PROMOSIKAN USAHA ANDA DI SINI!

Ingin kegiatan atau bisnis Anda dikenal luas?
Kami siap bantu publikasinya 🙏

📢 Tayang di media online
📢 Permanen & bisa muncul di Google

Hubungi Kami Sekarang!
082193438249

🌐 Zonabuser.id



Antrean Mobil di SPBU Takalala Meningkat, Bukan Karena Pelayanan Buruk tapi Lonjakan Kendaraan

Saat pengambilan foto media berada diluar area SBPU (dijalan raya)


ZONA BUSER ,Soppeng — Antrean panjang kendaraan di SPBU Takalala belakangan ini bukan disebabkan oleh buruknya pelayanan ataupun adanya penyimpangan prosedur, melainkan karena jumlah kendaraan yang terus meningkat setiap harinya.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu staf yang dipercaya pemilik SPBU Takalala. Ia menjelaskan bahwa suplai BBM yang datang setiap hari, baik 8.000 liter maupun 16.000 liter, selalu habis terjual dalam waktu singkat.

“Pengisian di SPBU Takalala, baik 8.000 liter maupun 16.000 liter dalam satu hari, biasanya habis melayani kendaraan,” ujarnya.
“Kehabisan solar terjadi karena semakin banyak kendaraan,” tambahnya. Jumat 5 Desember 2025

Sementara itu, para sopir mobil yang ditemui di lokasi mengakui bahwa antrean memang panjang, namun mereka tetap menunggu dengan sabar.

“Iya benar, memang banyak antre. Tapi kami tetap sabar menunggu giliran, tidak ada keluhan,” jelas salah satu sopir.

Dalam pantauan media di lapangan, tidak ditemukan hal-hal yang menjadi sorotan negatif. Aktivitas pengisian BBM di SPBU Takalala berjalan aman, tertib, dan lancar.


Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Antrean Mobil di SPBU Takalala Meningkat, Bukan Karena Pelayanan Buruk tapi Lonjakan Kendaraan
  • Antrean Mobil di SPBU Takalala Meningkat, Bukan Karena Pelayanan Buruk tapi Lonjakan Kendaraan
  • Antrean Mobil di SPBU Takalala Meningkat, Bukan Karena Pelayanan Buruk tapi Lonjakan Kendaraan
  • Antrean Mobil di SPBU Takalala Meningkat, Bukan Karena Pelayanan Buruk tapi Lonjakan Kendaraan
  • Antrean Mobil di SPBU Takalala Meningkat, Bukan Karena Pelayanan Buruk tapi Lonjakan Kendaraan
  • Antrean Mobil di SPBU Takalala Meningkat, Bukan Karena Pelayanan Buruk tapi Lonjakan Kendaraan