Firmansyah mengingatkan bahwa ajaran Islam menekankan nilai kedamaian, persaudaraan, serta musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Karena itu, aksi damai diharapkan menjadi sarana menyuarakan pendapat tanpa menimbulkan kericuhan atau merugikan kepentingan bersama.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya umat beragama, untuk menjaga kondusivitas daerah. Rasulullah SAW telah menegaskan bahwa seorang muslim adalah yang mampu menjaga lisan dan tangannya dari menyakiti orang lain. Maka dalam menyampaikan aspirasi, mari kita utamakan akhlak mulia, kedamaian, dan persaudaraan,” ujar Firmansyah.
Ia juga menyampaikan apresiasi serta dukungan kepada Polres Wajo yang selalu hadir memberikan pengamanan dan pengawalan secara persuasif kepada massa aksi. Kehadiran aparat diharapkan mampu memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman hingga ke tujuan, sekaligus mencegah terjadinya tindakan anarkis maupun kerusakan fasilitas umum.
DPRD Wajo, lanjutnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta tokoh agama dan masyarakat. Sinergi ini dinilai pentingdemi terciptanya suasana yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Wajo.
**KASI HUMAS POLRES WAJO**
FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram