Usai Relokasi Pedagang, Kondisi Becek di Taman Gapis Jadi Sorotan Warga
SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng terus melakukan penataan wilayah kota guna menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengarahkan para pedagang yang sebelumnya berjualan di pelataran Masjid Raya Watansoppeng maupun di sekitar kawasan Taman Kalong untuk menempati area Taman Gapis. Selasa 13/6/26
Namun, di balik upaya penataan tersebut, sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi lokasi baru yang dinilai belum sepenuhnya mendukung aktivitas perdagangan. Area tempat berjualan di Taman Gapis dilaporkan becek dan dipenuhi genangan air, terutama setelah hujan turun.
Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas jual beli dan berpotensi mengurangi minat masyarakat untuk berkunjung. Keluhan para pedagang juga ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredarnya foto-foto yang memperlihatkan beberapa titik lokasi jualan dalam keadaan berlumpur.
“Becek, bagaimana orang mau jualan. Kasihan,” tulis salah seorang warga dalam unggahannya.
Para pedagang berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut. Mereka mengusulkan sejumlah langkah perbaikan, seperti peninggian permukaan tanah, pembenahan sistem drainase, hingga penyediaan akses yang lebih layak agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung dengan nyaman.
Menurut para pedagang, lokasi yang bersih, aman, dan nyaman menjadi faktor penting dalam menarik pengunjung sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil. Mereka khawatir jika kondisi becek terus berlanjut, jumlah pembeli akan berkurang dan berdampak pada aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Masyarakat pun berharap penataan kawasan Taman Gapis tidak hanya berfokus pada pemindahan lokasi pedagang, tetapi juga disertai dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai sehingga tujuan penataan kota dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan para pelaku usaha.


Posting Komentar