Dugaan Kehilangan Uang Pasien di RSUD Latemmamala Jadi Sorotan, Sistem Keamanan Dievaluasi
ilustrasi visual dugaan pencurian uang pasien di ruang perawatan RSUD Latemmamala Soppeng.
SOPPENG — Dugaan pencurian uang tunai yang menimpa salah seorang pasien di RSUD Latemmamala Soppeng menjadi perhatian serius pihak rumah sakit. Insiden tersebut dinilai tidak hanya merugikan korban, namun juga menimbulkan keresahan bagi masyarakat, keluarga pasien, hingga pengunjung rumah sakit yang setiap hari beraktivitas di lingkungan pelayanan kesehatan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan pasien berinisial A yang sementara menjalani perawatan di Kamar 7 Ruang Perawatan Nipas, lantai pertama RSUD Latemmamala Soppeng. Korban diduga kehilangan uang tunai sebesar kurang lebih Rp5 juta pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 05.00 WITA subuh.
Berita lengkapnya dugaan pencurian uang pasien RSUD Latemmamala Soppeng klik ini https://onlinekasus.com/diduga-beraksi-saat-penunggu-tertidur-pencuri-gondol-dompet-pasien-di-rs-latemmamala-soppeng/
Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian karena rumah sakit merupakan area pelayanan publik yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien maupun keluarga yang tengah mendampingi proses perawatan.
Menanggapi dugaan kejadian itu, pihak manajemen RSUD Latemmamala Soppeng menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi.
Direktur RSUD Latemmamala Soppeng dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ menegaskan bahwa kasus tersebut cukup meresahkan, bukan hanya bagi masyarakat dan pengunjung rumah sakit, tetapi juga bagi pihak internal rumah sakit. Jumat 22/5/26
Menurutnya, rumah sakit akan segera melakukan langkah-langkah evaluasi dan penguatan sistem keamanan guna meminimalisir potensi kejadian serupa di masa mendatang.
"Kejadian ini tentu cukup meresahkan masyarakat, pengunjung rumah sakit, dan terutama kami dari pihak RSUD. Insya Allah segera kami tindak lanjuti dengan pemasangan CCTV pada titik-titik yang masih kurang, serta mengoptimalkan penjagaan oleh tenaga pengamanan rumah sakit," ujarnya.
Langkah penambahan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis dinilai menjadi bagian penting untuk meningkatkan pengawasan di area pelayanan, lorong perawatan, maupun akses keluar masuk pengunjung. Selain itu, penguatan penjagaan oleh petugas keamanan rumah sakit juga diharapkan mampu memberikan rasa aman yang lebih maksimal bagi pasien dan keluarga pasien.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap barang berharga yang dibawa ke area rumah sakit, baik oleh pasien maupun keluarga pendamping. Dalam situasi rumah sakit yang terbuka bagi banyak aktivitas dan mobilitas pengunjung, kewaspadaan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Pihak rumah sakit berharap upaya evaluasi dan penguatan keamanan yang dilakukan dapat menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang lebih aman, nyaman, dan kondusif. Ke depan, koordinasi internal serta optimalisasi sistem pengamanan diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa di lingkungan RSUD Latemmamala Soppeng.
Sementara itu, dugaan kehilangan uang tunai milik pasien ini diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku agar memberikan kejelasan atas peristiwa yang terjadi.



Posting Komentar