Sambut HUT ke-14, IWO Soppeng Siapkan Aksi Sosial dan Tegaskan Profesionalisme Wartawan
SOPPENG — Ikatan Wartawan Online (IWO) bersiap menyambut momentum bersejarah. Organisasi profesi pers media siber tersebut akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 pada 8 Agustus 2026.
Menjelang hari jadinya, jajaran Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Soppeng telah merancang sejumlah kegiatan bermakna untuk memeriahkan peringatan HUT ke-14 IWO.
Menginjak usia ke-14 tahun, IWO mengusung tema nasional, “Profesionalisme Wartawan IWO, Berdampak Bagi Kebaikan Bangsa.”
Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan menjadi landasan moral bagi seluruh wartawan yang bernaung di bawah bendera IWO untuk terus menjunjung tinggi etika jurnalistik, mengedepankan akurasi informasi, serta menjaga independensi dalam setiap karya jurnalistik.
Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, menyambut HUT ke-14 IWO dengan pesan mendalam. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota IWO Soppeng agar tetap memegang teguh Kode Etik Jurnalistik serta menjaga independensi pers dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Perjalanan 14 tahun IWO secara nasional dan delapan tahun keberadaan IWO di Kabupaten Soppeng bukanlah waktu yang singkat. Ini merupakan bukti konsistensi kita dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang bertanggung jawab melalui peningkatan kualitas jurnalisme online di Indonesia,” ujar Andi Mull Makmun dalam keterangan persnya, Sabtu (1/8/2026).
Jejak perjalanan IWO di Bumi Latemmamala memiliki catatan sejarah tersendiri. Organisasi ini resmi dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IWO saat itu, Jodhi Yudono, melalui prosesi pelantikan Pengurus IWO Kabupaten Soppeng di Taman Wisata Alam (TWA) Lejja pada Sabtu, 25 Agustus 2018.
Hingga kini, IWO Soppeng tetap eksis dan kokoh menaungi sebanyak 42 media online.
Andi Mull Makmun, yang juga merupakan pemilik media Sulselinfo.com serta pendiri organisasi pers Pena Jurnalis Nusantara (PJN), menyadari bahwa perjalanan sebuah organisasi tidak pernah terlepas dari berbagai dinamika dan tantangan.
Ia tidak menampik adanya riak-riak kecil yang muncul sepanjang perjalanan organisasi. Namun, berbagai dinamika tersebut dipandang sebagai bagian dari proses pendewasaan yang justru semakin memperkokoh struktur dan kebersamaan IWO Soppeng.
Komitmen seluruh anggota untuk tetap berpegang pada prinsip “Satu Komando” menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga kekompakan, solidaritas, dan kebersamaan organisasi.
Ia berharap seluruh pewarta yang tergabung dalam IWO Soppeng terus menjadi jurnalis yang edukatif, konstruktif, serta mampu menyajikan informasi yang sejuk, berimbang, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dalam menandai 14 tahun kiprah IWO di Indonesia, IWO Soppeng tidak hanya akan menggelar kegiatan seremonial. Sejumlah aksi sosial juga telah dirancang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Agenda tersebut di antaranya anjangsana dan kunjungan ke panti asuhan, serta penyaluran bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan sosial tersebut menjadi bukti bahwa keindahan jurnalisme tidak hanya tertuang dalam barisan kata dan pemberitaan di media online, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan daerah.
Dengan semangat profesionalisme dan kebersamaan, IWO Soppeng berkomitmen untuk terus memperkuat peran pers yang independen, bertanggung jawab, serta berdampak bagi kebaikan bangsa. (***)


Posting Komentar