BREAKING NEWS

Kapolda Sulsel Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Keterangan foto: Kapolda Sulsel Irjen Pol. M. Awal Chairuddin bersama pejabat utama Polda Sulsel turun langsung mengatur arus lalu lintas di Kota Makassar, Senin (19/10/2026), sebagai wujud pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel turun langsung melakukan penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Makassar, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WITA tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama pada jam sibuk pagi hari ketika aktivitas warga meningkat, termasuk saat berangkat bekerja dan mengantar anak ke sekolah.


Kapolda Sulsel bersama jajaran tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga terlibat langsung mengatur arus kendaraan guna membantu mengurai kepadatan serta menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut, personel Polda Sulsel dibagi menjadi tujuh tim yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di Kota Makassar.

Tim 1 dipimpin Kapolda Sulsel bersama Dirintelkam, Dirsamapta, Dirlantas, dan Dansatbrimob. Tim ini bertugas di sekitar SMP Negeri 3 Makassar, Jalan Baji Gau.


Setelah kegiatan pengaturan lalu lintas, Kapolda Sulsel melanjutkan agenda dengan bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMP Negeri 3 Makassar. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa.

Tim 2 dipimpin Wakapolda Sulsel bersama Dirreskrimsus, Kabid Humas, dan Dirpamobvit, dengan lokasi tugas di Jalan Pasar Ikan, kawasan Kayu Bangkoa.

Tim 3 yang terdiri atas Irwasda, Dirreskrimum, Karumkit, dan Kabid TIK bertugas di Jalan Kajoalido, tepatnya di depan SMA Athirah.


Tim 4 yang melibatkan Karoops, Dirresnarkoba, Kabidlabfor, dan Kaspn ditempatkan di Jalan Gunung Bawakaraeng, kawasan Pasar Terong. Sementara Tim 5 yang terdiri atas Karolog, Dirres PPA dan PPO, Dirpolairud, serta Kasetum bertugas di Jalan Masjid Raya, kawasan Pasar Terong.

Selanjutnya, Tim 6 yang melibatkan Karosdm, Dirbinmas, Kabiddokkes, dan Plt. Kabidpropam melaksanakan pengaturan lalu lintas di Jalan A.P. Pettarani, tepatnya di depan MAN/MTsN.

Adapun Tim 7 yang terdiri atas Karorena, Kabidkeu, Kabidkum, Dirtahti, dan Kayanma bertugas di Jalan Bontolempangan, sekitar SD Mangkura


Usai kegiatan pengaturan lalu lintas, masing-masing tim melanjutkan agenda dengan bertindak sebagai inspektur upacara di sejumlah sekolah di Kota Makassar.

Kehadiran para pejabat utama bersama personel kepolisian di lapangan menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan yang responsif dan humanis. Kegiatan tersebut diharapkan membantu masyarakat menjalankan aktivitas pagi dengan aman, nyaman, dan lancar.

Kapolda Sulsel menegaskan bahwa kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan sekaligus upaya membangun kedekatan dengan warga.

“Ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas pagi dengan aman, nyaman, dan lancar.

Kapolda Sulsel menegaskan bahwa kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan sekaligus upaya membangun kedekatan dengan warga.

“Ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan,” ujarnya.

Melalui program dan tagline “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolda menekankan bahwa masyarakat harus menjadi orientasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Personel Polri, menurutnya, dituntut untuk hadir, mendengarkan aspirasi, memberikan pelayanan, serta melindungi masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga menegaskan pentingnya menghadirkan Polda Sulawesi Selatan yang semakin dekat dengan masyarakat, mengedepankan empati dalam pelayanan, menjaga kewaspadaan, menegakkan hukum secara adil, dan menyelesaikan persoalan melalui kolaborasi.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sulsel terus mendorong penerapan semangat EWAKO, yakni Empati, Waspada, Adil, dan Kolaboratif, dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Semangat itu diwujudkan melalui pelayanan yang mengedepankan kepedulian, kesiapsiagaan, keadilan, serta sinergi antara kepolisian dan masyarakat.