Kapolda Sulsel Hadiri Ibadah Minggu Kasih, Ajak Jemaat Rawat Toleransi dan Manfaatkan Layanan 110
Keterangan foto Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin menghadiri Ibadah Minggu Kasih bersama jemaat GPIB Mangngamaseang, Makassar, Minggu (18/10/2026).
MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Ibadah Minggu Kasih di GPIB Mangngamaseang, Jalan Urip Sumoharjo Nomor 75, Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulsel memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mengemban amanah memimpin Polda Sulawesi Selatan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus gereja yang telah memberikan kesempatan kepada jajaran kepolisian untuk bersilaturahmi bersama jemaat.
“Atas nama Polda Sulawesi Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus gereja yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk hadir dan bersilaturahmi bersama saudara-saudara sekalian,” ujar Irjen Pol. M. Awal Chairuddin.
Kapolda menjelaskan, kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat serta menyerap informasi mengenai berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Ia mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan, termasuk kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian dapat membantu mengidentifikasi potensi gangguan sejak dini sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Selain membahas keamanan, Kapolda Sulsel juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Ia mengingatkan bahwa keberagaman merupakan bagian dari jati diri bangsa Indonesia yang harus dirawat bersama.
“Mari kita rawat toleransi yang telah menjadi kekuatan bangsa Indonesia. Keberagaman adalah bagian dari jati diri bangsa kita. Dengan saling menghormati, menjaga kerukunan, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan, kita dapat menciptakan kehidupan yang damai dan menghindari perbuatan yang merugikan sesama,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda turut menyosialisasikan layanan Kepolisian 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan polisi ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Ia berharap masyarakat semakin mengenal layanan tersebut sebagai sarana komunikasi antara warga dan kepolisian, sehingga laporan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Kapolda menegaskan, menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan jemaat.
“Intinya, mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk meminimalkan, bahkan jika memungkinkan meniadakan, berbagai kejadian yang dapat merugikan masyarakat. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran serta kita semua,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, komunikasi antara Polri dan masyarakat diharapkan semakin erat, sekaligus memperkuat semangat toleransi, kerukunan, dan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
ZONABUSER.ID | AKURAT, TAJAM DAN TERPERCAYA
