Musda XI Golkar Sulsel Rampung, Mengapa DPD II Golkar Soppeng Tak Masuk Tim Formatur? | ZONABUSER.ID Musda XI Golkar Sulsel Rampung, Mengapa DPD II Golkar Soppeng Tak Masuk Tim Formatur? - https://www.zonabuser.id

Musda XI Golkar Sulsel Rampung, Mengapa DPD II Golkar Soppeng Tak Masuk Tim Formatur?

MAKASSAR -Sesuai mekanisme organisasi, Tim Formatur berjumlah lima orang yang terdiri atas Ketua DPD I terpilih sebagai ketua formatur, satu perwakilan DPP Partai Golkar, dua perwakilan DPD II, serta satu unsur organisasi sayap (KINO/Ormas).

Adapun susunan Tim Formatur DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031 adalah:

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai Ketua Formatur.

Muhidin M. Said mewakili DPP Partai Golkar.

Andi Fashar Padjalangi, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bone, mewakili DPD II.

Patahudding, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Luwu, mewakili DPD II.

Salwa Mochtar dari Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sulsel mewakili organisasi sayap.

Komposisi tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, sempat disebut-sebut sebagai salah satu figur yang berpeluang mengisi posisi formatur. Di kalangan Ketua DPD II se-Sulawesi Selatan, namanya dinilai memiliki peluang setelah aktif membangun komunikasi dan menjembatani koordinasi antarwilayah menjelang Musda.

Meski demikian, hasil sidang pleno menetapkan Andi Fashar Padjalangi dan Patahudding sebagai dua wakil DPD II dalam Tim Formatur. Keduanya dinilai memiliki peran penting dalam menjaga dinamika dan kondusivitas jalannya Musda hingga tercapai kesepakatan secara musyawarah mufakat.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mengenai pertimbangan spesifik mengapa DPD II Golkar Soppeng tidak masuk dalam susunan Tim Formatur. Karena itu, alasan di balik keputusan tersebut masih belum dijelaskan secara resmi.

Dengan terbentuknya Tim Formatur, proses penyusunan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031 kini menjadi tanggung jawab IAS bersama empat anggota formatur lainnya. Penyusunan kepengurusan akan dilakukan secara kolektif sesuai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta Peraturan Organisasi Partai Golkar.

Baca juga
Tersalin!

Posting Komentar