Tulang dan Rambut Ditemukan di Kebun Labessi, Polisi Telusuri Keterkaitannya dengan Nundu
![]() |
| Setelah Tengkorak, Kini Tulang dan Rambut Ditemukan di Lalabenteng Kelurahan Labessi |
SOPPENG — Warga kembali menemukan tulang belulang dan rambut yang diduga milik manusia di sebuah kebun di Lingkungan Lalabenteng, Kelurahan Labessi, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Minggu (23/8/2026).
![]() |
| Foto Saksi-Saksi diPolsek Marioriwawo |
Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA di kebun milik warga bernama Nuharah. Informasi penemuan kemudian disampaikan kepada sejumlah warga hingga akhirnya diteruskan kepada keluarga Nundu, perempuan berusia sekitar 70 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 19 Juli 2026.
Berdasarkan informasi yang diterima, saksi bersama keluarga kemudian mendatangi lokasi dan menemukan tulang serta rambut yang berserakan di area kebun.
Sekitar pukul 14.50 WITA, Pamapta, personel Identifikasi Satreskrim serta personel Polsek Marioriwawo yang dipimpin Kapolsek Marioriwawo AKP Masudi, SH, tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian mengamankan tulang dan rambut yang ditemukan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Barang temuan tersebut selanjutnya diamankan di ruang jenazah RS Latemmamala Soppeng.
Diduga Berkaitan dengan Warga yang Hilang
Dalam laporan kepolisian disebutkan, tulang belulang yang ditemukan diduga kuat berkaitan dengan Nundu, warga Lingkungan Lalabenteng yang sebelumnya dinyatakan hilang pada 19 Juli 2026.
Namun, identitas tersebut belum dapat dipastikan secara resmi dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pencocokan DNA.
Sebelumnya, pada Selasa (11/8/2026), warga juga menemukan tengkorak kepala manusia di sebuah kebun di Lingkungan Lalabenteng. Lokasi tersebut disebut berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan tulang dan rambut kali ini.
Tengkorak yang ditemukan sebelumnya telah diserahkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) pada Rabu (12/8/2026) untuk pemeriksaan. Dalam proses tersebut juga telah disertakan sampel pembanding untuk kepentingan pencocokan DNA.
Dalam penemuan terbaru, warga juga menemukan sebuah kalung. Menurut keterangan salah seorang anak Nundu, kalung tersebut disebut memiliki kemiripan dengan kalung yang biasa dikenakan ibunya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas tulang belulang dan rambut yang ditemukan serta mengetahui keterkaitannya dengan laporan orang hilang sebelumnya.
Polisi juga telah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah TKP sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Redaksi: Informasi ini masih berdasarkan laporan penemuan dan keterangan awal. Identitas tulang belulang belum dinyatakan secara resmi sebagai Nundu sampai hasil pemeriksaan forensik atau DNA diperoleh.
Sumber Polsek Marioriwawo



