Makassar
-->

12 Feb 2026

SAKIP dan ZI AWARD 2025, Biro SDM Polda Sulsel Berhasil Raih WBBM



zonabuser,id, Makassar – Sulsel, Komitmen Biro SDM Polda Sulsel dalam mengakselerasi reformasi birokrasi kembali menorehkan prestasi dengan diraihnya predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Rabu (11/2/2026).

Penghargaan prestisius ini diumumkan dalam forum SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Award 2025 yang digelar di Jakarta dan diikuti secara daring oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulsel Briggjen Pol Nasri, SIK, bersama Irwasda, Karo SDM dan pejabat utama Polda Sulsel serta Tim Pembangunan ZI-WBBM, dan para personel Biro SDM Polda Sulsel.

Dalam sambutannya, Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa reformasi birokrasi menjadi fondasi strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang kuat, transparan, dan berintegritas sekaligus menempatkan SAKIP dan pembangunan Zona Integritas sebagai instrumen penting dalam transformasi kinerja birokrasi.

Pembangunan Zona Integritas ditegaskan oleh Menteri PANRB merupakan instrumen konkret untuk membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pelayanan publik. Pada tahun 2025, sebanyak 297 instansi pemerintah berpartisipasi dalam program ini, dan 133 unit kerja berhasil meraih predikat WBK dan/atau WBBM. Biro SDM Polda Sulsel menjadi salah satu unit kerja yang dinilai memenuhi standar ketat tersebut.

“Predikat WBBM bukan sekadar capaian simbolik, melainkan representasi dari sistem manajemen kinerja yang terukur, penguatan pengawasan internal, penataan tata laksana, serta peningkatan kualitas layanan publik yang berdampak nyata.” Terang Menpan RB

Menteri PANRB mengingatkan bahwa penghargaan ini juga harus dimaknai sebagai komitmen berkelanjutan. Para penerima apresiasi diharapkan mampu menjaga standar integritas, memperkuat orientasi pada hasil dan dampak, serta tampil sebagai role model dan agen perubahan di lingkungan pemerintahan masing-masing.

Predikat WBBM tersebut menjadi tonggak strategis dalam transformasi kelembagaan Biro SDM Polda Sulsel, Capaian ini sekaligus merepresentasikan dukungan konkret terhadap agenda reformasi Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan,  profesional, kredibel, dan responsif terhadap dinamika serta kebutuhan masyarakat dan personel

Biro SDM Polda Sulsel telah berjuang selama 2 tahun dalam meraih predikat WBBM, Alhamdulillah dengan kerja keras kami bisa berhasil meraih tahun ini. Tentunya dengan capaian ini kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan transparan dan sepenuh hati, Terimakasih kepada seluruh personel Biro SDM Polda Sulsel atas semangat kerja yang telah diberikan menjadi agen perubahan untuk menjadi lebih baik. Ucap Karo SDM Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, MH

11 Feb 2026

Tak Ada Kabar Sejak dari Jeneponto, Suami Cari Istri dan Anak yang Diduga Hilang di Makassar

Sumber Foto (celebes.inews.id)

zonabuser,id, Makassar – Seorang pria bernama Muhammad Taufik datang jauh dari Kendari, Sulawesi Tenggara, ke Makassar untuk mencari keberadaan istrinya, Sari Amelia Putri, dan anak perempuannya, Ilsa Nisa Sahra, yang diduga menghilang secara misterius sejak akhir Januari 2026.


Hingga kini, keberadaan ibu dan anak tersebut belum diketahui setelah terakhir kali dilaporkan menumpangi kendaraan umum dari Jeneponto menuju Makassar.


Muhammad Taufik menuturkan, istrinya berpamitan dari rumah keluarga di Kambutta Toa, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, dengan alasan hendak kembali ke Makassar bersama anak keduanya. Namun, sejak keberangkatan itu, komunikasi terputus.


“Awalnya sepupu saya di Jeneponto bilang kalau istri saya mau ke Makassar. Tapi setelah itu saya hubungi, nomor HP-nya sudah tidak aktif,” ujar Taufik kepada iNews Celebes, di Makassar.

Taufik yang saat itu berada di Kendari kemudian menghubungi sopir kendaraan daerah yang mengantar istrinya. Dari keterangan sopir, Sari Amelia Putri dan anaknya tidak turun di rumah keluarga di Tamanyeleng, Desa Taeng, Kabupaten Gowa, melainkan diturunkan di Terminal Malengkeri, Makassar.


“Sopir bilang istri saya turun di Terminal Malengkeri sama anaknya. Katanya ada yang jemput naik motor, orangnya kurus, tinggi, tapi sopir tidak kenal karena pakai helm,” jelasnya.
Sejak saat itu, keberadaan Sari Amelia Putri dan Ilsa Nisa Sahra tidak diketahui. Nomor telepon Sari juga dilaporkan sudah tidak aktif sejak keberangkatan dari Jeneponto.


Bahkan, keesokan harinya Taufik sempat menerima pesan singkat yang meminta agar dirinya tidak melakukan pencarian. Namun, setelah pesan tersebut diterima, nomor pengirim kembali tidak bisa dihubungi.
“Besok siangnya sekitar setengah 12, ada yang chat saya bilang janganmi kita carika karena sama maka ini sekarang. Saya telepon, sudah tidak aktif,” ungkapnya.

Merasa cemas, Taufik berangkat ke Sulawesi Selatan pada Selasa (3/2/2026) dan telah tiga malam berada di Makassar untuk mencari istri dan anaknya.

Upaya pencarian juga ditempuh melalui jalur kepolisian. Ia sempat melapor ke Polres Jeneponto, namun diarahkan ke wilayah Makassar karena lokasi terakhir korban berada di Terminal Malengkeri. Taufik kemudian mendatangi Polsek Rappocini pada Kamis (5/2/2026) sebelum akhirnya diarahkan ke Polsek Tamalate.

“Katanya bisa dibantu cek CCTV, pelacakan nomor sampai IMEI. Tapi HP istri saya memang sudah tidak aktif sejak dari Jeneponto,” katanya.

Muhammad Taufik dan Sari Amelia Putri diketahui telah menikah sejak 2016 dan selama ini tinggal bersama di Kendari. Mereka memiliki dua anak, namun anak pertama telah meninggal dunia. Taufik mengaku istrinya tidak pernah menyampaikan rencana ke Makassar sebelum berpamitan pulang kampung ke Jeneponto.

Ia berharap masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Sari Amelia Putri dan Ilsa Nisa Sahra dapat segera melapor ke pihak kepolisian terdekat.

“Baru-baru juga saya transferkan uang Rp500 ribu. Saya berharap istri dan anak saya bisa segera ditemukan dan kami kembali berkumpul sebagai keluarga,” pungkasnya.

Sumber: celebes.inews.id

5 Feb 2026

Polda Sulsel Hadir di Lahan Petani, Bulog Gandeng Polri Serap Jagung 306,85 Ton



zonabuser,id, Makassar – Sulsel,  Pimpinan Perum Bulog Sulselbar Fahrozi mengatakan akan menggendeng Polda Sulsel untuk mengejar target penyerapan jagung pada tahun 2026. 

Sinergi dengan Polda Sulsel dinilai sangat krusial karena kehadiran aparat di lapangan membantu pengawasan, pendampingan petani, serta kelancaran distribusi sehingga penyerapan jagung dapat berjalan efektif.

Dengan demikian, dalam dua tahun surplus produksi dan konsumsi jagung meningkat 23,2 persen dari 307,4 ribu ton bertambah menjadi 463,9 ribu ton. Apalagi terdapat kontribusi Polri terhadap produksi jagung mencapai 3,5 juta ton atau 20 persen dari produksi jagung nasional di 2025.

Diketahui, Polda Sulsel melalui gugus tugas ketahanan pangan mendapat arahan dari Kapolri melalui As SDM agar melakukan penanaman jagung dalam rangka membangun sistem pangan yang tangguh, efisien, dan berpihak pada petani pada kuartal 1 tahun 2026

Perintah tersebut telah ditindaklanjuti dengan telah menaman jagung seluas 812 Hektar pertanggal 5 Februari 2026 dan telah menyerap jagung pada gudang bulog sebanyak 306,85 Ton.

Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, MH menyatakan bahwa penyerapan jagung ke bulog merupakan bentuk kerjasama Polda Sulsel dalam mendukung ketahanan pangan.

”Polda Sulsel dengan polisi penggeraknya telah melakukan pemantauan terhadap hasil panen jagung diwilayah sulawesi selata dan memastikan penyerapan akan dilakukan oleh Bulog masing-masing Kabupaten/Kota ucapnya.

Sampai saat ini hasil jagung telah diserap Bulog ulselbar sebanyak 308,85 Ton dan ini akan terus bertambah setiap harinya. Tutupnya.

4 Feb 2026

Polda Sulsel Gelar Sosialisasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025 kepada Anggota Polri


zonabuser,id, Makassar- Polda Sulawesi Selatan menggelar kegiatan sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), bertempat di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Rabu (04/02/2026).

Kegiatan sosialisasi ini diikuti langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, seluruh Kapolres jajaran, serta personel Polda Sulsel.

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., yang memberikan pemaparan terkait perubahan dan substansi penting dalam regulasi hukum pidana nasional yang baru.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Wakil Menteri Hukum RI atas kesediaannya memberikan pembekalan kepada jajaran Polda Sulsel. Kapolda menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bekal penting bagi personel Polri, khususnya penyidik, dalam menghadapi implementasi aturan hukum yang baru.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta kesamaan persepsi antara penyidik, penuntut umum, serta para praktisi hukum lainnya dalam mengimplementasikan aturan baru. Tantangan ke depan tentu tidak semakin ringan, namun dengan pemahaman hukum yang matang, saya yakin Polri akan semakin profesional, modern, dan terpercaya di mata masyarakat,” ujar Kapolda Sulsel.

Sementara itu, dalam paparannya, Wakil Menteri Hukum RI Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej menjelaskan bahwa sistem hukum pidana nasional saat ini terdiri dari tiga paket undang-undang pidana, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Undang-Undang Penyesuaian Pidana.

Ia menyatakan bahwa dalam penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, aparat penegak hukum juga wajib berpedoman pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Hal tersebut dikarenakan di dalam undang-undang penyesuaian pidana terdapat 55 item perubahan terhadap ketentuan dalam KUHP yang baru.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Sulsel memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap regulasi hukum pidana terbaru sehingga mampu mengimplementasikannya secara tepat, profesional, dan berkeadilan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Tegas, Karo SDM Polda Sulsel Minta Seluruh Personel Jaga Disiplin dan Etika




zonabuser,id, Makassar - Sulsel, Kepala Biro SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, MH memimpin pelaksanaan apel Satker jajaran Biro SDM Polda Sulsel, Rabu (4/2/2026) pagi.

Apel pagi tersebut dihadiri para Kabag, Kasubbag, Paur, Pamin, Bintara dan ASN Biro SDM Polda Sulsel

Dalam arahannya, Kombes Adi Ferdian Saputra menyampaikan bahwa apel pagi memiliki peran strategis, bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga sarana penyampaian informasi penting, peneguhan disiplin, serta pembentukan karakter personel yang profesional. 

“Apel pagi ini adalah adalah bentuk disiplin kita terhadap organisasi dan juga sebagai kesempatan bagi kita semua untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga Disiplin dan etika

"Peraturan saat dilembaga pendidikan jangan sampai terabaikan dan kendor, saya minta seluruh personel agar menjaga sikap dan etika, bagaimana kita bisa memberikan pelayanan maksimal kalau kita sendiri tidak disiplin dan menjunjung etika. Terang Karo SDM.

Kegiatan apel pagi ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang menjaga kedisiplinan serta meningkatkan kualitas komunikasi internal. Dengan terjalinnya koordinasi yang baik antar personel maka pelayanan kepada masyarakat dan personel akan semakin optimal. 

Apel pagi bukan hanya kewajiban, melainkan juga wujud komitmen bersama dalam kesiapan kita memberikan pelayanan kepada personel khususnya kesejahteraan personel Polda Sulsel.

Rangkaian apel berlangsung dengan khidmat, dimulai dari laporan pimpinan apel, pembacaan doa, penyampaian amanat.

Seluruh personel Biro SDM terlihat antusias mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin. Suasana kebersamaan dan kekompakan semakin terasa ketika seluruh peserta apel menyatukan sikap dan perhatian dalam mendengarkan arahan.

Usai pelaksanaan apel pagi Karo SDM bersama Kabag dan perwira serta bintara melaksanakan tasyakuran bertempat di ruang PESAT Biro SDM Polda Sulsel.

3 Feb 2026

Manfaatkan Lahan P2B, Biro SDM Polda Sulsel Tanam 550 Bibit Uwi Ungu



zonabuser,id, Makassar – Sulsel, Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Biro Sumber Daya Manusia (Biro SDM) Polda Sulsel melalui program pekarangan bergizi melakukan penanaman bibit uwi ungu sebanyak 550 bibit, Selasa (3/2/2026)

Penanaman bibit uwi ungu dilaksanakan di lahan Polda Sulsel depan Rusunawa seluas 225 M2 dengan total bibit yang ditanam sebanyak 550 bibit yang telah melalui proses penyemaian selama 2 bulan.

Kegiatan penanaman dihadiri Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, MH, Kabagbinkar AKBP Candra Kurnia Setiawan, SIK, MM, Kasubbagmutjab Kompol Akhmad Rivandy, SIK, M.Si, Kasubbagpangkat Kompol Asriani, Kasubbagrohjas Kompol Mustamin dan para Paur lingkup Biro SDM Polda Sulsel serta Lulusan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) TA. 2025 Polda Sulsel.

Saat ditemu dilokasi tanam, Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, MH menyampaikan bahwa kegiatan penanaman uwi ungu ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Polda Sulsel dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

”Hari ini Biro SDM Polda Sulsel memanfaatkan lahan P2B untuk menanam 550 bibit Uwi Ungu sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Kegiatan ini melibatkan Bakomsus Pertanian dan diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan lokal serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan. Penanaman bibit Uwi Ungu ini juga merupakan upaya Polda Sulsel untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keamanan pangan di Sulawesi Selatan. Ucap Kombes Adi.

Setelah proses penanaman ditingkat Polda akan kami lanjutkan kepada Polres jajaran untuk juga melaksanakan hal yang sama, bibit kami siapkan dari Polda dan bagaimana Polres juga mendukung program pekarangan pangan bergizi dengan menanam uwi ungu. Tambah Karo SDM.

“Kami ingin Polri khususnya Polda Sulsel menjadi pelopor dalam mengangkat kembali pangan lokal. Uwi ungu bukan sekadar umbi-umbian, tetapi pangan fungsional yang kaya karbohidrat, protein, dan antosianin sebagai antioksidan,” Tutup Kombes Adi.

30 Jan 2026

Karobinkar SSDM Polri Sosialisasi Ketahanan Pangan, Polda Sulsel Target Produksi Jagung 1.275.535 Ton di Tahun 2026



zonabuser,id,  Makassar – Sulsel, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, M.H. mengikuti rapat sosialisasi program Polri mendukung ketahanan pangan yang dipimpin Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol Langgeng Purnomor, SIK, MH., Kamis (28/1/2026) bertempat diruang monitoring gedung asessment Biro SDM Polda Sulsel.

Turut hadir mengikuti Sosialisasi Dirbinmas, Dirsamapta, Kabagbinkar dan operator gugus tugas Polda Sulsel

Dalam paparannya Karo Binkar menyampaikan tentang bagaima langkah-langkah dan strategis yang dilakukan seluruh Polda dan Polres dalam meningkatkan strategi produktifitas jagung diseluruh provinsi

”Surat Perintah Kapolri yang terbaru Terkait Gugus Tugas Polri Tahun 2026 pada Tingkat Mabes Polri telah dikeluarkan agar ditiap Polda dan Polres untuk membuat hal yang sama dengan menyinkronkan Sprin Mabes Polri diantaranya : (Pelindung, Pengawas, Ketua Pelaksana, Wakil Ketua, Kaposko, Katim Posko Harian, Katim Quality Control, Bidang Humas,
Bidang Latpram dan Sekretariat mencakup Bidang data dan anev, Bidang IT, Tim Lahan,  Pj Kluster, Bidang Umum, PIC serta Penanggungjawab Jawab 4 Program (PKB, Lahan Produktif, Was Distribusi, Rekrutmen Pers Polri). Imbuhnya


Target kita bagaimana meningkatkan produktifitas jagung di tahun 2026 lebih meningkat dari apa yang btelah diraih di tahun 2025 kemarin, olehnya itu saya sampaikan bahwa secara filosofi atas melindungi akar kuat ; agar sama sama bergotong royong saling mendukung dari jajaran paling bawah, Karo SDM dan  kapolres agar didukung seluruh jajaran karena bagian dari evaluasi. Tambahnya.

Paparan Karobinkar SSDM Polri tersbeut juga menampilkan hasil capaian tanam jagung dan target masing-masing Polda pada kuartal 1 tahun 2026 dimana Polda Sulsel akan menargetkan produktiftasi jagung sebanyak 1.275.535 Ton di tahun 2026

Diakhir paparannya Karobinkar menyampaikan bahwa terhitung 1 Januari 2026 diberlakukan pelaporan harian luasan lahan tanam jagung melalui aplikasi gugus tugas plri mkp agar masing-masing Polda dan Polres melakukan Strategi mempertahankan dan menguatkan swasembada jagun 2026 dengan membentuk 3 kluster Polda utk mencapai target kualitatif dan kuantitaf dimana Target masing-masing 3 kluster yang ditentukan tentunya berbeda dalam capaian.

”Pelaksanaan program Polri dibidang ketahanan pangan merupakan bagian dari implementasi penerapan leadhership unggul para Karo SDM dan Kapolres dijajaran Polda dan Polres. Program ini diposisikan sebagai beban tugas, melainkan sebagai bagian dari ekosistem pertanian yang berintegritas dengan program nasional MBG  sehingga mampu memberikan dampak ekonomis yang menguntungkan bagi anggota Polri dan masyarakat.”Tutupnya.

Usai paparan Karobinkar dilanjutkan paparan penghubung Polri dan Kementar RI dan dilanjutkan paparan Dircegah Kortas Tipikor Bareskrim Polri serta paparan Polda Kalsel

28 Jan 2026

3.728 Hektar Lahan Disiapkan Polda Sulsel Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Tahun 2026



zonabuser,id, Makassar – Sulsel, Dalam mencapai target swasembada pangan di tahun 2026, Biro SDM Polda Sulsel proaktif melakukan Anve Harian kepada seluruh Polres jajaran diwilayah hukum Polda Sulsel.

Anev harian tersebut merupakan bukti keseriusan Polda Sulsel dalam mencapai target swasembada pangan jagung di tahun 2026

Kabagbinkar Biro SDM Polda Sulsel AKBP Candra Kurnia Setiawan selaku sekretaris gugus tugas ketahanan pangan Polda Sulsel menyampaikan bahwa di 2026 Polda Sulsel akan berkontribusi swasembada pangan khususnya jagung pakan ditingkat nasional

”Setiap hari kami melakukan anev kepada seluruh Polres dalam memantau dan melihat progres program ketahanan pangan dimasing-masing Kabupaten, ini salahsatu bentuk keseriusan Biro SDM Polda Sulsel dalam menyuplai target nasional khususnya produktifitas jagung pakan” Imbuh AKBP Candra saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (28/1/2026)

Ia menambahkan bahwa anev harian meliputi progres deklarasi lahan, luas lahan yang ditanam perhari, jumlah produktifitas jagung harian, jumlah serapa bulog, harga jagung pipil sampai kegiatan harian yang dilakukan Polres dan Polsek serta kendala yang dihadapi.

”Kami mengecek sejaumana kendala yang dihadapi masing-masing Polres perhari sehingga kami bisa melakukan mitigasi dan langkah-langkah terhadap kendala yang dihadapi, kami libatkan seluruh operator untuk melakukan anve perhari dan kami rangkum untuk dilaporkan kepimpinan baik kepada Mabes maupun kepada Kapolda. Tambahnya.

Sampai saat ini luas lahan yang disiapkan Polda Sulsel dalam mendukung swasembada pangan pada kuartal 1 Tahun 2026 seluas 3.728, 593 Ha

Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gabungan Personel Polda Sulsel, Tegaskan Dukungan terhadap Keputusan Kapolri



zonabuser,id,  Makassar- Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin apel gabungan personel Polda Sulsel yang digelar di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Rabu (28/01/2026).

Apel gabungan tersebut diikuti oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolrestabes, para Kapolres jajaran, serta seluruh personel gabungan Polda Sulsel.

Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menyampaikan sejumlah hal penting yang menjadi perhatian dan pedoman bagi seluruh personel dalam pelaksanaan tugas ke depan. Ia menyinggung pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Kapolri dengan DPR RI yang dihadiri oleh Kapolri, seluruh Pejabat Utama Mabes Polri, serta para Kapolda se-Indonesia.

Menurut Kapolda, hasil RDP tersebut telah menjawab berbagai persoalan secara struktural dan merupakan keputusan strategis Kapolri yang harus didukung penuh oleh seluruh jajaran Polri. Oleh karena itu, Kapolda Sulsel menegaskan pentingnya melaksanakan setiap perintah dan kebijakan Kapolri dengan penuh tanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel juga memerintahkan seluruh anggota agar melaksanakan tugas pokok dengan sebaik-baiknya serta menghindari perbuatan yang dapat menyakiti hati masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi Polri dan melaksanakan setiap kebijakan pimpinan dengan sepenuh hati.

Menutup arahannya, Kapolda Sulsel mengingatkan seluruh personel untuk tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Presiden Republik Indonesia, dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia juga berpesan agar seluruh anggota senantiasa menjaga kesehatan, kebersamaan, soliditas, serta terus menjaga kehormatan dan citra institusi Polri dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Bhayangkari Sulsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Bencana di Pidie Jaya


zonabuser,id, Makassar-Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan Ny. Upi Djuhandhani yang diwakili oleh Ny. Lina Nasri selaku Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, didampingi Ny. Titis Ai Afriandi selaku Wakil Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari serta Pengurus Daerah Bhayangkari Sulawesi Selatan, menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (27/01/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Bhayangkari Peduli tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, dan Ketua Cabang Bhayangkari Pidie Jaya Ny. Dewi Faisal.

Ny. Ira Marzuki menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan kepada masyarakat Pidie Jaya.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dicatat sebagai amal ibadah,” ujar Ny. Ira Marzuki.

Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam hidrometeorologi di Aceh beberapa waktu lalu.

Penyerahan bantuan dilakukan di beberapa lokasi, yaitu Gampong Dayah Usen, Gampong Meunasah Mancang, Gampong Jurong, serta di Polres Pidie Jaya bagi anggota Polri yang terdampak.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi mukena, sajadah, sarung, pakaian, selimut, kelambu, dan karpet.

Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban, memberikan kehangatan, serta menguatkan semangat masyarakat Pidie Jaya dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.

22 Jan 2026

Kontrol Ruang Kerja, Karo SDM Polda Sulsel : Mari Berbuat Untuk Institusi Polri Yang Tercinta

Kombes Adi Ferdian memulai pada ruang Bagwatpers dilanjutkan ruang Subbagrenmin dan ruang Bagbinkar serta ruang PESAT.

zonabuser,id, Makassar - Sulsel, Usai resmi dilantik menjadi Kepala Biro SDM (KARO SDM) Polda Sulsel oleh Kapolda Sulsel tanggal 20 Januari 2026 kemarin, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, MH mengawali tugasnya dengan berbenah

Langkah langkah pembenahan yang dilakukan diawali dengan mengecek ruang-ruang pelayanan Biro SDM Polda Sulsel

Kombes Adi Ferdian memulai pada ruang Bagwatpers dilanjutkan ruang Subbagrenmin dan ruang Bagbinkar serta ruang PESAT.

Kegiatan tersebut didampingi Kabagbinkar AKBP Candra Kurnia Setiawan

Saya ingin memastikan ruang pelayanan berjalan dengan baik efektif, tampilan kita dinyatakan siap melayani jika ruang bersih dan tertata dengan baik. Ucapnya saat melakukan pengecekan, Kamis (22/1/2026)

Mari kita berbenah dan melanjutkan apa yang telah dilakukan pejabat Karo SDM yang lama Bapak Kombes Aris, silahkan seluruh personel Biro SDM Polda Sulsel terus memacu diri untuk berinovasi dan berkarya untuk Institusi Polri yang kita cintai bersama. Tutupnya

21 Jan 2026

Ini Jumlah Bantuan Dana Pemprov Sulsel untuk Operasional Kecelakaan Pesawat ATR 42-500


zonabuser,id, Makassar-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalokasikan anggaran operasional sebesar Rp2,5 miliar untuk mendukung proses pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, wilayah perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros, pada Sabtu (17/1/2026).

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari bantuan kebencanaan dan difokuskan untuk menunjang seluruh rangkaian operasi pencarian di lapangan.


“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan sekitar Rp2,5 miliar bantuan kebencanaan untuk mendukung pengerahan personel dan operasional pencarian pesawat ATR 42-500,” ujar Andi Sudirman dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (20/1/2026).


Ia menjelaskan, dana tersebut digunakan untuk kebutuhan logistik, transportasi, serta koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam operasi pencarian, termasuk TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan unsur relawan.


Pesawat ATR 42-500 tersebut diketahui melayani rute penerbangan Yogyakarta–Makassar dan dilaporkan hilang kontak sebelum akhirnya diduga jatuh di kawasan pegunungan yang memiliki medan ekstrem dan sulit dijangkau.

20 Jan 2026

Polda Sulsel Lakukan Rotasi Jabatan, Kapolda Pimpin Langsung Sertijab dan Pelantikan




zonabuser,id, Makassar-Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran serta Pelantikan Jabatan Direktur Reserse Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sulsel. Kegiatan berlangsung di Aula Mappaodang Mapolda Sulsel, Selasa (20/01/2026).

Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta Kapolres jajaran. Hadir pula para pengurus Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan.

Kapolda Sulsel menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lumrah sebagai bagian dari pembinaan karier, peningkatan kinerja, dan penyegaran organisasi. Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sulawesi Selatan.

Adapun pejabat yang melaksanakan sertijab yakni Karo SDM, Dirlantas, Kabidkum, Kapolres Jeneponto, dan Kapolres Sinjai, serta pelantikan jabatan Dirres PPA dan PPO Polda Sulsel.

Jabatan Karo SDM Polda Sulsel yang sebelumnya dijabat Kombes Pol. Aris Haryanto, S.I.K., M.Hum., kini mengemban amanah baru sebagai Kabagkompeten Robinkar SSDM Polri. Jabatan tersebut selanjutnya diemban oleh Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Karo SDM Polda Lampung.

Jabatan Dirlantas Polda Sulsel yang sebelumnya dijabat Kombes Pol. Karisman, S.I.K., M.Si., kini diangkat sebagai Kabagrenops Robinops Stamaops Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol. Pria Budi, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Kurikulum Lemdik Polri.

Sementara itu, jabatan Kabidkum Polda Sulsel yang sebelumnya diemban Kombes Pol. Ade Indrawan, S.I.K., M.H., kini menjabat sebagai Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Madya Tk. II Divkum Polri. Jabatan Kabidkum Polda Sulsel selanjutnya diisi oleh Kombes Pol. Hery Marwanto, S.H., yang sebelumnya menjabat Kabid TIK Polda Maluku.

Untuk jabatan Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, S.I.K., M.I.K., mendapat penugasan baru sebagai Kasubbaglog Setlem Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Kapolres Jeneponto kini dijabat oleh AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H., yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubbiddal Bidkeu Mabes Polri.

Selanjutnya, jabatan Kapolres Sinjai yang sebelumnya dijabat AKBP Harry Azhar Hasry, S.I.K., M.H., kini diangkat sebagai Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri. Jabatan Kapolres Sinjai diserahterimakan kepada AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel juga melantik Kombes Pol. Osva, S.I.K., M.Si., sebagai Dirres PPA dan PPO Polda Sulsel. Sebelumnya, Kombes Pol. Osva menjabat sebagai Kabagstrajemen Rorena Polda Riau.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan acara ramah tamah sebagai wujud kebersamaan dan silaturahmi antara pejabat lama dan pejabat baru di lingkungan Polda Sulawesi Selatan.

19 Jan 2026

Biddokkes Polda Sulsel Gelar Press Release Penanganan Korban Laka Pesawat ATR 42-500

Polda Sulawesi Selatan menggelar press release terkait penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. 


zonabuser,id, Makassar – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan menggelar press release terkait penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel, Senin (19/1/2026).

Press release dipimpin Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H.,


Press release dipimpin Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., bersama Kabiddokkes Polda Sulsel, perwakilan Pusdokkes Polri selaku Kabid DVI, serta Bareskrim Polri melalui Kabiddaktikkrim Pusident.

Kabid Humas Polda Sulsel menyampaikan bahwa Polda Sulsel telah mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan korban kecelakaan pesawat tersebut. Tim DVI ini diperkuat oleh DVI Pusdokkes Polri serta Tim Pusident Bareskrim Polri.

“Hingga saat ini, kami telah melaksanakan pengumpulan data awal atau antemortem terhadap keluarga korban. Sebanyak delapan keluarga korban telah dilakukan pemeriksaan,” ujar Kabid Humas.

Pengumpulan data antemortem meliputi data DNA, data medis, serta data administrasi milik korban. Sementara itu, dua keluarga korban lainnya masih dalam proses pengumpulan data.
Berdasarkan data manifes dari pihak maskapai penerbangan dan keterangan Kementerian Perhubungan Udara, total korban dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 berjumlah 10 orang, terdiri dari tujuh kru pesawat dan tiga penumpang.

Kabid Humas menjelaskan, setelah seluruh data antemortem terkumpul, Tim DVI akan melaksanakan tahapan postmortem. Proses tersebut dilakukan setelah adanya penyerahan korban atau temuan lainnya dari tim pencarian yang dipimpin oleh Basarnas.

“Data antemortem dan postmortem akan dicocokkan untuk memastikan identitas korban. Setelah proses pencocokan selesai, barulah dapat disimpulkan kesesuaian antara korban yang ditemukan dengan data manifes dari pihak maskapai maupun Kementerian Perhubungan Udara,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara profesional, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun keilmuan.

“Hasil identifikasi ini juga dapat dimanfaatkan oleh keluarga korban untuk kepentingan lanjutan, seperti pengurusan asuransi dan administrasi lainnya,” tutup Kabid Humas Polda Sulsel.

18 Jan 2026

Polda Sulsel Kerahkan Tim Gabungan Cari Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros–Pangkep


zonabuser,id, Makassar-Polda Sulawesi Selatan bergerak cepat memaksimalkan upaya pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 Wita.

Informasi awal hilangnya kontak pesawat dengan nomor registrasi PK-THT diterima dari General Manager AirNav Makassar. Berdasarkan data awal, pesawat diperkirakan berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polda Sulsel langsung mengerahkan personel Polres Maros dan personel Polres Pangkep yang diperkuat unsur TNI, Basarnas, BPBD, Brimob Polda Sulsel, Dit Samapta Polda Sulsel, Paskhas TNI AU, serta berbagai potensi SAR lainnya untuk melakukan pencarian di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir kontak pesawat.

Polda Sulsel juga mengerahkan personel SAR dari satuan Brimob dan Samapta guna memperkuat tim gabungan di lapangan. Berdasarkan manifest terbaru dari pihak maskapai, pesawat tersebut membawa 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang. Perubahan manifest terjadi akibat pergantian kru sebelum keberangkatan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Hingga Sabtu malam, objek pesawat belum ditemukan. Proses pencarian terkendala cuaca berkabut, hujan gerimis, serta kondisi medan pegunungan yang terjal. Atas pertimbangan keselamatan personel, pencarian sementara dihentikan dan dilanjutkan kembali pada Minggu (18/1/2026) pagi.

Sebagai langkah penguatan koordinasi, Posko Induk gabungan Basarnas dan TNI–Polri dipindahkan ke Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, serta didirikan posko pendukung di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Pencarian difokuskan pada dua jalur utama, yakni wilayah Balocci, Pangkep dan Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Maros.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Basarnas, TNI, dan seluruh unsur terkait untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan secara terpadu.

“Kami telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk pembentukan posko dan penguatan personel di lapangan, guna mendukung operasi pencarian,” ujar Kapolda saat konferensi pers di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu (18/1/2026).

Kapolda juga menambahkan, RS Bhayangkara Makassar telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk pelaksanaan pemeriksaan antemortem. Rumah sakit tersebut didukung oleh tim DVI Mabes Polri, dengan personel khusus yang telah disiapkan.

Polda Sulsel memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan mengerahkan kemampuan terbaik untuk memaksimalkan proses pencarian, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi medan di lokasi pencarian.

7 Jan 2026

AMSINDO Sulselbar: Negara Harus Hadir, Pengaduan Umrah Subsidi Jangan Dibiarkan Menggantung


zonabuser,id, Makassar — Asosiasi Media Sosial dan Siber Indonesia (AMSINDO) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) mendesak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) untuk mengambil langkah tegas dan memberikan kepastian hukum atas sejumlah pengaduan masyarakat terkait program umrah subsidi yang hingga kini dinilai belum menunjukkan kejelasan penanganan.


Ketua AMSINDO Sulselbar, Muh. Najib M, menyatakan bahwa desakan tersebut merupakan bentuk kepedulian publik terhadap marwah penegakan hukum, perlindungan masyarakat, serta upaya menjaga kepercayaan terhadap institusi kepolisian. Ia menegaskan, sikap AMSINDO tidak dimaksudkan sebagai tuduhan terhadap pihak tertentu.

“Kami meyakini Polda Sulsel bekerja secara profesional dan berintegritas. Namun ketika pengaduan masyarakat terus terakumulasi dan pelapor belum memperoleh kejelasan, negara wajib hadir melalui proses hukum yang transparan, terukur, dan dapat dirasakan publik,” ujar Muh. Najib M.


Ia mengungkapkan, sejumlah warga mengaku telah memenuhi kewajiban pembayaran dalam skema program umrah subsidi yang ditawarkan. Namun hingga batas waktu yang dijanjikan, kepastian keberangkatan belum terealisasi, sehingga para peserta menempuh jalur pengaduan resmi ke aparat penegak hukum.


Menurutnya, minimnya informasi terkait perkembangan penanganan laporan berpotensi memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat, meskipun hal tersebut belum tentu mencerminkan kondisi internal kepolisian.

“Yang dibutuhkan publik saat ini bukan kegaduhan, melainkan kejelasan. Ketika proses hukum berjalan terbuka dan komunikatif, kepercayaan masyarakat akan tumbuh, dan citra kepolisian justru semakin kuat,” tambahnya.

Soroti Dinamika Tekanan di Ruang Digital

Selain persoalan kepastian hukum, AMSINDO Sulselbar juga menyoroti dinamika lanjutan di ruang digital yang dinilai berpotensi menimbulkan tekanan psikologis, intimidasi, atau rasa tidak aman, khususnya bagi pihak-pihak yang menyuarakan pengaduan serta melakukan advokasi publik.

AMSINDO mencatat adanya unggahan terbuka di media sosial yang memuat sayembara pencarian admin akun media sosial tertentu, sebagaimana diberitakan sejumlah media daring. Secara sosiologis dan psikologis, hal tersebut dinilai berpotensi dimaknai sebagai bentuk tekanan atau ancaman, meskipun penilaian unsur hukumnya sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

“Kami tidak menilai motif maupun unsur pidana dari unggahan tersebut. Namun sebagai organisasi yang bergerak di bidang media siber, kami berkewajiban mengingatkan bahwa praktik semacam ini berpotensi memicu ketakutan, intimidasi, bahkan konflik horizontal di ruang digital,” tegas Muh. Najib M.

Ia juga menyebutkan, sejumlah anggota dan jejaring AMSINDO mengaku menerima pesan bernada tekanan di media sosial sejak isu ini mencuat. Oleh karena itu, AMSINDO menilai kehadiran aparat kepolisian secara preventif penting guna mencegah eskalasi yang tidak diinginkan.

“Ini bukan soal siapa benar atau salah, tetapi soal menjaga ruang publik tetap sehat, aman, dan beradab. Kami meyakini Kapolda Sulsel memiliki komitmen kuat dalam menjaga situasi kamtibmas, termasuk di ruang digital,” ujarnya.

Penegasan Kesetaraan di Hadapan Hukum

Terkait penyebutan nama Putriana Hamda Dakka atau Putri Dakka, AMSINDO Sulselbar menegaskan bahwa hal tersebut merujuk pada laporan dan pengaduan yang telah beredar di ruang publik, tanpa bermaksud menyimpulkan atau mendahului proses hukum yang sedang berjalan.

“Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Melalui proses yang profesional, transparan, dan berkeadilan, tidak akan ada ruang bagi anggapan kebal hukum maupun perlakuan khusus,” tegas Muh. Najib M.

AMSINDO Sulselbar menyatakan akan terus mengawal isu ini secara etik, objektif, dan bertanggung jawab. Pihaknya berharap Polda Sulsel dapat menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara proporsional, sekaligus mengantisipasi potensi intimidasi dan gangguan keamanan di ruang digital demi menjaga kepercayaan publik, kehormatan institusi kepolisian, serta rasa keadilan di tengah masyarakat.


Redaksi// Seluruh isi, pernyataan, data, dan keterangan yang dimuat dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penuh sumber informasi. Redaksi hanya memuat dan menyajikan sebagaimana disampaikan oleh narasumber, serta tidak bertanggung jawab atas keakuratan, konsekuensi hukum, maupun dampak yang timbul dari informasi tersebut.

6 Jan 2026

Kapolda Sulsel Pimpin Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A. 2026


zonabuser,id, Makassar-Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulsel, Selasa (06/01/2026).

Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026

Upacara pembukaan ini dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta jajaran pendidik dan pengasuh SPN Polda Sulsel. Hadir pula Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny. Upi Djuhandhani dan para Pengurus Bhayangkari Daerah Sulsel. Sebanyak 940 siswa resmi mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A. 2026 di SPN Polda Sulsel.

Dalam amanat Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., yang dibacakan oleh Kapolda Sulsel, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang telah dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan sebagai peserta didik Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Kalemdiklat Polri menegaskan bahwa rekrutmen Bintara Polri merupakan bagian dari upaya strategis pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas guna menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis, serta dalam rangka penanggulangan kejahatan berintensitas tinggi.

Selama proses pendidikan, peserta didik akan dibentuk mental, kepribadian, dan karakter kebhayangkaraan dengan berlandaskan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Pendidikan ini diharapkan mampu mencetak personel Polri yang menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pendidikan pembentukan ini bukan hanya proses transfer pengetahuan dan keterampilan, namun juga pembentukan karakter sebagai insan Bhayangkara yang berperan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus penjaga kehidupan, pembangun peradaban, serta pejuang kemanusiaan.

Di akhir amanatnya, Kapolda Sulsel berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti pendidikan dengan penuh disiplin, menjunjung tinggi integritas dan moralitas, serta mampu menyelesaikan pendidikan dengan selamat, baik, dan lancar, sehingga kelak menjadi anggota Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

26 Des 2025

Kapolda Sulsel Hadiri Open House Keuskupan Agung Makassar


zonabuser,id ,Makassar-Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Open House Keuskupan Agung Makassar yang digelar di Aula GR. Schienders, CICM Keuskupan Agung Makassar, Jalan Thamrin No. 5 Makassar, Jumat (26/12/2025).

Kehadiran Kapolda Sulsel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Sulawesi Selatan, khususnya dalam momentum perayaan Hari Raya Natal Tahun 2025.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, para pejabat utama Polda Sulsel.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel mengapresiasi suasana perayaan Natal yang berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani.

“Pada kesempatan ini, kami mengucapkan Selamat Hari Natal. Semoga berkah Natal melimpah kepada kita semua,” ujar Kapolda Sulsel.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Djuhandhani menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan antarumat beragama di Sulawesi Selatan sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan nasional.

“Mari kita terus berjalan bersama, menjaga kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Sulawesi Selatan. Dengan persatuan dan keharmonisan, apa yang kita harapkan menuju Indonesia yang lebih maju, lebih modern, dan masyarakat yang semakin makmur dapat terwujud,” tambahnya.

Kegiatan Open House ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat toleransi serta sinergitas yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.



Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pemberangkatan 100 Personel Satbrimob BKO ke Aceh untuk Tugas Kemanusiaan


Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. memimpin Apel Pemberangkatan Personel Satbrimob Polda Sulsel BKO ke Polda Aceh dalam rangka pelaksanaan tugas kemanusiaan

zonabuser,id, Makassar-Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. memimpin Apel Pemberangkatan Personel Satbrimob Polda Sulsel BKO ke Polda Aceh dalam rangka pelaksanaan tugas kemanusiaan. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mako Satbrimob Polda Sulsel, Jumat (26/12/2025).

Foto Pasukan Brimob

Apel tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., serta para Pejabat Utama Polda Sulsel. Sebanyak 100 personel Satbrimob Polda Sulsel diberangkatkan untuk melaksanakan tugas BKO di wilayah Provinsi Aceh.

Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa keberangkatan personel Brimob ini merupakan wujud nyata kehadiran negara sekaligus bentuk panggilan kemanusiaan Polri untuk membantu masyarakat yang tengah tertimpa musibah.

Kapolda menekankan agar seluruh personel menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, melaksanakan tugas secara profesional, serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan unsur terkait selama berada di daerah penugasan.

“Saya berpesan kepada seluruh personel agar terus menjaga solidaritas, serta tetap memperhatikan faktor keamanan selama bertugas. Laksanakan tugas kemanusiaan ini dengan penuh tanggung jawab dan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda Sulsel menyampaikan doa dan harapan agar seluruh personel yang berangkat dapat menjalankan tugas dengan baik dan kembali ke Sulawesi Selatan dalam keadaan selamat.

Apel pemberangkatan berjalan dengan tertib dan khidmat sebagai bentuk kesiapan personel Satbrimob Polda Sulsel dalam mendukung tugas kemanusiaan Polri di wilayah Aceh.

23 Des 2025

Bupati Soppeng Hadir dalam Silaturahmi dan Konsolidasi Partai Golkar Sulsel



ZONABUSER, MAKASSAR-Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Kantor DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di Jalan Bontolempangan, Makassar, Selasa (23/12/2025). Agenda silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam rangka konsolidasi internal Partai Golkar Sulsel.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, hadir langsung mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhidin Mohamad Said, dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Suwardi Haseng menegaskan posisinya sebagai kader senior Golkar sekaligus kepala daerah yang konsisten menjaga soliditas dan marwah partai, khususnya di tingkat daerah.

Pantauan di lokasi menunjukkan Bupati Soppeng tampak akrab mendampingi Muhidin Mohamad Said dalam prosesi penjemputan. Keduanya terlihat berbincang santai namun serius saat memasuki gedung pertemuan, mencerminkan kedekatan emosional serta hubungan struktural yang kuat di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

Agenda silaturahmi ini turut dihadiri seluruh Ketua DPD II Partai Golkar se-Sulawesi Selatan, serta jajaran organisasi sayap partai, di antaranya AMPI, AMPG, dan SOKSI. Kehadiran para pimpinan daerah dan organisasi pendukung menambah kekuatan konsolidasi menjelang agenda-agenda strategis partai ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Soppeng secara khusus menyampaikan ucapan selamat kepada Muhidin Mohamad Said atas amanah baru yang diembannya sebagai Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel.

“Selamat bertugas kepada Bapak Muhidin Mohamad Said sebagai Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel. Kami optimis di bawah arahan beliau, proses transisi kepemimpinan ini akan berjalan sejuk, kondusif, dan tetap solid,” ujar Suwardi Haseng.

Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan dan soliditas Partai Golkar Sulsel dalam menghadapi tantangan politik ke depan. (***)
© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved