BREAKING NEWS

Pengamen Gendong Anak Kembali Terlihat di Pasar Sentral Takalala, Warga: Harus Dibina, Kasihan Anaknya

Foto Pengamen Pasturi di pasar sentral Takalala

SOPPENG — Pasangan suami istri yang berprofesi sebagai pengamen kembali terlihat di kawasan Pasar Sentral Takalala, Kabupaten Soppeng, Sabtu (29/8/2026).

VIDEO DARI WARGA YANG DIKIRIM KE REDAKSI


Kehadiran pasangan tersebut menjadi perhatian warga, terlebih karena mereka terlihat melakukan aktivitas mengamen sambil menggendong seorang anak.

Dalam rekaman video yang diterima redaksi, pasangan tersebut tampak berada di sekitar kawasan pasar. Dalam video juga terdengar suara salah seorang pengamen yang mempertanyakan alasan dirinya direkam.

Keberadaan pasangan pengamen tersebut mendapat perhatian dari sejumlah warga setempat. Warga berharap persoalan tersebut tidak hanya diselesaikan melalui penertiban, tetapi juga melalui pembinaan dan pendekatan sosial.


Padahal sebelumnya yang bersangkutan sudah membuat pernyataan tidak akan kembali lagi ke Soppeng setelah ditemukan di sekitar Masjid Raya Soppeng. Apalagi yang bersangkutan diketahui bukan warga asli Soppeng atau merupakan orang dari luar daerah. Namun, kini kembali terlihat mengamen di wilayah Soppeng.

Dokumentasi pengamen tersebut saat  sampaikan tidak akan kembali di Soppemg

 Kondisi ini tentu menjadi perhatian dan perlu ada langkah dari pihak terkait agar persoalan tersebut tidak terus berulang, terutama jika keberadaannya kembali menimbulkan keresahan atau mengganggu ketertiban umum.


“Pengamen perlu dibina supaya bisa mendapatkan pekerjaan atau sumber penghasilan lain yang lebih layak,” ujar seorang warga setempat kepada tim media.

Menurut warga, pemerintah dan instansi terkait perlu mengambil langkah yang tepat. Penertiban dinilai penting apabila aktivitas tersebut mengganggu ketertiban umum, namun langkah tersebut diharapkan dibarengi dengan pembinaan agar para pengamen memiliki alternatif mata pencaharian.

Perhatian warga juga tertuju pada keberadaan anak yang ikut berada di lokasi saat aktivitas mengamen berlangsung. Warga berharap kondisi tersebut menjadi perhatian instansi terkait, khususnya dari sisi perlindungan dan kesejahteraan anak.

Warga meminta pemerintah daerah dan instansi yang menangani ketertiban serta persoalan sosial untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mencari solusi yang tepat.

Penertiban bukan sekadar mengusir. Pembinaan dan solusi pekerjaan juga diperlukan agar persoalan pengamen tidak terus berulang.

(Redaksi)