All Posts - ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI
-->

10 Jan 2026

Akses Soppeng–Labokong Terancam, Jembatan Cenrana Alami Kerusakan




zonabuser,id, SOPPENG — Masyarakat yang melintas dari Soppeng Kota menuju Labokong atau Leworeng, maupun sebaliknya, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

 Pasalnya, Jembatan Cenrana saat ini mengalami kerusakan pada bagian bantalan timur yang dilaporkan patah ucap salah satu Warga melalui video di wathsapp, Sabtu 10 Januari 2026


Akibat kondisi tersebut, kendaraan roda empat disarankan tidak melintasi jembatan dan diminta untuk menggunakan jalur alternatif melalui Tajuncu atau Ganra guna menghindari risiko kecelakaan.


Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat melintas, namun dengan catatan harus ekstra hati-hati.

 Kondisi jembatan dilaporkan miring ke arah timur serta bergoyang saat dilewati kendaraan, sehingga pengendara diminta melaju pelan dan menjaga jarak aman.


Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan peninjauan dan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan, mengingat jembatan tersebut merupakan akses penting penghubung antarwilayah di Kabupaten Soppeng.

Sumber Warga 

Tiga Pilar Desa Barae Fasilitasi Mediasi Sengketa Tanah Warisan, Disepakati Secara Kekeluargaan

foto Tiga Pilar Desa Barae bersama unsur pemerintah desa berhasil memediasi sengketa tanah kapling perumahan 


zonabuser,id, SOPPENGTiga Pilar Desa Barae bersama unsur pemerintah desa berhasil memediasi sengketa tanah kapling perumahan yang terjadi di lingkungan keluarga warga Desa Barae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, pada Sabtu (10/1/2026).

Mediasi tersebut berlangsung sekitar pukul 09.30 WITA dan dipusatkan di Kantor Desa Barae. Kegiatan ini melibatkan Tiga Pilar Desa Barae Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades 

Juga Kepala Dusun, serta Ketua RW dan RT setempat sebagai bentuk upaya penyelesaian permasalahan secara kekeluargaan dan musyawarah mufakat.


Permasalahan yang dimediasi berkaitan dengan tanah kapling perumahan yang merupakan warisan orang tua dan terletak di Paladeng, Dusun Walimpong, Desa Barae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

 Tanah tersebut rencananya akan dijual oleh salah satu ahli waris, perempuan Snr  kepada pihak lain, sehingga memunculkan keberatan dan perbedaan pendapat di antara saudara kandungnya.


Dalam mediasi tersebut, pihak perempuan Snr dipertemukan dengan saudara-saudaranya, yakni lelaki  inisial Arf, lelaki Nrd, perempuan Tsm  dan lelaki Shd Seluruh pihak diberi kesempatan menyampaikan pendapat, pandangan, serta solusi yang diinginkan masing-masing dengan pendampingan aparatur desa.


Setelah melalui proses dialog yang berlangsung secara terbuka dan kondusif, para pihak akhirnya mencapai kesepakatan bersama. 

Hasil mediasi menyepakati bahwa perempuan Snr menjual bagian tanah warisan miliknya kepada salah satu saudaranya, lelaki Nrd, dengan nilai transaksi sebesar Rp18.000.000 (delapan belas juta rupiah).


Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk surat pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh para pihak terkait serta disaksikan oleh aparatur desa sebagai bentuk penguatan administrasi dan pencegahan potensi sengketa lanjutan di kemudian hari.

Pihak pemerintah desa menyampaikan bahwa mediasi ini merupakan wujud peran aktif aparatur desa dalam menjaga ketertiban, keharmonisan sosial, serta penyelesaian masalah warga secara damai dan kekeluargaan.


Selama pelaksanaan mediasi, situasi berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya insiden. Seluruh pihak yang terlibat menerima hasil kesepakatan dengan itikad baik dan komitmen untuk saling menghormati keputusan yang telah diambil bersama.

9 Jan 2026

Menjelang Salat Jumat, Satlantas Polres Wajo Gelar Polantas Menyapa dan Bagikan Nasi Kotak

Foto Satlantas Polres Wajo

zonabuser,id, WAJO - Menjelang pelaksanaan salat Jumat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wajo menggelar kegiatan Polantas Menyapa yang dirangkaikan dengan program Jumat Berkah di Masjid Nurul Amin, Amessangeng, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum salat Jumat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat. Dalam kegiatan itu, personel Satlantas Polres Wajo membagikan nasi kotak kepada jamaah dan warga sekitar masjid.

Selain berbagi, petugas juga menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas secara persuasif. Imbauan itu meliputi pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Kegiatan Polantas Menyapa ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Wajo AKP Riyanda Putra, S.Tr.K., S.I.K., M.H, bersama sejumlah perwira dan personel Satlantas. Program tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat pendekatan humanis dan menjalin kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan,” ujar Riyanda.

Menurut dia, rangkaian kegiatan diawali dengan kebersamaan bersama masyarakat sebelum pelaksanaan salat Jumat berjamaah sebagai wujud silaturahmi dan pendekatan spiritual Polri.

Selain pembagian nasi kotak dan penyampaian imbauan keselamatan berlalu lintas, personel Satlantas Polres Wajo juga melakukan pengaturan serta pengawasan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan untuk memastikan kelancaran lalu lintas di pusat Kota Sengkang.

AKP Riyanda berharap, kegiatan Polantas Menyapa dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Harapannya, citra Polantas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat semakin dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata dia.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kanit Regident Satlantas Polres Wajo Ipda Dimas Adji Saputra, S.Tr.K., Kanit Turjawali Ipda Fajri, S.Kom., M.Ap, serta personel Unit Regident dan Unit Turjawali Satlantas Polres Wajo.

**KASI HUMAS POLRES WAJO**

Mahasiswa STAI Al-Gazali Soppeng Resmi Pamit Usai Dua Bulan KKN di Kecamatan Citta

Foto kegiatan perpisahan KKN Al-Gazali di Kecamatan Citta

zonabuser,id, SOPPENG — Setelah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama dua bulan, mahasiswa-mahasiswi STAI Al-Gazali Soppeng secara resmi menggelar kegiatan perpisahan di Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pelepasan resmi oleh Camat Citta, Mustafa, S.H., M.H., Jumat (9/11/2026).


Pemerintah Kecamatan Citta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKN Mahasiswa STAI Al-Gazali Angkatan XXXII Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung dua bulan dengan baik dan lancar,  para mahasiswa terbagi dalam empat posko, masing-masing di Desa Citta, Desa Kampiri, Desa Labae, dan Desa Tinco.


“Kami telah melakukan monitoring selama pelaksanaan KKN. Alhamdulillah, kegiatan berjalan sukses dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat setempat.

 Hubungan silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan pemerintah desa juga terjalin dengan sangat baik,” ujar Camat Citta, Mustafa, SH,MH kepada media.


Sementara itu Mahasiswa KKN STAI Al-Gazali Posko V Desa Citta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa Citta, serta unsur keamanan yang telah memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan KKN.


“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja sama semua pihak sehingga kegiatan KKN dapat berjalan lancar selama dua bulan. Kami juga memohon maaf apabila selama menjalankan KKN terdapat tutur kata atau sikap yang kurang berkenan,” ungkap para mahasiswa-mahasiswi Posko V Desa Citta.


Kepala Desa Citta, Muhammad Hamka, S.Sos., turut memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN STAI Al-Gazali. Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.


“Kegiatan anak-anak KKN Al-Gazali sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga dan ke depannya para mahasiswa dapat sukses dalam karier serta prestasi,” ucapnya.


Selama pelaksanaan KKN, berbagai program kerja telah dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya, baik oleh pemerintah desa maupun masyarakat, sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Tahun 2025 CV Tapak Buana Proyek Rp1,1 Miliar di Soppeng Pekerjannya di Plafon Sekolah Gunakan Campuran Kayu dan Hollow


Foto pada tanggal 16 November 2025

zonabuser,id, SOPPENG – Tahun 2025 CV Tapak Buana Proyek Rp1,1 Miliar di Soppeng  Pekerjannya di Plafon Sekolah Gunakan Campuran Kayu dan Hollow dipertanyakan masyarakat.


 Lokasi proyeknya yang  berada di Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang terletak di samping lapangan sepak bola Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.  Saat tim media melakukan peninjauan langsung ke lokasi, ditemukan pekerjaan plafon sekolah menggunakan material campuran antara rangka kayu dan hollow.


Secara visual, pemasangan plafon tampak tidak rapi dan belum tertutup sepenuhnya, serta tidak mencerminkan standar pekerjaan bangunan sekolah dengan anggaran besar.
Ketika dikonfirmasi di lokasi, Yusuf, selaku mandor proyek, menyampaikan bahwa penggunaan kayu pada rangka plafon merupakan instruksi langsung dari pihak pelaksana proyek.


“Ini dari penyampaian proyek, kalau kayu plafon masih bagus tidak usah diganti,” ujar Yusuf kepada tim media, 16 November 2025.


Diketahui, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Tapak Buana dengan pengawasan teknis dari PT Abitama Karya Konsultan.


Yusuf juga menjelaskan bahwa proyek pendidikan bernilai miliaran rupiah tersebut mencakup enam (6) sekolah di kawasan wilayah Marioriwawo  dengan alokasi anggaran sekitar seratus juta rupiah lebih untuk setiap sekolah.


“Satu sekolah dapat anggaran sekitar seratus juta lebih,” jelasnya.


Namun penjelasan tersebut tidak sepenuhnya meredakan kekhawatiran masyarakat.

 Warga mempertanyakan dasar teknis penggunaan material campuran dan meminta pihak pelaksana serta konsultan pengawas memberikan penjelasan terbuka terkait spesifikasi teknis dan progres pekerjaan.


“Dengan anggaran sebesar itu, mestinya kualitasnya terlihat. Ini fasilitas untuk anak-anak sekolah, bukan proyek coba-coba,” keluh salah seorang warga.


Masyarakat menegaskan bahwa proyek pendidikan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai kontrak, bukan sekadar mengejar penyelesaian fisik tanpa memperhatikan mutu bangunan.

 Mereka juga mendesak pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi proyek tersebut agar tidak berdampak buruk bagi siswa dan tenaga pendidik di masa mendatang.


Analisis Teknis Pekerjaan Plafon Berdasarkan Foto Lokasi
Berdasarkan hasil pengamatan visual di lapangan, ditemukan sejumlah indikasi teknis sebagai berikut:


1. Penggunaan Material Campuran (Kayu dan Hollow)

Rangka plafon didominasi kayu dengan beberapa batang hollow sebagai sisipan. Pola pemasangan hollow tidak merata dan tidak membentuk struktur rangka plafon modern yang umum digunakan pada bangunan sekolah.


2. Kondisi Rangka Plafon

Beberapa kayu terlihat memiliki perbedaan warna, yang mengindikasikan variasi usia atau kualitas material. Selain itu, tidak tampak penggunaan bracket logam pada sambungan rangka, sehingga kekuatan struktur patut dipertanyakan.


3. Celah Terbuka dan Potensi Risiko

Pada bagian tertentu terlihat celah terbuka menuju area atap, yang berpotensi menjadi jalur masuk debu, air, atau hewan kecil jika tidak ditutup dengan baik.


Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pelaksana proyek maupun konsultan pengawas terkait spesifikasi teknis dan kualitas pekerjaan. Tim media telah melakukan konfirmasi kepada Yusuf (mandor) pada 16 November 2025, namun belum memperoleh keterangan lanjutan dari pihak berwenang.

Dari Jalan Rusak ke Jalan Mulus, Senyum Warga Leworeng Jadi Bukti Nyata Janji Bupati dan Wakil Bupati Soppeng Terealisasi


zonabuser,id, SOPPENG — Janji Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk meningkatkan infrastruktur jalan di Desa Leworeng akhirnya terealisasi. Pada Rabu (7/1/2026), jalan yang selama puluhan tahun dinantikan masyarakat tersebut kini telah rampung dibangun dan dapat dinikmati oleh warga setempat.


Sebagai wujud rasa syukur dan apresiasi, masyarakat Desa Leworeng memasang spanduk ucapan terima kasih kepada Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE dan Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle di sisi jalan yang baru selesai dikerjakan. 

Spanduk yang berdiri di tengah hamparan persawahan itu menjadi simbol kebahagiaan warga atas terwujudnya akses jalan yang kini jauh lebih baik.

“Alhamdulillah, jalan yang selama ini kami tunggu akhirnya selesai dibangun. Sekarang aktivitas warga, khususnya petani, jadi lebih lancar. Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Soppeng,” ujar salah seorang warga Desa Leworeng.


Perbaikan jalan ini dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat, khususnya para petani, dalam memperlancar distribusi hasil pertanian serta meningkatkan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sebelumnya, kondisi jalan yang kurang memadai kerap menjadi kendala utama bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat desa. Dengan kondisi jalan yang kini mulus dan layak, diharapkan roda perekonomian warga dapat bergerak lebih optimal.


Salah seorang warga Desa Leworeng menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam menepati janji kepada masyarakat.

“Puluhan tahun kami menantikan jalan ini. Sekarang sudah bagus dan sangat membantu kami membawa hasil panen. Ini benar-benar membuat masyarakat merasa diperhatikan,” kata warga Leworeng.


Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan akan terus berkomitmen melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Dengan terealisasinya pembangunan jalan di Desa Leworeng, masyarakat berharap perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur desa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

TNI bersama Warga Gelar Karya Bakti Pembersihan Saluran Irigasi di Desa Donri-Donri


zonabuser,id, Soppeng -Karya Bakti Pembersihan Saluran Irigasi Pincenge yang berlokasi di Desa Donri-Donri, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng. Jumat 9 Januari 2026

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Danposramil Donri-Donri beserta anggota, Kepala Dusun Tajuncu, para Kelompok Tani (Poktan) Tajuncu, serta warga setempat. 

Karya bakti tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelancaran fungsi saluran irigasi guna menunjang sektor pertanian.


Adapun sasaran kegiatan difokuskan pada pembersihan Saluran Irigasi Pincenge sepanjang kurang lebih 100 meter, yang sebelumnya mengalami penyumbatan akibat endapan lumpur dan sampah.

Berkat kerja sama dan semangat gotong royong seluruh peserta, kegiatan karya bakti selesai pada pukul 09.30 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.


Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan aliran air irigasi serta mendukung produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Desa Donri-Donri.

Video Rumah Rusak di Palanro Barru Beredar, Penyebab Masih Belum Diketahui



Keterangan// Foto diambil dari https://www.facebook.com/share/r/1Gng8QjLXa/

zonabuser,id, Barru — Sebuah video yang memperlihatkan kondisi beberapa rumah warga dengan atap rusak di Palanro, Kabupaten Barru, beredar luas di media sosial pada Jumat pagi, 9 Januari 2026, sekitar pukul 07.00 Wita.


Dalam video tersebut tampak sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab kerusakan yang terjadi. 

Video yang beredar juga tidak merinci jumlah rumah terdampak, serta belum menjelaskan adanya korban atau warga yang mengalami kerugian akibat peristiwa tersebut.


Selain itu, media yang pertama kali menayangkan video tersebut belum menyampaikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian maupun faktor penyebab kerusakan, apakah dipicu oleh cuaca ekstrem atau sebab lainnya.



Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah maupun BPBD Kabupaten Barru terkait kejadian tersebut.

© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved