Irfan Nasir yang menjabat Pasilog Kodim 1423/Soppeng memimpin Shalat Isya sekaligus menyampaikan ceramah Ramadhan, disambut hangat oleh Karutan, staf jajaran, serta jamaah Masjid At-Taubah.
Irfan Nasir yang menjabat Pasilog Kodim 1423/Soppeng memimpin Shalat Isya sekaligus menyampaikan ceramah Ramadhan, disambut hangat oleh Karutan, staf jajaran, serta jamaah Masjid At-Taubah.
Bagi warga binaan dan jamaah, sosok Ustadz Kapten bukanlah orang baru. Ia telah rutin mengisi khutbah Jumat maupun kajian hikmah Ramadhan di masjid tersebut sesuai jadwal yang diamanahkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Soppeng.
Lantunan tilawah Al-Qur’an yang merdu, bacaan shalat yang tertib dan menyentuh, serta gaya bahasa yang lugas dan mudah dipahami menjadi ciri khasnya. Ceramah yang singkat, padat, namun sarat makna membuat jamaah larut dalam suasana—diawali dengan semangat dan keceriaan, lalu berakhir dalam kekhusyukan dan keharuan.
Dalam tausiyahnya, Kapten Irfan membahas pesan Al-Qur’an tentang pentingnya amar ma’ruf nahi munkar sebagaimana termaktub dalam Surah Ali Imran ayat 103–104, serta peringatan agar tidak memperdebatkan hal-hal yang telah jelas ketetapannya, baik tentang halal dan haram maupun perintah dan larangan.
Ia juga menguatkan pentingnya segera bertaubat sebagaimana firman Allah dalam Surah An-Nisa ayat 17 tentang taubat atas kejahilan.
“Siapapun kita, berapapun usia dan apapun profesi kita, jangan tunda berbuat kebaikan, jangan tunda taubat sebelum terlambat. Jangan tunggu nanti, karena bisa jadi kita tak sempat lagi,” pesannya penuh penekanan.
Suasana sempat menghangat ketika jamaah memberikan aplaus atas penyampaiannya. Namun dengan bijak ia menegur, “Terima kasih atas animo jamaah sekalian, tapi janganlah tepuk tangan. Kita sedang berada di tempat ibadah dan menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan.”
Di akhir ceramahnya, ia menyampaikan kalimat menyentuh, “It is never too late to mend, tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri.” Ia juga memohon maaf apabila selama kebersamaan terdapat kekhilafan.
Momen tersebut terasa semakin emosional karena Kapten Irfan dikabarkan akan segera berpindah tugas ke Korem 141/Toddopuli dalam waktu dekat.
Usai Shalat Tarawih, imam, pengurus masjid, serta sebagian besar jamaah tampak berebut menyalami bahkan memeluk sang Kapten sebelum meninggalkan kompleks Rutan.
Karutan Kelas II B Watansoppeng
Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Watansoppeng Dedi Nugroho, A.Md.IP., S.H., M.M.turut mengungkapkan kesannya.
“Saya baru memahami apa yang disampaikan Pak Dandim saat acara buka puasa bersama di rumah jabatan Bupati, bahwa ada perwira yang akan pindah setelah TMMD atau Ramadhan ini. Ternyata Pak Kapten Irfan yang dimaksud.
Saya memang orang baru di sini, tapi saya melihat keakraban dan kekeluargaan beliau dengan staf dan warga binaan sangat luar biasa,” ujarnya.
Ceramah malam itu bukan sekadar tausiyah Ramadhan, tetapi juga menjadi momen perpisahan yang meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga besar Rutan Kelas II B Watansoppeng.
FOLLOW THE ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow ZONABUSER.ID | BERITA TERKINI HARI INI on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram