All Posts - ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI
-->

23 Mar 2026

Polsek Pammana Intensifkan Patroli dan Monitoring di Rutan Wajo Pasca Idul Fitri


zonabuser,id, WAJO – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polsek Pammana melaksanakan kegiatan patroli, sambang, serta monitoring di Rumah Tahanan Kelas IIB Kabupaten Wajo, Senin (23/3/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pammana, AKP Ami Suandi, S.H, bersama personel, dengan menyasar area kunjungan warga binaan yang dipadati pembesuk usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri.


Kapolsek Pammana, AKP Ami Suandi,
mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya di lingkungan rumah tahanan yang mengalami peningkatan aktivitas kunjungan dari keluarga warga binaan.


“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, terutama bagi para pembesuk dan petugas rutan. Momentum Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan kunjungan, sehingga perlu dilakukan pengawasan dan monitoring secara intensif,” ujarnya.


Selain melakukan patroli, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tertib, menjaga keamanan, serta mengikuti aturan yang berlaku di lingkungan rumah tahanan.


Dari hasil kegiatan tersebut, situasi di Rumah Tahanan Kelas IIB Kabupaten Wajo terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan yang berarti.


Polsek Pammana menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif lainnya guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya selama momen libur Idul Fitri.

Libur Lebaran Aman, Polisi Siaga di Objek Wisata Soppeng”



zonabuser,id, SOPPENG-Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, jajaran Polres Soppeng bersama Polsek setempat melaksanakan pengamanan intensif di sejumlah objek wisata yang menjadi pusat kunjungan warga. Minggu, 22 Maret 2026.

Pengamanan dilakukan secara serentak di berbagai lokasi wisata yang tersebar di Kabupaten Soppeng, di antaranya TWA Lejja yang terletak di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Takae Highland di Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, serta objek wisata dalam wilayah Kecamatan Lalabata seperti KWA Ompo di Kelurahan Ompo dan Waterboom Maccahaya Kubba di Kelurahan Lalabata Rilau. 

Selain itu, pengamanan juga dilakukan di Permandian Lereng Hijau Water Park di wilayah Kecamatan Bulu Dua. Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan berdasarkan Sprint Kapolres Soppeng Nomor: Sprint / 172 / III / OPS 1.2.3 / 2026 tanggal 20 Maret 2026, dengan melibatkan personel Polres Soppeng, Polsek jajaran, serta bersinergi bersama TNI dan instansi terkait lainnya.

Di lokasi TWA Lejja, personel kepolisian tampak aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan, sekaligus melakukan patroli dan pemantauan untuk mencegah terjadinya tindak pidana seperti pencurian, copet, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berada di kawasan wisata.

Sementara itu, di Takae Highland, Kecamatan Donri-Donri, tercatat sebanyak 98 orang pengunjung hingga pukul 13.00 WITA. Kehadiran personel Polsek Donri-Donri di lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas wisata berjalan tertib dan lancar.

Di wilayah Kecamatan Lalabata, pengamanan dilakukan di KWA Ompo dan Waterboom Maccahaya Kubba, yang juga menjadi destinasi favorit masyarakat selama libur Lebaran. Seluruh kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan kondusif.

Adapun di Permandian Lereng Hijau Water Park Kecamatan Bulu Dua, situasi terpantau ramai pengunjung namun tetap dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali berkat kehadiran aparat kepolisian di lokasi.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momen libur Hari Raya Idul Fitri.

“Pengamanan ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan aman dan nyaman. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengunjung agar tetap waspada terhadap barang bawaannya, menjaga ketertiban, serta mematuhi aturan yang ada di lokasi wisata,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik keramaian guna mengantisipasi segala bentuk gangguan kamtibmas.

Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan di seluruh objek wisata di wilayah Kabupaten Soppeng pada hari tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan terkendali, serta mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih nyaman dengan kehadiran aparat kepolisian.

Jalur Bulu Dua Kini Punya Tempat Singgah Nyaman, Ini Daya Tarik Pinggir Sawah Campsite



zonabuser,id, SOPPENG-Bagi warga yang melakukan perjalanan menuju Barru hingga Makassar melalui jalur poros Bulu Dua, kini tak perlu khawatir saat rasa lelah mulai datang.


Gerbang  serta tulisan  pasilitas tersedia 



 Di tengah perjalanan, tersedia tempat istirahat yang nyaman dan estetik, yakni Pinggir Sawah Bulu Dua Campsite.

Foto  Perkemahan 


Berlokasi tepat di pinggir jalan poros Soppeng–Bulu Dua, tempat ini menjadi pilihan favorit para pengendara untuk melepas penat. Fasilitas yang disediakan pun cukup lengkap, mulai dari area perkemahan (camp area), gazebo, glamping, kamar mandi/toilet, hingga kafe “Buldua Coffee” yang menyediakan aneka minuman dan makanan. 

Menariknya, pengunjung juga bisa menikmati akses WiFi gratis.


Dari pantauan di lokasi, terlihat banyak warga singgah untuk beristirahat dengan berbagai aktivitas. Ada yang bersantai sambil menikmati pemandangan alam persawahan, berfoto selfie dengan latar belakang yang indah, hingga mendirikan tenda untuk sekadar rebahan melepas lelah perjalanan.


“Tempatnya sangat nyaman, apalagi pemandangannya langsung ke sawah. Cocok sekali untuk istirahat sejenak sebelum lanjut perjalanan,” ujar salah satu pengunjung

Selain suasana yang asri, pengunjung juga dimanjakan dengan beragam pilihan menu makanan dan minuman yang bisa dinikmati di tempat.


Saat ditelusuri, salah satu pekerja di lokasi menyebutkan bahwa tempat ini merupakan usaha milik Bau Dolly  Putra almarhum Andi Harta Sanjaya yang dikenal luas di Kabupaten Soppeng.


Dengan konsep wisata singgah yang nyaman dan fasilitas lengkap, Pinggir Sawah Bulu Dua Campsite kini menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pelintas jalur poros, sekaligus tempat rehat yang menyenangkan di tengah perjalanan panjang.



Air Jernih, Udara Dingin, View Gunung! Lereng Hijau Bulu Dua Bikin Pengunjung Terpukau

       Foto  Wisata  Alam Lereng Hijau  



zonabuser,id, SOPPENG – Usai perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M, masyarakat memanfaatkan waktu libur dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata. Di Kabupaten Soppeng, sejumlah tempat rekreasi seperti Permandian Air Panas Lejja dan Wisata Citta menjadi pilihan favorit warga.

foto  petugas  di pintu  masuk 


Pada Senin (23/03/2026), tim media zonabuser.id mengunjungi salah satu destinasi yang tengah ramai dikunjungi, yakni Lereng Hijau Bulu Dua yang terletak di pinggir jalan poros Soppeng–Barru, tepatnya di Desa Gattareng Toa, Kecamatan Marioriwawo.

Foto  Ibu Rosliah ( Pemilik  Wisata )duduk  bersama  Bhabinkamtibmas  Gattareng  Toa Polsek Marioriwawo 


Dari pantauan di lokasi, terlihat para pengunjung baik yang menggunakan mobil maupun sepeda motor tertib membeli tiket masuk di pintu gerbang. Petugas setempat menyampaikan bahwa harga tiket masuk ditetapkan sebesar Rp25.000 untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak.

Foto  Kolam renang  anak  anak



“Alhamdulillah, pengunjung membayar dengan tertib tanpa ada keluhan,” ujar salah satu petugas.


Sementara itu, pemilik wisata permandian Lereng Hijau Bulu Dua, Ibu Rosliah istri  H,Suparman 

 menjelaskan bahwa tarif tersebut digunakan untuk pengembangan fasilitas ke depan.
“Benar, harga tiket tersebut diterapkan. Dana dari karcis ini nantinya digunakan untuk perbaikan dan peningkatan fasilitas agar lebih baik ke depannya,” jelasnya.


Setelah memantau di pintu masuk, tim media melanjutkan ke area permandian. Terlihat pengunjung datang dari berbagai wilayah di Soppeng bahkan luar daerah.


Salah satunya, Ibu Nisa, pengunjung asal Kabupaten Bone, mengaku puas dengan kondisi wisata tersebut. Ia datang bersama rombongan menggunakan tiga mobil.


“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi tempat ini. Suasananya sejuk, udara dingin, air kolam bersih dan aman untuk anak-anak. Di sini kita benar-benar merasakan keindahan alam dengan pemandangan gunung. Intinya kami puas,” tuturnya.


Selain itu, situasi di lokasi wisata terpantau aman dan kondusif. Hal ini tidak lepas dari kehadiran petugas pengamanan dari Polsek Marioriwawo yang turut berjaga demi kenyamanan para pengunjung.

Silatnas Alumni SMPN 1 Lilirilau: Nostalgia, Solidaritas, dan Aksi Nyata di Bumi Latemmamala


Suasana kebersamaan alumni SMPN 1 Lilirilau, khususnya Angkatan 1988, saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) di Kabupaten Soppeng. Para alumni tampak kompak mengenakan atribut seragam, duduk bersama sambil berbincang dan berfoto, mencerminkan kehangatan reuni lintas generasi serta kuatnya ikatan persaudaraan yang tetap terjaga hingga kini.

zonabuser,id, SOPPENG – Suasana penuh kehangatan dan gelak tawa mewarnai gelaran Silaturahmi Nasional (Silatnas) Alumni SMPN 1 Lilirilau yang dilaksanakan baru-baru ini. Acara yang mempertemukan lintas generasi pendidik dan alumni ini menjadi ajang melepas rindu yang begitu berkesan. Senin  23 Maret2026


 Para alumni dari berbagai daerah tampak antusias kembali menginjakkan kaki di Bumi Latemmamala, mengenang masa-masa indah di bangku sekolah.


Soliditas dan Aksi Nyata Angkatan 1988
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah kekompakan Angkatan 1988. Dengan atribut khas dan semangat kebersamaan, mereka tampil paling mencolok dalam setiap rangkaian acara. Kemeriahan semakin terasa saat sesi foto bersama, menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan yang terjalin sejak masa sekolah tetap kuat meski waktu telah berlalu puluhan tahun.


Tak hanya bernostalgia, Angkatan 1988 juga menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap almamater. Secara simbolis, mereka menyampaikan komitmen bantuan berupa 50 meter paving block untuk mendukung pembenahan fasilitas sekolah. Kontribusi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi angkatan
 lainnya untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan lingkungan sekolah yang lebih baik.


Bupati Soppeng Hadir Sebagai Bagian dari Keluarga Besar


Kehadiran Suwardi Haseng turut menambah semarak acara. Ia hadir bukan hanya dalam kapasitas sebagai kepala daerah, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar SMPN 1 Lilirilau. Suasana keakraban begitu terasa saat beliau berbaur tanpa sekat dengan para alumni lainnya.


Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga terhadap almamater yang telah berperan besar dalam membentuk karakter dan perjalanan hidupnya.


“Sekolah ini adalah saksi bisu perjuangan kita semua. Saya hadir di sini bukan sebagai Bupati, tapi sebagai alumni yang rindu akan masa-masa sekolah dan ingin terus bersinergi membangun daerah bersama saudara-saudara sekalian,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah.


Silatnas ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas serta menumbuhkan semangat kontribusi nyata bagi kemajuan almamater dan daerah.

22 Mar 2026

Polres Wajo Laksanakan Pemeriksaan Rutan, 36 Tahanan dalam Kondisi Aman dan Sehat

zonabuser,id, WAJO — Aparat Kepolisian Resor Wajo melakukan pengecekan dan pemeriksaan rutin ruang tahanan pada Minggu (22/3/2026) pagi. Kegiatan ini berlangsung sekitar pukul 08.30 Wita dan dipimpin oleh Kepala Satuan Samapta AKP Maering P bersama Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti IPDA Alpius serta personel piket fungsi.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan serta kesehatan para tahanan di rumah tahanan (rutan) Polres maupun polsek jajaran. Dari hasil pengecekan, total terdapat 36 orang tahanan yang tersebar di beberapa lokasi.

Di rutan Polres Wajo, jumlah tahanan tercatat sebanyak 33 orang. Rinciannya, empat orang merupakan tahanan kasus reserse kriminal, seluruhnya laki-laki. Sementara itu, kasus narkotika mendominasi dengan 24 tahanan, juga seluruhnya laki-laki.

Selain itu, terdapat lima tahanan titipan dari sejumlah polsek, yakni dua orang dari Polsek Keera, dua orang dari Polsek Pitumpanua, dan satu orang dari Polsek Majauleng. Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.

Adapun di tingkat polsek, terdapat dua tahanan yang berada di rutan Polsek Tanasitolo, keduanya laki-laki. Sementara itu, satu orang tahanan perempuan dititipkan di rutan Rutan Kelas IIB Sengkang.

Kasat Tahti IPDA Alpius menyampaikan bahwa selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. “Kondisi seluruh tahanan dalam keadaan aman, sehat, dan lengkap,” ujarnya.

Pemeriksaan rutin ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal untuk memastikan standar keamanan dan pelayanan terhadap tahanan tetap terjaga.

**KASI HUMAS POLRES WAJO**

Kepercayaan Publik Diuji, Oknum Penyalahgunaan Wewenang Marak Diberitakan

      Foto  Ilustrasi 


Fenomena oknum yang memahami aturan namun justru terlibat dalam penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi kembali menjadi sorotan publik. Kondisi ini dinilai sebagai ironi dalam sistem birokrasi dan penegakan hukum.

“Dari media sosial, kita membaca banyak oknum diberitakan melakukan penyalahgunaan wewenang. Ironisnya, mereka adalah pihak yang seharusnya paling memahami aturan.”



Sejumlah pengamat menilai, tindakan tersebut bukan karena kurangnya pemahaman terhadap regulasi, melainkan adanya faktor lain seperti kesempatan, lemahnya pengawasan, hingga dorongan kepentingan pribadi.


“Justru karena mereka paham aturan, mereka tahu celah untuk memanfaatkan sistem. Ini yang berbahaya,” ujar salah satu pemerhati kebijakan publik saat dimintai tanggapannya. Minggu 22/3/2026

Dalam banyak kasus, oknum yang memiliki kewenangan dan akses terhadap anggaran atau kebijakan dinilai lebih berpotensi melakukan pelanggaran. 

Minimnya kontrol internal serta budaya permisif di lingkungan tertentu turut memperparah kondisi tersebut.

Selain itu, faktor keserakahan dan tekanan gaya hidup juga disebut menjadi pemicu.

 Tidak sedikit pelaku yang akhirnya terjerat hukum karena mencoba membenarkan tindakannya, meski sadar melanggar aturan.


Pengamat juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan penegakan hukum yang tegas agar memberikan efek jera. 

Transparansi serta partisipasi publik dinilai menjadi kunci untuk menekan praktik-praktik penyimpangan.


“Pengetahuan tanpa integritas justru bisa menjadi alat untuk menyalahgunakan kekuasaan,” tegasnya.


Masyarakat pun diharapkan tetap kritis dan berani melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran, sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Di Hadapan Ribuan Jamaah, Bupati Soppeng Paparkan “Rapor Hijau” Pembangunan 2025–2026

      Bupati Soppeng  H,Suwardi Haseng 

zonabuser,id, SOPPENG – Suasana khidmat menyelimuti Kota Watansoppeng saat ribuan umat Muslim memadati Masjid Agung Darussalam untuk menunaikan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Sabtu (21/03/2026). Momentum kemenangan ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga ruang bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk merefleksikan capaian pembangunan di "Bumi La Temmamala".

Masjid Agung Darussalam Watansoppeng 


Sejak fajar menyingsing, arus jamaah mengalir memenuhi ruang utama masjid hingga meluber ke halaman, Lapangan Gasis, serta jalan protokol Pemuda dan Pengayoman. Warga lokal bersatu dengan para perantau yang pulang kampung, menciptakan pemandangan kerumunan yang tertib dalam balutan busana muslim.


Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, yang hadir bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, menyampaikan pesan menyentuh dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa Idul Fitri adalah momentum emas untuk mempererat tali silaturahmi yang mungkin sempat merenggang.


"Idul Fitri adalah saat kita kembali ke fitrah. Nilai-nilai Ramadhan kesabaran, kepedulian sosial, dan ketakwaan harus terus diimplementasikan demi kemaslahatan umat dan kemajuan daerah yang kita cintai ini," ujar Bupati Suwardi Haseng dengan nada optimis.


Ibadah Shalat Id berlangsung syahdu di bawah Ustaz Muh. Tang Abu selaku Imam, sementara khotbah Idul Fitri disampaikan oleh Dr. Musmuliadi, Kepala MAN 1 Soppeng. Seluruh rangkaian acara dipandu dengan apik oleh mubalig H. A. Muh. Akram.


Di hadapan ribuan warga, Bupati Suwardi Haseng juga memaparkan rapor hijau pembangunan Kabupaten Soppeng sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026.


Meskipun dihadapkan pada tantangan fiskal dan kebijakan efisiensi, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif. "Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat dari 72,76 (2024) menjadi 73,69 poin (2025). Angka Harapan Hidup: Naik dari 73,77 tahun menjadi 74,21 tahun. Pertumbuhan Ekonomi (PDRB): Terakselerasi dari 4,06 persen menjadi 4,77 persen. Penurunan Kemiskinan: Angka penduduk miskin berhasil ditekan dari 6,90 persen menjadi 6,65 persen".

Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan prestasi di level nasional, seperti penghargaan Dwija Praja Nugraha di bidang pendidikan dan UHC Award Kategori Madya untuk layanan kesehatan. 


Tak kalah membanggakan, Soppeng kini menyandang predikat peringkat pertama zona hijau integritas di Sulawesi Selatan versi KPK dengan skor 80,48.


Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh masyarakat dan pemuda untuk bahu-membahu mewujudkan visi Soppeng yang sehat dan berdaya saing berbasis agropolitan.


"Pembangunan tidak akan berhasil tanpa kebersamaan. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, kita bisa mengatasi berbagai tantangan di masa depan," pungkasnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, Kepala Kemenag Soppeng, Wakil Bupati Soppeng periode 2016-2018 Supriansa SH, MH, serta pimpinan TP PKK Kabupaten Soppeng. (***)


© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved