Warga Cium Bau Menyengat di Kebun, Ternyata Temukan Pelajar Sudah Tak Bernyawa
WAJO— Warga Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di Jalan Sepakat, Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Kapolsek Urban Pitumpanua Polres Wajo, AKP Andi Suhidin, SH, MSi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dari identitas yang ditemukan di saku celana korban, diketahui korban bernama Muh. Algi Aprisal (18), seorang pelajar asal Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu.
“Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di Jalan Sepakat Desa Batu. Identitas korban ditemukan di saku celananya,” ujar AKP Andi Suhidin kepada awak media.
Korban diketahui lahir di Temboe pada 8 Februari 2008 dan berstatus pelajar/mahasiswa.
Sementara itu, saksi yang pertama kali menemukan korban adalah Syarifuddin (50), seorang pekerja swasta yang berdomisili di Desa Bau-bau, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.
Berdasarkan keterangan polisi, penemuan mayat bermula saat Syarifuddin menuju kebun milik almarhum pamannya, H. Made. Saat berada di lokasi, ia mencium bau busuk dan berusaha menelusuri sumber bau tersebut.
Setelah dilakukan pencarian, saksi menemukan seorang laki-laki dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat desa yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Pitumpanua.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Urban Pitumpanua yang dipimpin langsung Kapolsek AKP Andi Suhidin bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka retak pada bagian tengkorak kepala korban serta patah pada tulang kaki sebelah kanan. Polisi juga menemukan sepasang sandal di sekitar lokasi kejadian.
Pihak kepolisian kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Siwa guna dilakukan visum et repertum (VER) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Selain melakukan identifikasi dan meminta keterangan para saksi, polisi juga mengamankan sejumlah barang temuan di TKP serta masih terus menyelidiki penyebab pasti kematian korban.



Posting Komentar