BREAKING NEWS


 

Babinsa Koramil 1423-04/Liliriaja Bantu Warga Padamkan Kebakaran Kebun Jati di Desa Timusu

Soppeng – Babinsa Koramil 1423-04/Liliriaja, Sertu Nasruddin, bersama anggota Polsek Liliriaja, Bhabinkamtibmas, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Liliriaja, dan warga berjibaku memadamkan kebakaran yang melanda kebun jati milik warga di Kampung Lobo, Dusun Lebbae, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Senin (24/8/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.10 WITA oleh pemilik kebun, Hamsah (60). Saat itu, Hamsah sedang bekerja di sawah yang lokasinya tidak jauh dari kebun. Ia kemudian melihat kepulan asap dari arah kebunnya dan segera menuju lokasi untuk memastikan sumber api.

Setibanya di lokasi, Hamsah berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, api dengan cepat merambat akibat kondisi lahan yang dipenuhi ranting dan dedaunan kering.

Melihat api semakin membesar, Hamsah kemudian meminta bantuan kepada Babinsa Desa Timusu.

Sekitar pukul 12.15 WITA, istri Hamsah, Jumriati, menghubungi Unit Damkar Kecamatan Liliriaja untuk meminta bantuan. Lima menit kemudian, sekitar pukul 12.20 WITA, satu unit mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga.

Petugas gabungan terus berupaya mengendalikan kobaran api untuk mencegahnya merambat ke area perkebunan dan lahan di sekitarnya.

Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan selama beberapa jam, api beserta sisa bara berhasil dikendalikan. Kondisi di lokasi dinyatakan aman sekitar pukul 15.10 WITA.

Akibat kebakaran tersebut, sekitar 2 hektare lahan kebun yang ditanami pohon jati terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun personel yang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

Kebakaran diduga dipengaruhi kondisi cuaca yang panas dan kering serta banyaknya daun dan ranting kering di sekitar lokasi yang membuat api mudah menyebar. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Babinsa Koramil 1423-04/Liliriaja mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat cuaca panas dan kering.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di sekitar perkebunan maupun lahan yang dipenuhi vegetasi kering.

“Kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering,” demikian imbauan Babinsa.