sebagai salah satu dari 100 titik tahap pertama Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial RI dengan nama Sekolah Rakyat 64 Soppeng. Untuk 2026, pembangunan Sekolah Rakyat berkonsep boarding school dengan anggaran Rp243 miliar yang saat ini sementara dalam proses  pembangunan diatas areal seluas 7,1 hektar, berlokasi di Lingkungan Laempa Kelurahan Lalabata Rilau.


Atas komitmen tersebut, pada 29 November 2025, Pemkab Soppeng menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi terhadap kemajuan pendidikan.


Sedangkan di sektor kesehatan, peningkatan layanan difokuskan pada RSUD Latemmamala. Berbagai pembenahan dilakukan, mulai dari penyediaan obat, optimalisasi antrean JKN Online, implementasi SIM-RS, hingga peningkatan fasilitas ruang rawat inap sesuai standar KRIS.


Defisit anggaran BLUD RSUD berhasil ditekan dari Rp18,8 miliar di akhir 2024 menjadi Rp3,7 miliar di akhir 2025. Selain itu, penguatan puskesmas, pembangunan Unit Transfusi Darah, serta alokasi Rp28,2 miliar untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) Non-Cut Off turut memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.


Sektor pertanian menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah. Total anggaran prasarana dan sarana pertanian 2025 mencapai Rp57,17 miliar, mencakup pembangunan jalan usaha tani, irigasi, program listrik masuk sawah, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta benih unggul.


Produksi padi meningkat 9,93 persen dan produksi jagung melonjak 32,50 persen dibanding tahun sebelumnya. Serapan gabah petani juga melampaui target hingga 117 persen.


Kabupaten Soppeng juga meraih penghargaan dari Bank BRI atas implementasi Kartu Tani terbaik kedua di Sulawesi Selatan.


Di sektor infrastruktur, peningkatan dan preservasi enam ruas jalan sepanjang 3,7 km, penggantian dua jembatan, serta peningkatan dua ruas jalan melalui Inpres dengan dukungan APBN senilai sekitar Rp50 miliar telah dilaksanakan.


Pada aspek tata kelola pemerintahan, Kabupaten Soppeng meraih skor 80,48 dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh KPK, menempatkan Soppeng pada peringkat pertama kategori Zona Hijau/Terjaga di Sulawesi Selatan. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2025 juga meningkat menjadi 88,53.


Menutup paparannya, Bupati Suwardi Haseng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung visi "Soppeng Sehat, Maju dan Berdaya Saing berbasis Agropolitan." Meski tantangan anggaran di tahun 2026 diprediksi akan kembali berkurang , pemerintah optimis inovasi akan tetap menjadi motor penggerak pembangunan.

Acara turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah dan jajaran ASN, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, kepala desa dan lurah, insan pers, serta masyarakat Kabupaten Soppeng, yang memberikan apresiasi atas capaian satu tahun kepemimpinan tersebut. (***)
© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved