![]() |
| Foto/Suasana semangat makan usai tanam padi |
Pada pagi hari, warga mulai berdatangan ke area persawahan dengan membawa perlengkapan sederhana. Suasana keakraban terasa semenjak awal kegiatan, di mana canda, tawa, dan sapaan hangat antarwarga mengiringi langkah mereka menuju sawah. Setelah beberapa waktu bekerja, warga berkumpul untuk makan bersama, sebuah tradisi yang tidak hanya mengisi tenaga, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan di wilayah tersebut.
![]() |
| Foto Rumah Hj Tati |
Ketua RT 001/RW 00, Firmanto, yang turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa gotong royong ini merupakan budaya yang terus dijaga oleh warganya. Menurutnya, kebersamaan dalam bekerja sudah menjadi bagian dari karakter masyarakat setempat.
“Kami bersama warga wilayah RT ini turun langsung ke sawah untuk gotong royong menanam padi. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan kekompakan warga, dalam beberapa jam saja seluruh area sawah dapat diselesaikan dengan baik,” ungkap Firmanto. Minggu 7 Desember 2025
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya meringankan beban pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Semangat saling mendukung dan rasa persaudaraan menjadi modal utama dalam menjaga keharmonisan di lingkungan.
Sementara itu, pemilik sawah, Hj. Tati, menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada Ketua RT 001 dan seluruh warga yang telah bahu-membahu membantu proses penanaman padi di sawahnya. Menurutnya, bantuan warga sangat berarti, terutama ketika pekerjaan yang membutuhkan waktu lama dapat terselesaikan dengan cepat berkat kebersamaan.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak RT dan seluruh warga yang sudah terjun langsung ke sawah. Saya merasa sangat terbantu dengan kekompakan warga. Pekerjaan yang biasanya memakan waktu seharian bisa selesai dalam waktu singkat karena dikerjakan bersama-sama,” ujarnya dengan penuh haru.
Kegiatan gotong royong tersebut bukan hanya sekadar aktivitas menanam padi, tetapi juga mencerminkan betapa kuatnya nilai-nilai sosial yang masih hidup dalam masyarakat. Tradisi ini menjadi simbol bahwa kekuatan suatu lingkungan tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, melainkan juga pada kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki antarwarganya.
Dengan tetap terjaganya budaya gotong royong ini, warga Lingkungan Mallekana menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal dapat terus bertahan dan menjadi contoh positif bagi wilayah lainnya. Kebersamaan yang mereka perlihatkan menjadi harapan bahwa kerja kolektif seperti ini dapat terus diwariskan kepada generasi selanjutnya.


FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram