Soppeng
-->

30 Nov 2025

SK PWI Pusat Terbit, Andi Jumawi Resmi Nahkodai PWI Soppeng


Andi Jumawi sebagai Ketua PWI Kabupaten Soppeng untuk masa bakti 2025–2028.


ZONA BUSER , Soppeng, Setelah melalui proses pemilihan paling dramatis dalam sejarah organisasi kewartawanan di daerah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akhirnya menetapkan dan mengesahkan Andi Jumawi sebagai Ketua PWI Kabupaten Soppeng untuk masa bakti 2025–2028.

Keputusan final tersebut tertuang dalam Surat Keputusan PWI Pusat tertanggal 27 November 2025, sekaligus menjadi titik akhir polemik panjang yang sempat membelah internal organisasi.

Konferkab Deadlock 7–7 dan Laporan ke PWI Pusat

Konflik bermula dari Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Soppeng pada 24 Juli 2025, yang berlangsung panas dan berujung pada hasil imbang 7–7 dari total 14 Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Untuk memecahkan kebuntuan, kedua calon — Andi Jumawi dan Alimuddin — kemudian sepakat menggunakan mekanisme Fakta Integritas sebagai penentu pemenang.

Dalam proses tersebut, Andi Jumawi dinyatakan memenuhi seluruh poin, dan hasil ini telah dikukuhkan oleh PWI Sulawesi Selatan pada 27 Agustus 2025.

Pleno PWI Pusat Tegaskan: Tidak Ada Pelanggaran!

Polemik ini kembali dibahas dalam Rapat Pleno via Zoom pada Selasa, 25 November 2025, yang dihadiri sejumlah pimpinan PWI Pusat, antara lain:

  • Zulmansyah Sekedang – Sekretaris Jenderal PWI Pusat
  • Zulkifli Gani Ottoh – Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat
  • Anrico Pasaribu – Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat

Setelah melakukan klarifikasi dan pemeriksaan dokumen secara menyeluruh, PWI Pusat mengeluarkan pernyataan tegas:

“Tidak ditemukan pelanggaran prosedural serta tidak ada cacat hukum pada pendaftaran maupun proses Konferkab.”

Kesimpulan pleno itu memperkuat bahwa seluruh tahapan telah berjalan sesuai tata tertib serta kesepakatan tertulis yang ditandatangani kedua calon sejak awal.

Dengan demikian, PWI Pusat resmi menguatkan keputusan sebelumnya dan memastikan bahwa Andi Jumawi adalah Ketua PWI Soppeng yang sah.

Pernyataan Andi Jumawi: Siap Merangkul Semua Anggota

Usai ditetapkan secara resmi, Andi Jumawi menyampaikan komitmennya untuk membangun soliditas organisasi.

“Saya akan merangkul semua anggota PWI untuk bersatu dalam satu profesi demi kemajuan organisasi di Kabupaten Soppeng,” ujar Andi Jumawi, Minggu (30/11/2025), sembari memperlihatkan SK resmi dari PWI Pusat.

SK tersebut bernomor 027-PKU/PP-PWI/X/2025.

Dengan keluarnya keputusan ini, PWI Soppeng kini dapat kembali fokus menjalankan program kerja secara lebih kondusif setelah melewati periode penuh dinamika dan kontroversi.


Penyampaian Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng di Hari Guru Nasional 2025


Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Dr. Nurmal Idrus


ZONA BUSER , Soppeng-Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru di Bumi Latemmamala yang terus menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam memajukan dunia pendidikan. Minggu 30 November 2025

Foto HGN di Soppeng 


Dalam keterangannya kepada media, Dr. Nurmal menegaskan bahwa momentum HGN bukan hanya seremoni, tetapi refleksi atas perjuangan para pendidik yang menjadi fondasi kemajuan daerah.

“Hari Guru Nasional adalah pengingat bahwa kemajuan pendidikan tidak lahir begitu saja. Di balik setiap prestasi dan perubahan besar, ada keringat, kesabaran, dan cinta tulus para guru. Kami di Dewan Pendidikan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah menjaga martabat profesi dan menjadi teladan bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam hal ini Bupati Soppeng H,Suwardi Haseng  menerima penghargaan pendidikan tingkat nasional, sebuah pencapaian yang menurutnya tidak terlepas dari kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan para guru.

“Penghargaan nasional yang diterima Pemda Soppeng adalah bukti bahwa kebijakan pendidikan berjalan di jalur yang benar. Ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Guru tidak pernah berjalan sendiri — pemerintah hadir dan memberi dukungan nyata,” tambahnya.

Menutup penyampaiannya, Dr. Nurmal mengajak semua pihak untuk terus memperkuat kerja sama dalam menghadirkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Soppeng.

“Mari bersama menjaga semangat ini. Guru hebat akan melahirkan generasi hebat, dan generasi hebat akan membawa Soppeng menuju masa depan yang lebih maju.”


Perayaan HGN di Soppeng Pecahkan Rekor Antusiasme, Penghargaan Nasional Warnai Acara


ZONA BUSER , Soppeng, Ribuan guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Soppeng membanjiri Lapangan Gasis Watansoppeng dalam suasana meriah dan penuh semangat untuk memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan HUT ke-80 PGRI. Minggu 30 November 2025

Dengan mengusung tema “Guru Hebat Indonesia Kuat”, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Soppeng menggelar Gerak Jalan Santai yang disambut antusias oleh para pendidik.

Acara akbar ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle K.S. Dalle, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang hadir.

“Selamat Hari Ulang Tahun PGRI ke-80 dan Selamat Hari Guru Nasional 2025. Kehadiran Bapak dan Ibu adalah cerminan semangat 'Guru Hebat Indonesia Kuat',” ujar Wabup Selle.

Ia menegaskan bahwa seluruh capaian, kemajuan, dan kesuksesan pembangunan di Kabupaten Soppeng tidak terlepas dari peran besar para tenaga pendidik.

“Anda adalah tiang utama pembangunan bangsa,” tegasnya.

Pesan HGN dan Dukungan Presiden untuk Guru

Menindaklanjuti pesan nasional pada puncak HGN, Wabup Selle mengajak para guru untuk terus membimbing dan mendisiplinkan siswa sebagai bekal masa depan mereka, seraya menyampaikan adanya dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto terhadap seluruh guru di Indonesia.

Momen Kebanggaan: Bupati Soppeng Terima Penghargaan Nasional

Di tengah kemeriahan Gerak Jalan Santai, kabar membanggakan datang dari Jakarta. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., sedang menghadiri rangkaian acara penerimaan Penghargaan Dwija Praja Nugraha 2025, salah satu penghargaan tertinggi di bidang pendidikan.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan nasional atas perhatian, komitmen, dan program nyata Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memajukan pendidikan.

Wabup Selle secara khusus menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati Suwardi Haseng dan menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah milik seluruh insan pendidikan di Soppeng.

Ucapan Selamat dari Ribuan Guru

Para guru yang hadir turut menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian itu.
Salah satunya disampaikan oleh H. Jumardin, Kepala SDN 35 Tajuncu, mewakili suara hati para pendidik.

“Kami, para guru, mengucapkan selamat yang setinggi-tingginya atas penghargaan Dwija Praja Nugraha 2025 yang diterima Bapak Bupati Soppeng Suwardi Haseng. Ini bukti nyata bahwa perhatian beliau terhadap pendidikan di Soppeng diakui secara nasional. Ini kado terindah bagi kami di Hari Guru,” ujarnya.***))

Jembatan Gantung 100 Meter Mulai Dibangun, Warga Lakellu Desa Watu Dapat Dukungan Brimob dan Vertical Rescue Indonesia

Foto dilokasi pembangunan jembatan Gantung di Lakellu

ZONA BUSER , Soppeng -Edisi pagi ini, Minggu 30 November 2025, Media Online Zonabuser.id melakukan peliputan langsung proses pembangunan jembatan gantung di Lakellu, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan
.
Foto Brimob Pelopor C Bone saat bekerja

Di lokasi pembangunan tampak personel Satuan Brimob Pelopor C Bone Polda Sulawesi Selatan bekerja bersama TNI  Koramil 05 Marioriwawo Kodim 1423/ Soppeng  dan masayarakat setempat dalam proses pengerjaan jembatan.


Foto Hendra ketua panitia Pelaksana, Kades Watu dan Ketua Tekhnis Vertika Rescue Indonesia serta Ipda TaufiQ Selaku  Kordinator Tim Resmod Bone Polda Sulsel 

Koordinator kedatangan Brimob Pelopor C Bone di Soppeng, Ipda Taufiq, dalam wawancaranya kepada media mengatakan:

“Kedatangan kami di sini merupakan perintah langsung dari Kapolri, bahwa Brimob harus turun langsung membantu warga ketika diperlukan. Di Desa Watu ini, kami bersama 15 personel Brimob tiba sekitar pukul 03.00 Wita dini hari. Pagi harinya kami langsung menuju lokasi untuk melaksanakan tugas. Sebelum bekerja, kami melaksanakan apel sekaligus memberikan arahan kepada anggota. Poin penting yang saya tekankan adalah bahwa kehadiran kami bukan untuk mengawasi atau menonton, tetapi untuk bekerja.”

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan berada di lokasi hingga pembangunan jembatan selesai.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Jembatan sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Watu, Hendra, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini murni swadaya masyarakat, bukan berasal dari anggaran APBD maupun APBN.

“Warga sudah lama menginginkan jembatan ini agar akses menuju kebun tidak terhambat, termasuk saat banjir,” jelas Hendra.

Ia juga memaparkan bahwa sebelum pembangunan dimulai, pihaknya telah mengirimkan surat permohonan bantuan kepada Vertical Rescue Indonesia pada tahun 2021. Permohonan itu akhirnya direspons, dan pembangunan jembatan mulai dilaksanakan tahun 2025. Tim Vertical Rescue Indonesia, dipimpin Ketua Teknis Wawan Wiranto, telah berada di lokasi hampir tiga minggu.

Kepala Desa Watu, Rusdi, turut memberikan keterangan. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat:

“Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada personel Brimob Pelopor C Bone Polda Sulsel yang telah datang dan turun langsung membantu warga. Terima kasih juga kepada tim Vertical Rescue Indonesia yang sudah bekerja keras bersama masyarakat."

Rusdi kembali menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan hasil swadaya masyarakat. Jembatan tersebut diproyeksikan memiliki panjang kurang lebih 100 meter, dan nantinya akan menjadi penghubung antara Desa Marioritengnga, Desa Marioriaja, serta akses menuju Ajangale Desa Turucina, Kabupaten Bone.


Penyampaian Warga setempat.

“Kami sangat terbantu kalau jembatan ini selesai. Selama ini kalau banjir, kami tidak bisa ke kebun. Jadi jembatan ini memang sudah lama sekali kami harapkan,” ujar salah satu warga Desa Watu.


Dulu kalau hujan deras kami tidak bisa lewat sama sekali. Mau ke kebun atau ke desa sebelah susah. Dengan adanya jembatan ini, InsyaAllah hidup kami lebih aman,” ungkap seorang warga lanjut usia.


“Jembatan ini bukan cuma untuk Desa Watu, tapi penghubung ke Marioritengnga, Marioriaja, sampai ke wilayah Turucina Bone. Jadi manfaatnya besar sekali,” ucap seorang warga yang sering melintas melalui sungai 


penyampaian pemuda Lakellu Desa Watu

“Kami bangga karena jembatan ini dibangun secara swadaya. Kebersamaan seperti ini yang membuat desa kami maju,” tutur salah satu pemuda setempat.


29 Nov 2025

Ketua Dewan Pendidikan Soppeng Ucapkan Selamat kepada Bupati Suwardi atas Penghargaan Dwija Praja Nugraha


ZONA BUSER , Soppeng, — Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, atas diraihnya Penghargaan Dwija Praja Nugraha 2025, anugerah tertinggi dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen besar dalam memajukan dunia pendidikan.

foto Bupati Soppeng

Dr. Nurmal menilai penghargaan tersebut merupakan bukti nyata bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam meningkatkan kualitas pendidikan telah membuahkan hasil yang diakui secara nasional. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan para pemangku kepentingan lainnya selama ini berjalan sangat baik sehingga mampu melahirkan berbagai capaian signifikan.

“Atas nama Dewan Pendidikan Soppeng, saya menyampaikan selamat kepada Bupati H. Suwardi Haseng. Penghargaan dari PGRI ini merupakan bentuk pengakuan nasional terhadap kerja keras pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ini kebanggaan bagi seluruh masyarakat Soppeng,” ujar Dr. Nurmal.

Ia menambahkan bahwa penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh elemen pendidikan di Soppeng untuk terus bekerja lebih optimal, sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di sektor pendidikan. Dr. Nurmal berharap pemerintah daerah dapat terus memperkuat program-program strategis yang selama ini telah memberi dampak positif bagi peserta didik, guru, dan lembaga pendidikan.

“Capaian ini bukan akhir, tetapi awal untuk langkah-langkah besar berikutnya. Kita berharap perhatian terhadap fasilitas pendidikan, kompetensi guru, dan kualitas layanan pendidikan semakin ditingkatkan,” tambahnya.

Penghargaan Dwija Praja Nugraha 2025 diterima Bupati Soppeng pada 29 November 2025. Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan guru, penguatan program pendidikan, serta keberhasilan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerahnya.

Dengan capaian ini, Soppeng kembali mencatat sejarah sebagai salah satu daerah yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembangunan sektor pendidikan dan pemberdayaan guru.**)

Soppeng Raih Penghargaan Dwija Praja Nugraha 2025, Resmi Jadi Percontohan Pendidikan Nasional



ZONA BUSER , Soppeng- Kabupaten Soppeng hari ini resmi mencatat sejarah baru sebagai salah satu Percontohan Terbaik Pendidikan di Indonesia. Penghargaan nasional itu ditandai dengan diterimanya Dwija Praja Nugraha 2025 oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, sebuah anugerah tertinggi dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) atas komitmen kepala daerah dalam memajukan pendidikan.29 November 2025 

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Guru Nasional di Britama Arena, Jakarta Utara, dalam suasana penuh kebanggaan. Momen bersejarah terjadi ketika Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., secara langsung menyerahkan trofi kepada Bupati Suwardi Haseng.

Dalam sambutannya, Wamen Fajar memberikan apresiasi tegas atas capaian Soppeng.
“Soppeng adalah model yang harus ditiru. Komitmen daerah terhadap tenaga pendidik adalah fondasi penting mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata. Apa yang dilakukan Bupati Suwardi adalah investasi masa depan bangsa,” ujarnya disambut tepuk tangan para undangan.

“Untuk Guru Soppeng, Anda Adalah Ujung Tombak!”

Usai menerima penghargaan, Bupati Suwardi Haseng mendedikasikan anugerah tersebut untuk seluruh guru di Kabupaten Soppeng.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh guru di Kabupaten Soppeng. Mereka adalah ujung tombak pendidikan. Tugas kami adalah memastikan para guru mendapat dukungan terbaik agar terus berkarya,” tegasnya.

Bupati Suwardi juga menekankan bahwa penghargaan ini bukan akhir, melainkan pemacu untuk bekerja lebih baik:
“Ini bukan akhir, ini adalah pemacu. Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus melipatgandakan investasi di sektor pendidikan untuk melahirkan inovasi dan membentuk generasi muda Soppeng yang unggul dan berkarakter.”

Soppeng Jadi Laboratorium Inovasi Pendidikan Nasional

Dengan dianugerahkannya Dwija Praja Nugraha, Kabupaten Soppeng kini ditetapkan sebagai barometer dan laboratorium inovasi pendidikan tingkat nasional—sebuah kota kecil di Sulawesi Selatan yang kini berdiri sejajar dengan daerah paling maju dalam sektor pendidikan.**)


Rawan Bahaya! Ranting Trambesi Menimpa Motor Warga di Depan Kantor Pos Marioriwawo

Keterangan Foto Tanda Panah menunjuk Tangkai Pohon yang jatuh  dan Kaca Spion Motor yang rusak 



ZONA BUSER , Soppeng-Seorang ibu warga Kelurahan Labessi mengalami insiden saat melintas dari Pasar Sentral Takalala menuju rumahnya, sebuah tangkai pohon trambesi tiba-tiba jatuh dan menimpa motor yang ia kendarai,  Sabtu 29 November 2025

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pengendara yang menggunakan helm selamat dari benturan, meski kaca spion motornya rusak akibat tertimpa ranting berukuran cukup besar.

Menurut keterangan warga di lokasi, kejadian itu terjadi di sekitar depan Kantor Pos Kecamatan Marioriwawo

Warga sekitar menilai pohon trambesi tersebut perlu segera dievaluasi dan dievakuasi bagian yang rawan patah.

“Ini sudah membahayakan. Jangan sampai ada yang tertimpa lagi. Sebaiknya tangkai yang rapuh cepat dipotong,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.

Masyarakat berharap pihak terkait—baik pemerintah kecamatan maupun dinas lingkungan hidup—segera melakukan penanganan sebelum menimbulkan korban berikutnya.



© Copyright 2018 ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI | All Right Reserved