Soppeng
-->

9 Feb 2026

Pemkab Soppeng Apresiasi Peran Insan Pers dalam Mengawal Demokrasi dan Pembangunan Daerah


zonabuser,id, Soppeng – Pemerintah Kabupaten Soppeng menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada insan pers yang selama ini konsisten menyajikan informasi yang objektif, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat. Senin 8 Perbruari 2026

Pers dinilai memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengawal jalannya demokrasi serta mendukung pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Melalui pemberitaan yang bertanggung jawab, pers turut menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap insan pers terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional, menjaga independensi, serta menjadi suara kebenaran dan pencerah di tengah derasnya arus informasi, khususnya di era digital saat ini.

Apresiasi ini sejalan dengan komitmen Pemkab Soppeng dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka dan partisipatif, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi Pemerintah Kabupaten Soppeng di soppeng.go.id.

Polres Soppeng Gelar Anev Minggu I Operasi Keselamatan Pallawa 2026


zonabuser,id, Soppeng- Polres Soppeng melaksanakan Analisa dan Evaluasi (Anev) Minggu I pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, bertempat di Aula Sudyhajati Mapolres Soppeng. Senin, 9 Februari 2026, pukul 09.00 Wita hingga selesai.

Kegiatan Anev dipimpin oleh Kabag Ops Polres Soppeng KOMPOL Abd Rahman, S.Pd, dan diikuti oleh Kasat Lantas Polres Soppeng AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si, Kasat Intelkam AKP Ahmad, serta personel Polres Soppeng yang terlibat langsung dalam Operasi Keselamatan Pallawa 2026.

Anev ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan tugas masing-masing Subsatgas selama Minggu I operasi, guna memastikan target dan sasaran Operasi Keselamatan Pallawa 2026 dapat tercapai secara optimal serta menjadi bahan perbaikan pada pelaksanaan operasi selanjutnya.

Dalam pemaparannya, Kasat Lantas Polres Soppeng menyampaikan capaian kegiatan operasi yang meliputi giat preemtif, preventif, represif, serta data kecelakaan lalu lintas.

Selama Minggu I Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Satlantas Polres Soppeng telah melaksanakan,

-Penyuluhan tertib berlalu lintas di ruang publik sebanyak 22 kegiatan
-Sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat terorganisir sebanyak 63 kegiatan
Kegiatan safety riding/driving sebanyak 1 kegiatan
-Penyebaran brosur, leaflet, dan stiker sebanyak 770 lembar
-Edukasi melalui media elektronik dan cetak sebanyak 420 kegiatan
-Program Police Goes To School sebanyak 1 kegiatan
-Pembinaan komunitas lalu lintas dan sopir angkutan sebanyak 4 kegiatan
-Penyebaran informasi lokasi rawan macet dan kecelakaan sebanyak 13 kegiatan

Adapun kegiatan preventif yang dilaksanakan meliputi:

-Pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali) sebanyak 360 kegiatan
-Kehadiran personel di titik rawan laka dan gangguan lalu lintas sebanyak 78 kegiatan
-Pemeriksaan terhadap pengemudi dan penumpang sebanyak 2 kegiatan
-Wasrik visual kendaraan di jalur rawan laka dan gangguan lalu lintas sebanyak 14 kegiatan
-Coaching clinic ke PO bus/ATP sebanyak 2 kegiatan
-Ramp check angkutan umum sebanyak 4 kegiatan
-Pemetaan terhadap lingkungan jalan sebanyak 10 kegiatan
-Koordinasi dengan instansi terkait sebanyak 6 kegiatan
-Penyiapan jalur alternatif dan skema rekayasa lalu lintas sebanyak 5 kegiatan
-Peringatan dini terhadap gangguan lalu lintas sebanyak 4 kegiatan

Dalam pelaksanaan penegakan hukum, Satlantas Polres Soppeng mencatat:
-Penindakan melalui tilang manual sebanyak 1 pelanggar
-Teguran terhadap pelanggar lalu lintas sebanyak 130 teguran
-Penindakan melalui sistem ETLE tetap dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku
-Data Kecelakaan Lalu Lintas
-Selama Minggu I Operasi Keselamatan Pallawa 2026 tercatat:
-Jumlah kejadian laka lantas sebanyak 1 kejadian
-Korban meninggal dunia nihil
-Korban luka berat nihil
-Korban luka ringan sebanyak 1 orang
-Kerugian materiil sebesar Rp5.000.000

Kasat Lantas Polres Soppeng AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si menjelaskan bahwa hasil Anev ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 ke depan, khususnya dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Soppeng.

Sementara itu, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Pallawa 2026.

Kapolres menegaskan agar seluruh personel tetap mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang humanis, namun tetap tegas dalam penegakan hukum, sehingga tujuan utama operasi yaitu meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka kecelakaan dapat tercapai.

“Kegiatan Anev ini penting sebagai sarana evaluasi bersama. Saya berharap seluruh personel terus meningkatkan kinerja, soliditas, dan profesionalisme dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Kabupaten Soppeng,” ujar Kapolres.

Kegiatan Anev Minggu I Operasi Keselamatan Pallawa 2026 Polres Soppeng berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.

Keluarga Almarhumah Warga Wajo Ucapkan Terima Kasih kepada Pemda Soppeng


Mobil ambulans Pusekesmas Takalala  Marioriwawo dalam  pengantaran jenazah Almarhumah Marhumah dari Soppeng ke Kabupaten Wajo

zonabuser,id, Soppeng-Keluarga besar Almarhumah Marhumah, warga Atapangnge, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng atas bantuan dan kepedulian yang telah diberikan.


Ucapan terima kasih tersebut secara khusus disampaikan kepada Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, yang telah membantu menyediakan mobil ambulans untuk mengantar jenazah Almarhumah Marhumah ke Kabupaten Wajo

Diketahui dari keluarga Almarhumah  Marhumah,  Almarhumah  meninggal di rumah  St.Nurjannah Saudarinya di Kelurahan Labessi  pada malam Senin jam 10 Malam tanggal 8 Perbuari 2026


“Terima kasih kepada Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, yang telah menolong mama saya almarhumah Marhumah dengan membantu ambulans untuk mengantar jenazah ke Wajo,” ujar Annis, anak Almarhumah.


Selain itu, Annis juga menyampaikan apresiasi kepada Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng serta Kepala Puskesmas Marioriwawo atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada keluarganya.


“Sekali lagi, saya Annis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng atas bantuan dan kepeduliannya,” tutupnya.

7 Feb 2026

Sulit Dapat LPG 3 Kg Berisi, Warga Curhat di Grup WhatsApp



Kelangkaan LPG 3 kg berisi membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

zonabuser,id, Soppeng-Keluhan warga terkait sulitnya mendapatkan tabung gas LPG 3 kilogram ramai diperbincangkan di  grup WhatsApp, Sabtu 7 / 2/ 2026


Curahan hati tersebut muncul bukan tanpa sebab, melainkan karena kondisi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan.


Sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh LPG subsidi tersebut, bahkan harus berkeliling ke beberapa pangkalan dan warung tanpa hasil. Kondisi ini memicu keresahan, terutama bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada LPG 3 kg untuk kebutuhan sehari-hari.


Menanggapi hal tersebut, kami selaku media menyampaikan keluhan warga ini sebagai bentuk aspirasi publik. 

Informasi yang beredar di grup WhatsApp tersebut merupakan suara masyarakat yang berharap adanya perhatian dan solusi dari pihak terkait agar ketersediaan LPG 3 kg kembali normal dan mudah diakses.


Warga berharap pemerintah dan instansi berwenang segera melakukan evaluasi dan pengawasan distribusi LPG 3 kilogram di lapangan, sehingga tepat sasaran dan tidak lagi menimbulkan kelangkaan yang merugikan masyarakat.

Negara Disebut Makmur Jika Hadir Membantu Warga yang Mengalami Kesulitan

Ilustrasi peran negara dalam membantu masyarakat melalui pelayanan kesehatan, pendidikan, dan dukungan ekonomi sebagai wujud kesejahteraan rakyat. / Sabtu 7/2/2026

zonabuser,id, Soppeng-Sebuah negara dapat dikatakan makmur, sehat, dan sejahtera apabila mampu hadir dan membantu warganya yang mengalami kesulitan, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi. 


Hal tersebut menjadi tolok ukur utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat.


Kemakmuran negara tidak semata-mata diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi atau pesatnya pembangunan infrastruktur, melainkan dari sejauh mana masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. 


Akses layanan kesehatan yang layak, pendidikan yang terjangkau, serta kestabilan ekonomi masyarakat menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi negara.


Di sektor kesehatan, negara dituntut memastikan seluruh warga memperoleh pelayanan medis yang memadai tanpa terkendala biaya. Sementara di bidang pendidikan, pemerataan akses dan peningkatan kualitas menjadi kunci untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.


Adapun dalam aspek ekonomi, peran negara sangat penting dalam melindungi masyarakat kecil melalui penciptaan lapangan kerja, pemberian bantuan sosial yang tepat sasaran, serta kebijakan ekonomi yang adil dan berkelanjutan.


Dengan demikian, negara yang benar-benar sejahtera adalah negara yang tidak membiarkan rakyatnya menghadapi kesulitan sendirian, melainkan hadir sebagai pelindung dan penopang kehidupan masyarakatnya.

* Redaksi

Pembangunan Belum Merata, APBN dan APBD Jadi Sorotan


Semua warga diwajibkan membayar pajak, tapi pembangunan belum dirasakan merata. Di kota sudah bagus, sementara di desa masih banyak jalan rusak dan fasilitas umum yang kurang diperhatikan,” ujar salah seorang warga" Sabtu 7 / 2 / 2026

zonabuser,id, Soppeng — Pemerintah pusat dan daerah terus mengupayakan pemerataan pembangunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, hingga kini pemerataan pembangunan di seluruh wilayah masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya terwujud.

APBN yang dikelola pemerintah pusat pada prinsipnya diarahkan untuk pembangunan nasional dan pemerataan antarwilayah. Melalui skema Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Transfer ke Daerah, hingga Dana Desa, pemerintah berupaya mendorong pembangunan di daerah tertinggal, terpencil, dan berpenduduk miskin


Sementara itu, APBD menjadi instrumen utama pemerintah daerah dalam membangun wilayahnya masing-masing, mulai dari infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik. Namun keterbatasan

 Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan skala prioritas pembangunan sering membuat realisasi pembangunan belum merata, terutama di wilayah pinggiran dan pedesaan.
Sejumlah warga menilai pembangunan masih lebih terpusat di wilayah perkotaan.

 “Kalau di pusat kota sudah banyak perubahan, tapi di desa-desa masih banyak jalan rusak dan fasilitas umum yang belum memadai,” ungkap salah seorang warga.


Pengamat kebijakan publik menilai, selain keterbatasan anggaran, faktor perencanaan, pengawasan, dan komitmen pemerintah daerah turut memengaruhi pemerataan pembangunan. Tanpa pengawasan yang kuat, anggaran yang tersedia berpotensi tidak tepat sasaran.


Pemerintah diharapkan terus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan penggunaan anggaran. Dengan demikian, tujuan utama APBN dan APBD untuk mewujudkan pembangunan yang adil dan merata dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

6 Feb 2026

Kesadaran Pajak Masyarakat Tinggi, Faktor Ekonomi Jadi Kendala


zonabuser,id, Soppeng-Kesadaran masyarakat sebagai warga negara Republik Indonesia dalam memenuhi kewajiban membayar pajak dinilai cukup baik. Namun, kondisi ekonomi masih menjadi faktor utama yang menyebabkan sebagian masyarakat belum dapat menjalankan kewajiban tersebut secara optimal

.
Bagi warga dengan penghasilan pas-pasan, kewajiban membayar pajak bukanlah hal yang diabaikan atau dilupakan. Mereka mengaku memahami pentingnya pajak bagi pembangunan negara.

 Akan tetapi, keterbatasan ekonomi memaksa masyarakat untuk lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari, seperti pangan, pendidikan, dan kebutuhan keluarga lainnya.


“Kami sebenarnya sadar pajak itu kewajiban sebagai warga negara. Tapi dengan penghasilan pas-pasan, kadang kebutuhan makan dan keluarga harus lebih diutamakan,” kata seorang warga. Jumat 6 Perbruari 2026

Sejumlah warga menilai bahwa situasi ekonomi yang belum stabil membuat mereka harus mengambil keputusan sulit antara memenuhi kewajiban negara dan mencukupi kebutuhan hidup. Kondisi ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah agar kebijakan perpajakan semakin berpihak kepada masyarakat kecil.


Masyarakat berharap adanya kebijakan yang lebih manusiawi, seperti keringanan atau penyesuaian pajak bagi warga berpenghasilan rendah, sehingga kewajiban perpajakan tetap dapat dijalankan tanpa memberatkan kehidupan ekonomi mereka.

Keselamatan Pengendara Tak Cukup Helm dan Spion, Infrastruktur Jalan Perlu Perhatian Serius



zonabuser,id, Soppeng-Keselamatan pengendara kendaraan bermotor di jalan raya tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan pribadi seperti helm dan kaca spion.  Faktor lain yang tak kalah penting adalah kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.



“Upaya menekan angka kecelakaan harus dibarengi dengan perbaikan infrastruktur. Pemerintah jangan hanya menertibkan pengendara, tapi juga memastikan jalan aman dilalui,” tutur tokoh masyarakat. Jumat 6/2/2026

Pantauan di lapangan menunjukkan masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan, minim rambu-rambu lalu lintas, serta keberadaan pohon-pohon lapuk di pinggir jalan yang berpotensi tumbang sewaktu-waktu. Kondisi tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Sejumlah pengendara berharap pemerintah dan instansi terkait lebih serius memperhatikan aspek keselamatan jalan. Menurut mereka, upaya menekan angka kecelakaan tidak cukup hanya dengan penertiban pengendara, tetapi juga harus dibarengi dengan perbaikan sarana dan prasarana jalan.


“Kadang kami sudah pakai helm dan lengkapi kendaraan, tapi jalan berlubang dan tidak ada rambu peringatan. Ini juga sangat berisiko,” ujar salah seorang pengguna jalan.


Masyarakat pun meminta adanya langkah konkret, seperti perbaikan jalan rusak, pemasangan rambu lalu lintas di titik rawan kecelakaan, serta pemangkasan atau penebangan pohon-pohon tua dan lapuk di sepanjang jalan raya demi menjamin keselamatan bersama.**)

Polres Soppeng Gelar Kurvey Serentak, Tindak Lanjut Arahan Presiden RI


zonabuser,id, Soppeng-Polres Soppeng bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan kurvey secara serentak di wilayah Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, ketertiban umum, serta penguatan semangat gotong royong. Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan kurvey dimulai sekitar pukul 07.30 hingga 08.00 WITA dan dilaksanakan di berbagai titik, baik di lingkungan perkantoran kepolisian, fasilitas umum, tempat ibadah, maupun ruang publik yang berada di wilayah hukum Polres Soppeng.

Di tingkat Polres, kurvey difokuskan pada tiga lokasi utama, yakni pekarangan Masjid Nurul Qalam Pakkanrebete di Kelurahan Lalabata Rilau, pekarangan Poliklinik Polres Soppeng di Kelurahan Botto, serta area sekitar Waduk Ompo di Kelurahan Ompo, Kecamatan Lalabata. Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Soppeng bersama personel Polres.

Sementara itu, Polsek jajaran turut melaksanakan kurvey di wilayah masing-masing dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, pemerintah kecamatan dan desa, Bhayangkari, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Seperti di Polsek Marioriwawo, Polsek Ganra, Polsek Marioriawa, Polsek Liliriaja, Polsek Donri-Donri, hingga Polsek Lilirilau, kegiatan difokuskan pada pembersihan lingkungan kantor, taman, jalan raya, dan fasilitas umum lainnya.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan kurvey serentak ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kurvey serentak ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden RI agar seluruh elemen pemerintah, termasuk Polri, aktif menjaga kebersihan lingkungan dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong. Kami ingin memberi contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan dimulai dari diri sendiri dan institusi,” ujar Kapolres Soppeng.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya bersifat seremonial, namun diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari budaya kerja dan pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Selain menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ini penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan kurvey serentak tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Demi Kenyamanan Ibadah Ramadan, Warga Harap Lampu Jalan Depan Masjid Baiturrahman Takalala Segera Diperbaiki


zonabuser,id, Soppeng- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 2026, warga Takalala, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, menyampaikan harapan kepada pemerintah dan instansi terkait agar segera menindaklanjuti kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang berada di depan Masjid Baiturrahman.


Lampu jalan yang tidak berfungsi tersebut dikeluhkan warga karena menyebabkan kondisi di sekitar masjid menjadi gelap pada malam hari. 

Padahal, Masjid Baiturrahman merupakan salah satu pusat kegiatan ibadah masyarakat, terutama saat bulan Ramadan, di mana aktivitas jamaah meningkat, baik pada waktu salat Isya, Tarawih, hingga salat Subuh.


Menurut warga, kondisi minim penerangan tidak hanya mengganggu kenyamanan jamaah yang hendak beribadah, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, Jumat 6/ 2/ 2026

 Pasalnya, ruas jalan di depan masjid juga kerap dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga risiko kecelakaan dinilai cukup tinggi apabila lampu jalan tidak segera diperbaiki.


“Kalau malam sangat gelap, apalagi saat jamaah pulang Tarawih. Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, baik bagi jamaah maupun pengendara yang melintas,” ujar salah seorang warga setempat.


Warga menilai, keberadaan lampu jalan yang berfungsi dengan baik sangat penting demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Selain sebagai penunjang kegiatan ibadah, penerangan jalan juga merupakan fasilitas umum yang berperan dalam menjaga keselamatan dan ketertiban lingkungan.


Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan pengecekan dan perbaikan lampu PJU tersebut sebelum bulan Ramadan tiba. 

Dengan adanya penerangan yang memadai, warga berharap pelaksanaan ibadah di Masjid Baiturrahman dapat berjalan dengan khusyuk serta aktivitas lalu lintas di sekitar masjid menjadi lebih aman.


Warga juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama peduli terhadap fasilitas umum demi kepentingan bersama, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Keselamatan Jalan Dipertanyakan, Pemasangan Lampu Peringatan di Titik Rawan Kecelakaan Soppeng Ditunggu Responnya Pihak Instansi


zonabuser,id,SOPPENG — Upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Soppeng kembali menjadi sorotan masyarakat. Hingga kini, pemasangan lampu peringatan (lampu hati-hati) maupun rambu lalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan dinilai belum maksimal dan masih sangat dibutuhkan.


“Kami sebagai pengguna jalan sangat berharap ada lampu peringatan atau rambu yang jelas di titik-titik rawan kecelakaan. Kalau malam hari jalan gelap dan minim tanda peringatan, itu sangat berbahaya,” ujar Andi, salah seorang pengendara roda dua yang melintas di jalur rawan kecelakaan di Kabupaten Soppeng. Jumat 6 / 2/ 2026



Instansi yang memiliki kewenangan dalam penanganan tersebut yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Soppeng, bekerja sama dengan Satlantas Polres Soppeng serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).

 Ketiga instansi ini bertugas melakukan kajian teknis, penempatan rambu, marka jalan, hingga pemasangan lampu peringatan di ruas jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.


Sejumlah titik jalan raya di Soppeng yang minim rambu dan penerangan kerap dikeluhkan masyarakat karena sering terjadi kecelakaan, terutama pada malam hari. Warga berharap adanya respon cepat dari pemerintah daerah untuk menghadirkan rambu lalu lintas dan lampu peringatan sebagai langkah pencegahan.


Sebelumnya, Satlantas Polres Soppeng bersama instansi terkait memang telah melakukan pemasangan rambu imbauan dan larangan di beberapa lokasi tertentu. Namun, untuk pemasangan lampu peringatan atau traffic light permanen, hingga kini masih dalam tahap kajian dan perencanaan.


Menurut informasi yang dihimpun, pemasangan fasilitas keselamatan jalan tersebut membutuhkan proses yang tidak singkat, mulai dari survei lapangan, rekomendasi kepolisian, hingga penganggaran oleh pemerintah daerah.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan belum meratanya pemasangan lampu peringatan di seluruh titik rawan kecelakaan.


Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat lebih proaktif dan responsif, mengingat keberadaan rambu dan lampu peringatan sangat penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta melindungi keselamatan pengguna jalan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait waktu pasti pemasangan lampu peringatan di seluruh titik rawan kecelakaan di Kabupaten Soppeng.

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Polres Soppeng Gelar Kerja Bakti Serentak di Sejumlah Titik



zonabuser,id, Soppeng – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan penguatan semangat gotong royong, Polres Soppeng bersama Polsek jajaran menggelar kegiatan kerja bakti serentak, Jumat (6/2/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dilaksanakan di berbagai wilayah dalam Kabupaten Soppeng. Untuk personel Polres Soppeng, kerja bakti difokuskan di tiga titik lokasi, yakni pekarangan Masjid Pakkanrebete Jalan Kemakmuran Kelurahan Lalabata Rilau, pekarangan Poli Klinik Polres Soppeng di Jalan Wijaya Kelurahan Botto, serta pekarangan Waduk Ompo di Jalan Ompo Kelurahan Ompo, Kecamatan Lalabata.


Kerja bakti ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Dalam arahannya, 


Presiden menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan, ketertiban umum, serta membudayakan gotong royong di tengah masyarakat.


Menindaklanjuti arahan tersebut, pimpinan Polri bergerak cepat dengan menginstruksikan seluruh jajaran untuk berperan aktif mendukung program pemerintah, salah satunya melalui kegiatan kerja bakti di wilayah masing-masing.


Kegiatan kerja bakti di Kabupaten Soppeng ini dihadiri langsung oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Soppeng serta personel Polres dan Polsek jajaran. Para personel tampak membersihkan area sekitar tempat ibadah, fasilitas pelayanan kesehatan, serta ruang publik guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.


Selain sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Polres Soppeng berharap kegiatan kerja bakti serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya bersama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan kondusif di wilayah Kabupaten Soppeng.

Jaga Kebersihan Lingkungan, Polsek Marioriwawo Bersama Bhayangkari Gelar Kerja Bakti

Kerja Bakti di Polsek Marioriwawo

zonabuser,id, SOPPENG – Personel Polsek Marioriwawo bersama Bhayangkari Ranting Soppeng melaksanakan kegiatan kerja bakti di Mako Polsek Marioriwawo, Jumat (6/1/2026) pagi.



Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Marioriwawo, AKP Masudi, S.H., dan berlangsung di Mako Polsek Marioriwawo yang berlokasi di Jalan K.S. Tubun No. 1, Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Kerja bakti ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan kantor, sekaligus memberikan contoh positif kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.


Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan budaya hidup bersih serta mempererat kebersamaan antara personel kepolisian dan Bhayangkari.


“Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian kerja bakti berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

PSI Konsisten Jalankan Aksi Sosial, Jumat Berkah Digelar di Kelurahan Labessi

Aksi Sosial Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kecamatan Marioriwawo 

zonabuser,id, Soppeng-DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Soppeng, dibawah kepemimpinan Nurhidayat Muda melaksanakan kegiatan sosial Jumat Berkah di pelataran Masjid Al-Munawwarah, Kelurahan Labessi, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat 6 Perbruari 2026

Foto Bersama Usai Berbagi Jumat Berkah


Kegiatan Jumat Berkah tersebut diisi dengan pembagian nasi kotak kepada para jamaah usai melaksanakan Salat Jumat. Program ini merupakan bagian dari agenda sosial PSI yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan partai dengan masyarakat.


Koordinator kegiatan, Firman, yang juga merupakan pengurus Partai Solidaritas Indonesia sekaligus warga Kelurahan Labessi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat silaturahmi antara partai dan masyarakat.


“Kegiatan Jumat Berkah ini adalah wujud kepedulian PSI kepada masyarakat, khususnya jamaah masjid. Kami ingin hadir tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Firman.


Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini sejalan dengan arahan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep agar seluruh pengurus dan kader partai aktif turun ke masyarakat, mendengar aspirasi, serta berkontribusi secara nyata.


“PSI selalu menekankan politik yang santun dan bermanfaat. Melalui Jumat Berkah ini, kami berharap bisa berbagi rezeki sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Labessi,” tambahnya.


Firman juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni bersifat sosial dan tidak mengandung unsur kampanye politik. PSI, kata dia, ingin membangun kepercayaan publik melalui aksi nyata yang sederhana namun bermakna.


Para jamaah Masjid Al-Munawwarah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian PSI terhadap masyarakat. 

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan.


Melalui program Jumat Berkah, Partai Solidaritas Indonesia berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi, khususnya di Kabupaten Soppeng dan wilayah Sulawesi Selatan pada umumnya.

Penyuluhan Pendaftaran Tanah PTSL Digelar di Kelurahan Labessi TA 2026, Kejari Soppeng Tegaskan Hindari Suap dan Pungutan di Luar Aturan


Foto Kepala Pertanahan Nasional Soppeng  Amir, ST, SH bersama Ibu Kasi Datun Kejari WatanSoppemg (Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Nurfatimah Ahmad, S.H., M.H. 

zonabuser,id, Soppeng – Pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Soppeng menggelar kegiatan Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Labessi, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Jumat 6 Pebruari 2026


Foto Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng Amir, S.ST., M.H.Kejaksaan Negeri Soppeng dalam hal di hadiri Kasie Datun Kejaksaan Negri Soppeng, Polres Soppeng, Camat Marioriwawo,  Koramil 05 Marioriwawo 1423 Kodim Soppeng, BPKPD Kabupaten Soppeng, Lurah Labessi


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng Amir, S.ST., M.H.Kejaksaan Negeri Soppeng dalam hal di hadiri Kasie Datun Kejaksaan Negri Soppeng, Polres Soppeng, Camat Marioriwawo,  Koramil 05 Marioriwawo 1423 Kodim Soppeng, BPKPD Kabupaten Soppeng, Lurah Labessi, serta masyarakat se-Kelurahan Labessi.

Foto Para Peserta yang Hadir ikuti penyuluhan . 

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa Program


PTSL merupakan program pemerintah untuk melayani penerbitan sertifikat tanah pertama bagi masyarakat yang tanahnya belum bersertifikat.

“Program PTSL ini diperuntukkan bagi masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah. Ini adalah sertifikat pertama dan menjadi bentuk kepastian hukum atas kepemilikan tanah,” jelasnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, BPN juga memaparkan berbagai hal penting, mulai dari prosedur pendaftaran tanah, tahapan pengurusan sertifikat, hingga upaya pencegahan sengketa pertanahan.

Perwakilan BPN menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat agar memahami hak dan kewajiban di bidang pertanahan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari permasalahan hukum di kemudian hari.

Selain pemaparan materi, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berdialog langsung, menyampaikan pertanyaan serta keluhan terkait persoalan tanah yang dihadapi. BPN menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, dari Kejaksaan Negeri Soppeng, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasie Datun) Nurfatimah Ahmad, S.H., M.H. memberikan penegasan kepada masyarakat agar menghindari segala bentuk pembayaran di luar ketentuan resmi dalam Program PTSL.

Ia menyampaikan bahwa biaya resmi PTSL hanya sebesar Rp250.000, sesuai aturan yang berlaku, dan masyarakat diminta tidak membayar lebih dari ketentuan tersebut dengan alasan apa pun.

Selain itu, Kejari Soppeng juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan praktik suap atau sogok kepada oknum pemerintah dengan tujuan mempercepat proses penerbitan sertifikat tanah.

“PTSL adalah program pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh sertifikat tanah secara mudah dan terjangkau. Tidak boleh ada pungutan tambahan, apalagi suap,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berani melapor apabila menemukan adanya pungutan liar atau permintaan biaya di luar ketentuan resmi, demi menjaga transparansi dan keadilan dalam pelaksanaan Program PTSL di Kabupaten Soppeng.

Sedangkan dari BPKPD Kabupaten Soppeng, dijelaskan bahwa selain biaya PTSL sebesar Rp250.000, masyarakat juga akan dikenakan kewajiban pajak setelah perolehan sertifikat, sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Labessi semakin memahami mekanisme PTSL serta dapat memanfaatkan program tersebut secara maksimal dan sesuai aturan.

Patroli Gabungan Piket Fungsi Polres Soppeng Jaga Sitkamtibmas di Sejumlah Titik Keramaian


zonabuser,id, Soppeng-Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah Kabupaten Soppeng, Polres Soppeng melaksanakan patroli gabungan piket fungsi pada Kamis malam, 5 Februari 2026.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 20.45 WITA dan dipimpin langsung oleh Pamapta 2 SPKT Polres Soppeng, IPDA Zainandar Zain, S.H. Patroli menyasar sejumlah titik keramaian yang kerap menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, di antaranya seputaran Lapangan Gasis Watansoppeng dan Taman Kalong Watansoppeng, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

Patroli gabungan ini merupakan langkah preventif Kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel patroli juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di lokasi agar senantiasa menjaga ketertiban umum serta tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum, termasuk aksi balap liar dan atraksi sepeda motor yang membahayakan keselamatan.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen Polres Soppeng dalam menindaklanjuti laporan dan pengaduan masyarakat terkait gangguan kamtibmas yang terjadi pada malam hari.

“Patroli gabungan ini merupakan atensi langsung kami sebagai respons atas keluhan masyarakat, khususnya terkait aksi balap liar dan penggunaan kendaraan bermotor yang tidak sesuai aturan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres Soppeng.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Soppeng akan terus mengintensifkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai upaya preemtif dan preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Soppeng.

Kegiatan patroli gabungan yang melibatkan seluruh piket fungsi tersebut berakhir sekitar pukul 22.45 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar.

Dengan dilaksanakannya patroli secara berkelanjutan, Polres Soppeng berharap situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Soppeng tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Polres Soppeng Dorong Pemahaman KUHP–KUHAP Baru melalui Pelatihan Jurnalistik


zonabuser,id, Soppeng-Polres Soppeng terus mendorong peningkatan pemahaman hukum di tengah masyarakat, khususnya terkait pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Jurnalistik dan Sosialisasi KUHP–KUHAP Baru yang digelar Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) Kabupaten Soppeng bekerja sama dengan Polres Soppeng, pada hari Kamis, 5 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WITA di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng. 

Giat tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari insan pers, perwakilan SKPD, guru, aparat desa dan kelurahan, hingga perwakilan kecamatan.

Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang diwakili oleh Kasi Humas Polres Soppeng, AKP H. Husain,S.Sos.,S.H.,M.H. menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan insan pers sangat penting dalam menyampaikan informasi hukum kepada masyarakat secara benar, objektif, dan berimbang.

“Media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman hukum masyarakat. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pemberitaan hukum dapat semakin edukatif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai pemateri utama, Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H. memaparkan secara komprehensif substansi perubahan dalam KUHP dan KUHAP baru. Ia menjelaskan bahwa sistem hukum pidana nasional kini mengalami pergeseran paradigma, dari yang sebelumnya berorientasi pada pembalasan, menuju pendekatan yang lebih humanis dan berkeadilan.

“Penegakan hukum tidak lagi semata-mata bersifat retributif. Saat ini, hukum mengedepankan pendekatan korektif, rehabilitatif, dan restoratif, yaitu tidak hanya menghukum pelaku, tetapi juga memperbaiki perilaku, memulihkan hak-hak korban, serta menjaga keseimbangan keadilan,” jelas AKP Dodie.

Ia menambahkan bahwa dalam konsep restoratif, korban ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses penegakan hukum, dengan tujuan memulihkan kerugian dan dampak yang dialami. Sementara pendekatan rehabilitatif diarahkan untuk membina pelaku agar dapat kembali hidup bermasyarakat dan diterima secara sosial.

“Pada prinsipnya, negara hadir untuk melakukan reintegrasi sosial. Pelaku dibina agar tidak mengulangi perbuatannya, sementara korban tetap mendapatkan perlindungan dan pemulihan,” tambahnya.

AKP Dodie juga menyinggung perubahan signifikan dalam KUHAP baru, khususnya terkait penahanan. Ia menegaskan bahwa penahanan kini diposisikan sebagai upaya terakhir (ultimum remedium) dan harus didasarkan pada alasan yang objektif serta ketentuan hukum yang ketat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana dinamis dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi, sehingga sosialisasi tidak hanya bersifat satu arah, tetapi menjadi ruang dialog yang konstruktif.

Melalui kegiatan ini, Polres Soppeng berharap terbangun kesamaan pemahaman antara penegak hukum, insan pers, dan masyarakat, sehingga ke depan pemberitaan dan pemahaman hukum dapat lebih mencerminkan semangat penegakan hukum yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pemerintah Kelurahan Labessi Gelar Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Kantor

zonabuser,id, Soppeng- Pemerintah Kelurahan Labessi, Kecamatan Marioriwawo, menggelar kegiatan kerja bakti berupa bersih-bersih lingkungan di pekarangan kantor kelurahan, Jumat (6/2/2026).



Dalam kegiatan tersebut dikordinator langsung Lurah Labessi Mursin, S,Sip dan Sekretaris Kelurahan (Seklu) Labessi bersama seluruh staf kelurahan turun langsung membersihkan sampah serta mencabut rumput liar di bahu jalan depan Kantor Lurah Labessi.


“Kegiatan Jumat Bersih ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan. Kami berharap melalui kegiatan rutin ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat terus meningkat,” ujar Lurah Labessi, Mursin, S.IP.


Sementara Seklu Labessi  “Jumat Bersih bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih, kenyamanan dan kesehatan warga tentu akan lebih terjaga,” ungkap Hj. Darmiati, S.Sos.

Kerja bakti ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan kantor sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.


Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan gotong royong, serta diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan sehat.

5 Feb 2026

Daerah Aman dan Damai Adalah Tanggung Jawab Kita Bersama


Ilustrasi Seorang tokoh masyarakat menyampaikan arahan kepada warga dalam suasana kebersamaan, didampingi aparat kepolisian dan TNI. Ilustrasi  ini menggambarkan sinergi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta keharmonisan lingkungan.


zonabuser,id, Soppeng-Keamanan dan ketertiban lingkungan menjadi harapan bersama seluruh elemen masyarakat. Suasana yang aman dan kondusif dinilai sebagai kunci utama terciptanya kehidupan sosial yang harmonis serta mendukung berbagai aktivitas masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat yang mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di lingkungan masing-masing. 

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga memerlukan kesadaran dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat.


“Daerah yang aman dan kondusif tentu menjadi harapan kita semua. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga suasana yang penuh kedamaian,” ujar tokoh masyarakat di kabupaten Soppeng, Kamis 5 Pebruari 2026


Ia menegaskan bahwa sikap saling menghormati, menjaga toleransi, serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik merupakan langkah sederhana namun sangat penting dalam menciptakan ketenteraman bersama

. Selain itu, komunikasi yang baik antarwarga juga dinilai mampu mencegah kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.


Tokoh masyarakat tersebut juga mengapresiasi peran aparat keamanan dan pemerintah setempat yang selama ini aktif menjaga situasi kamtibmas.

 Namun demikian, ia berharap sinergi antara masyarakat, aparat, dan pemerintah dapat terus diperkuat demi terciptanya lingkungan yang nyaman dan damai.


Dengan terciptanya suasana yang aman dan kondusif, diharapkan roda perekonomian, pendidikan, serta aktivitas sosial masyarakat dapat berjalan dengan baik.

 Ia pun mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan demi masa depan daerah yang lebih baik.

Andi Agus PH Rauf Beri Solusi Persoalan Jurnalistik antara Media dan Dunia Pendidikan


zonabuser,id, SOPPENG — Sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHP Baru yang dirangkaikan dengan Pelatihan Jurnalistik digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Andi Makkaraka yang hadir mewakili Bupati Soppeng. Kamis 5 Januari 2026


Dalam kegiatan tersebut, Kasat Reskrim Polres Soppeng menerima berbagai pertanyaan dari peserta terkait aspek hukum, baik yang berkaitan dengan KUHP lama maupun KUHP Baru. Seluruh pertanyaan yang diajukan dijawab secara jelas dan tuntas, sehingga peserta dapat memahami serta mengerti materi hukum yang disosialisasikan.


Sementara itu, Andi Agus PH Rauf memaparkan materi jurnalistik sekaligus memberikan solusi atas persoalan yang kerap dihadapi insan pers saat berinteraksi dengan pihak sekolah dan tenaga pendidik.


Ia menegaskan pentingnya keterbukaan dan komunikasi yang baik antara media dan dunia pendidikan. Disampaikan kepada pihak sekolah, apabila terdapat rekan pers atau jurnalis yang datang ke sekolah, agar disambut dengan baik dan ramah serta dilayani sesuai kebutuhan. 

Pihak sekolah diharapkan dapat memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan untuk kepentingan konfirmasi pemberitaan, dengan tetap berpedoman pada kaidah jurnalistik dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.


Di sisi lain, Andi Agus PH Rauf juga menekankan kepada insan pers agar tetap menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, dengan memperhatikan etika, aturan hukum, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan lembaga pendidikan.


Selain itu, perwakilan Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) lainnya turut memberikan pemahaman kepada peserta terkait peran pers dalam menyampaikan informasi hukum yang edukatif, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved