Kasat Binmas Polres Soppeng Wakili Kapolres Hadiri Pembukaan Latihan Manajemen Dakwah Angkatan I, Dukung Lahirnya Dai Muda Berkarakter dan Moderat
SOPPENG-Kasat Binmas Polres Soppeng IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., mewakili Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menghadiri kegiatan Pembukaan Latihan Manajemen Dakwah (LMD) Angkatan I yang diselenggarakan oleh LPPSDM-BKPRMI Kabupaten Soppeng di Pondok Tahfidz Rafi'ul Adrajat, Welonge, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Jumat, 10 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Soppeng dan bertujuan mencetak kader-kader dakwah yang memiliki kemampuan manajerial, wawasan keislaman yang moderat, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh unsur pemerintah, tokoh agama, pengurus BKPRMI, serta para undangan lainnya.
Kehadiran Kasat Binmas mewakili Kapolres Soppeng merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat nilai-nilai moral, toleransi, dan persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas menyampaikan salam dan apresiasi dari Kapolres Soppeng kepada seluruh panitia serta peserta yang mengikuti pelatihan.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Binmas menyampaikan bahwa Polri sangat mendukung kegiatan yang membangun karakter generasi muda, khususnya melalui pendidikan dan pembinaan dakwah.
"Kami mengapresiasi terselenggaranya Latihan Manajemen Dakwah ini sebagai wadah untuk mencetak kader-kader dakwah yang tidak hanya memahami nilai-nilai keislaman, tetapi juga mampu menjadi agen pemersatu, penyebar pesan-pesan kedamaian, serta berkontribusi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Soppeng," ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas diri sehingga mampu menjadi dai yang adaptif terhadap perkembangan zaman, bijak dalam menyampaikan dakwah, serta mampu menangkal penyebaran paham radikal, intoleransi, hoaks, maupun ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan bangsa.
"Sinergi antara ulama, tokoh agama, organisasi kepemudaan Islam, pemerintah, dan Polri merupakan modal penting dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, serta menjaga persatuan dan kesatuan. Kami berharap para peserta menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin sekaligus menjadi mitra Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat," tutup Kapolres.
Melalui kehadiran dalam kegiatan tersebut, Polres Soppeng kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pembinaan keagamaan dan pemberdayaan generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat keharmonisan sosial serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Soppeng.


Posting Komentar