“Lorong Janji” Jadi Tamparan Infrastruktur, Warga Tompoe Menagih Bukti
![]() |
| Foto Liputan Tim Media Zonabuser.id |
SOPPENG — Berbicara tentang warga berarti berbicara tentang masyarakat yang hidup dalam satu wilayah, mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan. Setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, termasuk menyuarakan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari.
![]() |
| Tulisan Lorong Janji |
Salah satu aspirasi tersebut datang dari warga Tompoe, Desa Watu Toa, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng. Warga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi jalan lorong yang menjadi akses penghubung menuju Kalempang, Desa Marioritengah.
Menariknya, di salah satu titik jalan tersebut terdapat tulisan “LORONG JANJI” yang cukup menyita perhatian.
Penasaran dengan maksud tulisan tersebut, tim media kemudian menemui Kepala Dusun (Kadus) Tompoe, Indra, untuk meminta penjelasan.
Indra mengatakan, tulisan “Lorong Janji” dipasang karena warga setempat mengaku sudah berulang kali mendapatkan janji terkait perbaikan maupun pengaspalan jalan tersebut.
“Tulisan itu dipasang karena warga setempat sudah berulang kali dijanjikan untuk pengaspalan atau perbaikan jalan,” tutur Indra.
Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa pihak yang dimaksud warga sebagai pemberi janji tersebut. Karena itu, tulisan “Lorong Janji” lebih tepat dipandang sebagai bentuk kritik sekaligus ekspresi harapan masyarakat terhadap perhatian pemerintah.
Berdasarkan penelusuran tim media, warga pada dasarnya tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya berharap akses jalan tersebut dapat dibenahi sehingga lebih nyaman dan aman untuk dilalui.
Terlebih, jalan tersebut memiliki potensi strategis karena menjadi salah satu akses menuju Air Terjun Taumette, yang disebut sebagai salah satu destinasi wisata baru di wilayah tersebut.
Jika akses jalan diperbaiki, bukan hanya aktivitas warga yang terbantu. Infrastruktur yang lebih baik juga berpotensi mendukung perkembangan destinasi wisata serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Kini, “Lorong Janji” menjadi simbol harapan warga Tompoe: apakah janji perbaikan jalan tersebut akan kembali menjadi sekadar tulisan, atau benar-benar diwujudkan menjadi pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat.
Warga pun berharap pemerintah terkait dapat melihat langsung kondisi jalan tersebut dan memberikan solusi nyata sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.



