Reses HKA : Suara Masyarakat Adalah Perintah, Siap Diwujudkan di DPRD
zonabuser. id.Soppeng-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) V Marioriwawo, HKA (H. Kusman Aras, SE,) menggelar kegiatan reses masa persidangan Tahun Sidang 2025–2026. Kegiatan tersebut berlangsung di sebelah selatan Pasar Sentral Takkalala, Kabupaten Soppeng. Selasa 21 April 2026
Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolsek Marioriwawo AKP Mas Udi, Pj Lurah Tettikenrarae A. Parenrengi, S.IP, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda serta masyarakat setempat
![]() |
| Foto Saat Penyampaian Aspirasi |
Kegiatan reses dipandu oleh Hendra sebagai moderator.
Sebelum warga menyampaikan aspirasi, H. Kusman Aras terlebih dahulu menjelaskan fungsi dan tujuan dilaksanakannya reses oleh anggota dewan, yakni sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung serta menjadi jembatan antara kebutuhan warga dengan kebijakan pemerintah daerah.
Setelah pemaparan tersebut, forum kemudian dibuka untuk masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya usulan yang disampaikan.
Beberapa aspirasi utama yang disampaikan warga antara lain terkait kondisi gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu yang dinilai belum menentu, permintaan perhatian terhadap keselamatan anak-anak di jalan khususnya di area zebra cross, persoalan saluran irigasi (jembes) yang tersumbat sampah, serta usulan pengadaan sumur bor untuk kebutuhan pertanian.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Soppeng, H. Kusman Aras, menyampaikan bahwa aspirasi terkait P3K telah dibahas dalam Badan Anggaran (Banggar).
Ia menjelaskan bahwa penggajian P3K berada di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yang juga akan melakukan penilaian sesuai tempat kerja pegawai.
“Harapan kita, kerja sama antara DPRD dan pemerintah daerah bisa terus memperjuangkan nasib P3K agar lebih baik ke depan,” ujarnya.
“Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk mendengar, tetapi memastikan setiap aspirasi dicatat, diperjuangkan, dan ditindaklanjuti secara nyata.”
Terkait permintaan zebra cross, ia menyatakan akan meneruskan aspirasi tersebut kepada instansi yang berwenang. Sementara itu, persoalan irigasi akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama kelompok tani setempat.
Adapun usulan sumur bor, ia menegaskan bahwa harus diajukan melalui proposal resmi.
Kegiatan reses berlangsung lancar dan penuh partisipasi masyarakat yang berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat segera direalisasikan melalui program pemerintah daerah.





Posting Komentar